Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Klaim Kacamata Gratis Pakai BPJS

Cara klaim kacamata gratis pakai BJPS


Beberapa waktu lalu, mama minta tolong dianterin ke faskes tingkat pertama alias puskesmas. Katanya sih matanya cuma kemasukan debu. Jadi untuk mempersingkat antrian di sana, buruan Emak daftarin melalui aplikasi jkn mobile.

Memang harusnya lebih singkat sih, tapi ternyata hari itu ada pergantian nomer kartu berobat dan sedang proses merapikan setiap map yang terdapat rekam medis pelayanan di sana. Lumayan sih menunggu sampe satu jam untuk ke pelayanan poli lansia.

Mama berusia 63 sudah masuk kategori lansia kalo menurut menkes sejak umur 60. Jadi agak beda treatment untuk lansia ketika berobat. Selain timbang bb dan tensi mereka diminta periksa kadar gula, asam urat dan kolesterol.

Alhamdulillah hari itu hasilnya bagus. Bagus karena skornya tinggi. Duh kayak ujian aja. Akhirnya mama dikasih resep obat kolesterol selain obat untuk matanya yang iritasi dan terasa gatal.

Sebelum pulang dokter berpesan agar kembali lagi untuk mengurus kacamata. Ternyata tanpa diminta, bila dokter merasa sudah butuh kacamata ya dikasih. Emang boleh seperhatian ini? Eh tapi gak semua dokter di puskesmas seperhatian ini ya.. Hihi

Alhamdulillah baru dua hari iritasi mata mama sudah sembuh. Sampailah pada tanah hari yang dijanjikan, Emak pergi nganter Emak kembali untuk urus kacamata dengan BPJS.

Sebenarnya pengurusan klaim kacamata dengan BPJS bukan hal yang baru. Emak pernah melakukannya di tahun 2022 lalu. Tapi ada beberapa perbedaan step yang kami lalui  dengan step yang kemarin Emak lalui.

Tahun 2022 bulan Juli tepatnya, saat itu Emak cukup ke Puskesmas minta rujukan ke optik untuk tebus kacamata sesuai dengan indikasi rabun yang Emak alami. Di puskesmas diperiksa seadanya lalu Emak diberi rujukan langsung ke Optik yang ditunjuk. Pengalaman Emak tuh optik yang ditunjuk sebentar banget melakukan pemeriksaannya. Gak detail dan berkesan kejar setoran bpjs doank.

Nah Semenjak 2023 alurnya beda. Kita akan dikasih rujukan setelah bertemu dokter di puskemas. Tapi rujukan bukan langsung ke optik tapi ke rumah sakit untuk bertemu dokter spesialis mata. Di sini pemeriksaan lengkap banget. Detail. Alhamdulillah rujukan optik juga banyak. Bisa milih deh. 

Alur Klaim Kacamata dengan BPJS

1. Datang ke Faskes tingkat pertama

Bisa jadi klinik atau puskesmas tergantung di mana faskes pasien terdaftar. Silakan cek masing-masing ya. Nanti minta dokter buat rujukan untuk tebus kacamata.

2. Datangi RS Rujukan

Sampaikan saja keluhan kita pada dokter spesialis mata yang kits temui. Misal penglihatan berkurang entah miopi atau rabun dekat atau lainnya. Dokter biasanya memeriksa dengan teliti dan berulang. (Di RS Rujukan kemarin, si mama diperiksa cukup teliti oleh perawat lalu diulang lagi oleh si dokter spesialis. Sejauh ini cukup puas).

3. Pilih Optik yang Menjadi Rujukan selanjutnya 

Jujur ada beberapa optik yang boleh kita pilih. Karena Emak kurang puas dengan optik yang dulu, emak coba ke optik lain. Lanjut deh ke optik membawa surat pengantar dari dokter spesialis mata.

Alhamdulillah optik yang kami datangi baik banget. Meski udah diperiksa oleh dokter spesialis mata sebelumnya, di sini dilakukan pengecekan ulang. Salute sama pelayanannya. Boleh pula ditunggu sampai selesai. Lebih kurang satu jam, kelar. 

Harga Kacamata yang ditaggung BPJS

Harganya berbeda di tiap optik setau Emak. Dulu di optik sebelumnya, untuk kelas 1, 300K. Kelas 2 ditanggung hingga 200K dan kelas 3 ditanggung seharga 150K.

Bagaimana bila kita ingin kacamata yang lebih mahal dibanding klaim? Gakpapa, cukup bayar selisihnya.

Tapi di optik yang kemarin kami datangi, untuk kelas 3, 170K. Kelas 2 sampai 225K dan kelas 1 sampai 330K. Peraturan tetap sama, bila memilih kacamata yang lebih mahal boleh bayar selisih dan gratis service misalnya baut lepas atau kurang ketat.

Syarat Klaim Kacamata BPJS

1. Indikasi Medis

Minimal untuk lensa sferis adalah 0.5 dioptri dan untuk lensa silindris 0.25 dioptri.

2. Rujukan dari dokter spesialis mata

Setelah rujukan dari faskes tingkat pertama, wajib datang ke RS untuk bertemu dokter spesialis mata.

3. Dapat diulang minimal 2 tahun

Boleh ganti kacamata setelah 2 tahun ya. Tapi jangan lupa bulannya. Misalnya Emak di bulan Juli 2022 maka minimal kembali mengurus klaim kacamata di Agustus 2024.


Gimana mak? Udah pernah belum nyobain klaim gratis kacamata?



 



blogger parenting
blogger parenting Emak anak 5. belajar terus jadi istri dan emak yang baik..

4 komentar untuk "Cara Klaim Kacamata Gratis Pakai BPJS"

  1. Saya pernah ngeklaim kacamata BPJS ddulu, udah lama bangett Mak, sekitar tahun 2010an awal. Yang saya ingat, lumayan lama juga kita nunggu buat bikin kacamata pakai BPJS, karena antrean di puskesmas dan apalagi di RS. Kalau nggak pakai BPJS kan bisa langsung ke optik. Nah tapi itulah, waktu yang kita pakai untuk ngantre itu "diganti" dengan uang yang bisa menghemat pembelian kacamata (atau bahkan gratis, kalau milih frame yang nggak terlalu mahal, hehe). Lumayanlah ya, memanfaatkan fasilitas BPJS yang udah dibayar. Asalkan punya waktu untuk ngantre aja.

    BalasHapus
  2. Aku termasuk yg malas klaim kacamata padahal ada BPJS, padahal Mayan yaa ga bayar lagi, ini kudu keluarin duit sendiri dehh. Kapan-kapan mau coba ahh

    BalasHapus
  3. Awak mau la ke bpjs buat claim kacamata
    Terakhir tahun kapan tu ya, dah lama kali lah tu.

    BalasHapus
  4. Memang enak banget pake bpjs tu, bisa klaim kacamata gratis dan berobat mata pula. Saya kmaren gara2 cuman mau dapatin kacamata gratis, eh malah keterusan disuruh berobat mata hehehe

    BalasHapus

Jangan diisi link hidup ya kawan-kawan ☺️