Dinamika Emosi Si Kecil



 Assalamualaikum, apa kabar nih Mak? Semoga selalu sehat meskipun kita masih berada di masa pandemi. Kali ini Emak mau ngomongin tentang dinamika emosi yang berkembang di usia 18 bulan sampai 3 tahun. Menurut Cerita Mamah kadang si kecil suka mengalami Badai Emosi. Tinggal kitanya para Emak yang memahami bahwa ini semua dikarenakan si kecil mengalami perkembangan di usia pertumbuhannya.


Nah menurut Psikolog Sahening Dian Ardini, ada tiga aspek kemampuan si kecil yang mulai berkembang, yakni:

1. Motorik

Berkaitan dengan semakin kuatnya kemampuan fisik sehingga si kecil  merasa mampu melakukan keperluan sendiri tanpa bantuan. Sering kan ya, dengar si kecil ngomong "aku aja.." "aku bisa..". Perkembangan motorik ini berkaitan erat dengan fisik ya. 

Contoh:

- Hasil dari stimulasi motorik yang sudah Emak lakukan sebelumnya, menyebabkan anak tumbuh semakin baik sehingga mendukung kemandiriannya dalam menyelesaikan keperluannya sehari-hari ,misalnya makan dengan memegang sendok garpu sendiri dan mampu mengambil benda yang diinginkannya tanpa bantuan orang lain. 

- Nah, meningkatnya kemampuan fisik ini berpengaruh ia semakin MANDIRI dan mampu mengurus diri sendiri, bahkan kadang memberikan bantuan/pertolongan kepada orang lain. Jadi jangan heran kalau ia ingin melakukan apa-apa sendiri dan MENOLAK bantuan yang Ibu berikan. 

- Sering ya, tiba-tiba menawarkan untuk mengambilkan gelas atau membawakan nampan yang ada gelas berisi air minum, sehingga menjadikan Ibu kawatir dan melarangnya karena takut tumpah atau gelasnya terjatuh. Jadilah si kecil marah/nangis karena dilarang. 

-Selain itu, meningkatnya kemampuan fisik juga mendorong Si Kecil menjadi tidak pernah diam dan seringkali ingin lebih leluasa keluar rumah, sekedar untuk melihat dan mengalami pengalaman baru yang didasari rasa ingin tahunya.

2. Kognitif

Berkaitan dengan berkembangnya proses berfikir dan mulai mencontoh atau meniru perilaku, perasaan dan dan gerak-gerik orang tua. Perkembangan kognitif ini berkaitan dengan PROSES BERPIKIR.

Contoh:

- Si Kecil kesayangan kita mulai dapat mengembangkan pemahaman tentang hubungan benda, antara perbandingan bagian-keseluruhan, perbandingan besar dan kecil. Ia jadi tahu kalau jari-jari  adalah bagian dari tangan , Ia pun tahu kalau badannya lebih besar daripada adik namun lebih kecil daripada Emak.

- Konsep waktu belum terlalu jelas, misalnya ia bicara ,” Ma aku sudah makan besok.” Ini tentu saja sering membingungkan kita ya……dan masih sulit untuk diajak membuat perencanaan.

- Kemampuan berpikir logis yang terbatas dan meluapnya rasa ingin tahu, menyebabkan ia seringkali menjadi merepotkan kita karena ia ingin tahu berbagai hal, namun sulit diberi pengertian sesuai alur pikiran orang dewasa.

- Perkembangan Bahasa meningkat pesat. Seruuu yaa, bahkan ia sering sengaja menggunakan kata yang sebenarnya kita larang.

- Anak dapat mengamati dan meniru orang lain (orang tua, teman sebaya,atau sekedar meniru gaya penyanyi yang dilihatnya di TV.

- Ia berusaha meniru gerak-gerik yang dilakukan orang tua, sehingga banyak yang bercita-cita ingin berprofesi seperti orangtuanya.

3. Sosial Emosi

Mulai mengekspresikan perasaan dan keinginannya dengan cara berbicara. Dengan perkembangan bahasa yang semakin baik, si kecil mulai mampu diajak berkomunikasi dan mengekspresikan keinginannya melalui kata-kata. Anak mulai perlu mengembangkan pertemanan dengan teman sebaya untuk meningkatkan jumlah kata yang dimilikinya melalui kegiatan bermain. Iya juga mulai memahami adanya aturan yang ada di sekitarnya.


Dengan berbagai perkembangan seperti yang disebutkan di atas, tak jarang si kecil mengalami Terrible Two. Apa itu Terrible Two?

Istilah ini menggambarkan suatu fase perilaku menentang yang dialami SI Kecil di usia 2 tahun.  Nah ternyata di tahap ini juga ada ciri khas tersendiri ya : anak menjadi sering frustrasi, sering menunjukkan reaksi fisik, muncul tantrum, sering mengatakan tidak/no, dan terlihat lebih mempertahankan diri atau bahasa sehari-harinya adalah “ngeyel”.

Jadi, dengan semakin memahaminya, maka tidak perlu PANIK atau terlalu buru-buru memberikan julukan ia anak nakal, anak keras kepala, atau anak yang tidak bisa menuruti kata orang tua. Yuk kita lihat satu per satu ya :

Nah, apa saja yang terjadi pada tahap ini ?


*FRUSTRASI*

Nah, saat si Kecil memiliki keinginan yang meluap-luap, ternyata ia belum mampu melakukannya sendiri. Padahal merasa sebagai “anak gede” yang tidak mau dibantu. Kondisi ini dapat menyebabkan ia merasa frustrasi, apalagi jika kita sebagai orang tua banyak memberikan batasan.


*REAKSI FISIK*

Saat keinginan yang meluap ini tidak dapat diselesaikan dengan baik, maka ia bisa menunjukkan reaksi menggunakan fisiknya, karena belum terlalu lancar untuk mengungkapkannya melalui Bahasa yang baik atau kata-kata yang terstruktur. Ia bisa menggigit, menendang, untuk mengungkapkan sesuatu kepada kita. 


*TANTRUM*

Emak, Tantrum merupakan LEDAKAN AMARAH.  Apabila dialami oleh anak yang berusia sekitar 2 tahun, maka ini pertanda ia memasuki fase terrible two.

Nah, Emak pasti sering menghadapi beragam perilaku yang muncul seperti ini yaa :

Si Kecil mengalami tantrum bias disebabkan rasa  marah biasanya disertai dengan menghentakkan kaki, menendang, memukul, dan berteriak. 

Si Kecil juga bisa mengalami tantrum yang disebabkan kesedihan, antara lain muncul dengan  perilaku menangis, membanting diri, terisak-isak, dan berlari menjauh.  


*MENGATAKAN TIDAK*

Nah, ini lebih menguji tantangan kita ya Mak, ia sering mengatakan tidak terhadap apapun . Kondisi ini muncul dengan alasan ia ingin menguji kekuatan sebuah kata dan efeknya. Bahkan, ia mengatakan tidak saat kita memberinya tawaran yang menarik.


*MEMPERTAHANKAN DIRI*

Wah,….ternyata Si Kecil mulai mampu mempertahankan kepemilikannya, jadi wajar kalau ia sampai berani berkelahi saat mainannya direbut.


Meski begitu, ternyata tidak semua anak menunjukkan tanda terrible two loh Mak.. Selama kita bijak menghadapi anak yang sedang mengalami fase ini dan berhasil mendampingi mereka, biasanya anak akan tumbuh menjadi anak mandiri yang percaya diri. 


Tips Perawatan Rambut Berhijab



Suka tidak suka, nyatanya rambut berhijab membutuhkan perawatan lebih dibanding yang tidak berhijab. Namun ini bukan alasan agar bisa seenaknya membuka hijab sebagai ciri perempuan muslimah kan Mak?

Yes, sebenarnya ada banyak manfaat ketika rambut tertutup dengan hijab ketika di luar rumah. Namun juga ada beberapa peraturan tak tertulis mengenai perawatan rambut agar nyaman ketika ditutup dengan hijab. Sudah siap kita kupas? Kuy.. baca terus.

Manfaat Rambut ditutup Hijab

Dikutip dari Medical News Today, para peneliti melakukan penelitian dengan cara memaparkan sel-sel dari kulit kepala dan folikel rambut yang disebut HFDPCs dengan varian konsentrasi PM10 seperti debu atau asap. Proses tersebut dilakukan dalam waktu 24 jam, yang disebut sebagai metode western blotting. Hasilnya, PM10 dari debu dan asap dapat menurunkan kadar protein b-catenin.

Oh ya, Protein b-catenin bertanggung jawab dalam proses pertumbuhan rambut dan regenerasi sel-sel di kulit kepala. Makanya, ketika rambut ditutup dengan hijab dapat melindungi kesehatan rambut secara tidak langsung. Lalu kenapa ya.. rambut berhijab kok malah sering bermasalah? Yaaa berarti ada yang salah dalam "term and condition" saat berhijab. Apa itu?

Do & Don't Rambut Berhijab:

1. Jangan Berhijab dalam keadaan Rambut Basah

Ketika ingin berhijab, sebaiknya keringkan dahulu rambut yang baru dikeramas. Banyak efek negatif ketika rambut masih basah langsung ditutup oleh hijab. 

Efek pertama, bisa membuat rambut rentan berketombe. Rambut yang lembab menjadi media asyik bagi mikroorganisme untuk berkumpul. Bukan tidak mungkin ketombe tumbuh dengan subur.

Efek kedua, kepala yang ditutup dengan rambut basah di dalamnya sering membuat pelakunya menjadi pusing akibat "masuk angin".

2. Jangan Ikat Rambut terlalu Ketat

Mengikat rambut terlalu ketat bukan hanya membuat rambut sulit bernafas. Namun juga membuat kepala sedikit lebih pusing. Selain itu, rambut yang terlalu ketat diikat membuat pertumbuhan rambut menjadi tidak optimal.

3. Gunakan Inner Hijab yang Nyaman

Ini penting agar kulit kepala bisa bernafas dengan baik. Inner yang terlalu ketat, selain membuat kepala pusing juga membuat kulit kepala menjadi gerah. Kulit kepala gerah tentu saja membuat rambut berisiko mengalami ketombe.

4. Gunakan Shampoo Khusus Rambut Berhijab

Kenapa harus menggunakan shampoo khusus rambut berhijab? Karena produsen sudah tau kebutuhan wanita berhijab berbeda dengan wanita pada umumnya. Shampoo yang diformulasikan untuk rambut berhijab sudah tentu memiliki formula yang paling sesuai untuk rambut berhijab. Namun, dari sekian banyak shampo yang ada di pasaran, yang paling oke nih ada Mylea Anti dandruff hairceutical care System.



Kenapa Harus Mylea Anti dandruff hairceutical care System?

1. Mylea Anti Dandruff Hairceutical Care System memiliki sertifikat halal MUI. Jelas donk bikin hati aman dan tenang ketika memakai produk dengan jaminan halal bagi seorang muslimah.

2. Mylea Anti dandruff hairceutical care system adalah perawatan rambut hijab yang lengkap. Terdiri dari Mylea anti dandruff hair shampo, Mylea intensive daily instant hair mask dan Mylea anti dandruff hair tonic.

3. Mylea Anti Dandruff Hair shampoo merupakan shampoo dengan formula khusus silicon free yang mengandung ekstrak bunga Arnika dan piroctone olamine.



Silicon free membersihkan rambut tanpa meninggalkan penumpukan pada rambut, maka nutrisi ektrak bunga Arnika dan piroctone olamine dapat memberikan perawatan dan menjaga kesehatan rambut.

4. Mylea Intensive Daily Instant Hair mask di formulasikan khusus silicon free dan mengandung ekstrak bunga chamomile dan horsetail.

Bunga chamomile mempunyai efek anti inflamatory yang meredakan dan menyehatkan kulit kepala tanpa membuat kulit kepala berminyak.



Horsetail secara alami memperkuat batang rambut dan memberikan nutrisi agar menjadi lebih lentur.

Kedua nutrisi ini terkandung dalam Instant Mask yang dapat dengan cepat bekerja dan menyerap kedalam batang rambut.

5. Mylea Anti Dandruff Hair Tonic diformulasikan khusus mengandung ekstrak bunga Arnika dan piroctone  olamine serta zat aktif lainnya yang membantu menjaga kesehatan kulit kepala dan membantu mengurangi penyebab ketombe serta mengurangi rasa gatal akibat ketombe. Dengan kulit kepala yang sehat, maka rambut akan kuat secara alami.



6. Rangkaian Mylea Anti Dandruff Hairceutical Care System Mudah didapatkan.

Ini tuh paling penting, biar kita gak susah saat mau rebuying alias beli lagi. Seluruh rangkaian Mylea Anti Dandruff Hairceutical Care System bisa dibeli secara online di Official Store Resmi Mylea. Boleh beli di berbagai market place mulai dari BukaLapakShopee, maupun  Tokopedia


Tahapan penggunaan Mylea Anti Dandruff Hairceutical Care System

1. Cuci rambut dengan Mylea Anti Dandruff Hair Shampoo 

Basahi rambut, gunakan mylea Anti Dandruff Hair Shampoo dengan memijat pada rambut secara lembut hingga berbusa. Bilas sampai bersih dan ulangi bila diperlukan.

2. Treatment dengan Mylea Intensive Daily Instant Hair Mask

Sehabis keramas, gunakan mylea Intensive Daily Instant Hair mask dengan memijat lembut secara merata. Diamkan selama 5 menit lalu bilas sampai bersih.

3. Rest dengan Mylea Anti dandruff Hair Tonic

Gunakan mylea Anti dandruff Hair Tonic pada kulit kepala setiap hari atau setelah keramas pada  rambut yang telah dikeringkan. Pijat lembut dengan ujung jari selama 3 menit, agar nutrisi dapa diserap
dengan cepat oleh akar rambut.

Sejauh ini terbantu sekali dengan adanya Mylea, sebagai wanita berhijab saya pun merasakan bagaimana rambut menjadi berketombe karena tata cara pemakaian hijab yang tidak benar dapat membuat rambut bermasalah. 
Apalagi di masa menyusui seperti ini, rambutku yang tertutup hijab semakin rontok. Namun tak perlu khawatir lagi, karena perawatan lengkap dari Mylea Anti Dandruff Hairceutical Care System benar-benar merawat rambut berhijab.

Yuk langsung aja kepoin Instagram Mylea untuk mendapat info lengkap tentang Mylea Anti Dandruff Hairceutical Care System.



#mylea
#anti
#dandruff
#sampo
#hairtonik
#ketombe
#rontok
#hijab
#perawatan
#rambut 
#hijabers


Kerja Sampingan Ibu Rumah Tangga



Menjadi ibu rumah tangga memang bukan sebuah cita-cita ataupun pekerjaan yang diimpikan sebagai pekerjaan "elite" yang akan disebut seseorang saat ditanya apa cita-citanya kelak setelah lulus kuliah. Jangankan lulus kuliah, Lulus SMA aja pengennya pasti memulai karier bekerja di tempat yang bagus kata Blogger Surabaya ini.

Jadi tau banget lah rasanya, saat orang-orang berkata "Sayang banget ya.. lulus kuliah cuma di rumah aja..". Seakan kerjaan ibu rumah tangga gak bonafit. Kerjaan remeh temeh. Eeeh tunggu dulu.. sekarang ini, ibu rumah tangga bisa punya kerjaan sampingan yang gak bisa dipandang sebelah mata. Kadang hasilnya malah bisa membantu banget suami apalagi di masa pandemi. Yuk kita kupas.. apa saja kerjaan yang bisa digeluti ibu rumah tangga sembari di rumah.

1. Jualan

Jualan ini bisa terbagi dua. Karena di rumah, ibu rumah tangga bisa jualan secara online maupun offline.  Bahkan buka warung depan rumah pun bisa menghasilkan sekitar 8-15%. Bayangkan bila warung depan rumah rajin dikunjungi oleh tetangga. 

Jualan online juga banyak membuka pintu rezeki. Zaman now paling asyik promosi di berbagai social media. 

Mau jualan di market place juga gak ribet. Tinggal buat akun dan tunggu verifikasi. 

2. Freelancer

Pekerjaan sebagai freelancer juga banyak banget jenisnya. Zaman now paling banyak dicari adalah guru freelance, master SEO, programmer, penulis hingga design grafis. Tinggal sesuaikan dengan kemampuan si ibu rumah tangga.

3. Blogger

Yang satu ini memang harus berani nyemplung komunitas. Susah untuk berjalan sendiri. Percayalah, banyak banget blogger senior yang mau membantu kita untuk maju. Penghasilan blogger bisa didapat dari endorsement atau menulis review untuk klien dan diterbitkan di blog pribadi kita. 

Jangan tanya berapa lama agar bisa menghasilkan. Resep awalnya hanya rajin menulis!

4. Influencer 

Job yang satu ini banyak digeluti ibu-ibu loh. Apalagi banyak klien yang juga minta ibu dengan anak untuk membuat konten promo. Tinggal bagaimana kita sekreatif mungkin untuk mengatur rapi nya feed media sosial yang kita punya. 

5. Penerjemah

Untuk ibu rumah tangga lulusan bahasa tertentu boleh banget dicoba jadi penerjemah. Kerjaan bisa dikerjakan dari rumah. Setoran kerjaan juga bisa dilakukan secara online.


Sebenarnya masih banyak pekerjaan lain yang bisa dilakukan ibu rumah tangga sembari mengurus anak loh.. jadi jangan lagi deh merasa bahwa ibu rumah tangga gak produktif. Atau bilang ke seseorang bahwa diam di rumah itu sebuah pilihan yang gak banget. 

Baca juga: 5 Tips Mencari Peluang di Masa Pandemi

Sekali lagi, meskipun tanpa bekerja. Ibu rumah tangga tetaplah sebuah pekerjaan. Pekerjaan yang dilakukan sejak mata terbuka di pagi hari hingga menutup di malam hari.


Semua Tentang Hutang




Disadari atau tidak semua manusia pasti pernah berhutang. Hutang ya tidak mesti uang, bahkan janji pun adalah hutang, namun yang paling sering membawa masalah sudah pasti hutang yang berbau uang alias duit. Pusing gak?hihihi boleh deh melipir dulu ke blognya Blogger Buku satu ini,beliau punya artikel tentang Tips Memilih Meja yang nyaman, manatau mejanya dipake buat  menyimpan catatan hutang orang-orang. Hahaha.

Sebenarnya berhutang boleh saja.. apalagi kita gak pernah tau bagaimana ke depannya nasib membawa kita. Karena roda kehidupan terus berjalan. Bisa saja saat ini kita selalu memberi piutang pada orang lain, namun siapa sangka suatu hari kitalah yang ditakdirkan menjadi kreditur. 

Setiap perilaku pasti adabnya. Begitu juga berhutang. Tulisan ini sebagai reminder bagi Emak pribadi juga, agar tidak menyepelekan perkara hutang suatu saat nanti.

Adab Berhutang

1. Bayarlah Hutang Tepat Waktu

Agar orang yang kita pinjam tidak merasa dizolimi, ada baiknya memang kita wajib mengembalikan hutang tepat waktu. Bisa jadi, uang yang dipinjamkan oleh debitur bukan uang nganggur alias uang tabungan yang tidak terpakai. Mungkin saja, uang yang kita pinjam tersebut adalah uang belanja yang kemungkinan ia pinjamkan karena berempati dengan keadaan kita. 

Pernah begitu Mak? Pernah donk... Meski sering gak ber-uang lebih terkadang ada saja orang yang datang meminjam uang. Emak kadang gak ngerti, kok bisa pede abis minjem duit sama Emak. Mungkin tampang Emak emang cucok jadi orang berada, wkwkwk. Meski gak banyak (gak ada juga kalo banyak, haha). Tapi terkadang Emak sanggupi kalo emang masih ada di dompet. Harapannya ya emang beliau memulangkan sesuai jadwal. Namun terkadang ada saja orang yang mangkir ketika diberi hutang. 

Hutang Wajib Dibayar

2. Jangan Sepelekan Besar Kecil Hutang

Mungkin ada yang berasumsi "Halah.. cuma 200 ribu kok.. gak besar". Eiit ingatlah Mak, bahkan hutang 1 rupiah pun akan tetap ditagih di Yaumil Akhir. Gak peduli apakah Emak mati syahid. Serem gak tuh?

Sesuai dengan kata Emak tadi, hidup itu bak roda berputar. Apalagi Emak yang terbiasa hidup seperti roller coaster. Kadang uang 200ribu terasa kecil. Tapi pernah juga Emak hanya memegang 5000 rupiah padahal ini buat makan sekeluarga. Apalagi Emak tipe yang males nagih hutang. Kalau tidak butuh banget, jarang sampe nagih. Emang beginilah keadaan di Indonesia. Di mana yang punya duit kadang segan untuk minta haknya. Wkwkwk

3. Jangan  Abai dengan Warning Sign

Kalo ada SMS atau WA dari seseorang mengenai uang yang kita pinjam, jangan abai ya Mak. Bisa jadi dia sudah mengalahkan rasa segannya yang besar untuk meminta haknya tersebut. 

Orang yang segan meminta haknya, terkadang gak akan "menjerit" sebelum benar-benar butuh. Dan biasanya orang jenis begini lebih banyak positif thinking nya dibanding suudzon uangnya udah dibawa kabur. Hihihi 

Oh iya, warning sign ini tanda cinta saudara seiman sebenarnya. Bukan perkara pelit. Terkadang inilah bukti saling mengingatkan sesama saudara. Bisa jadi kita lupa. Berterimakasih lah apabila hutang kita sudah diingatkan. Kebayang gak, nanti kerepotan di akhirat apabila masih ada hak orang lain yang belum kita tunaikan? Syerem.....

4. Berkabar Bila Masih Belum Mampu Melunasi

Ini adalah instrumen paling penting untuk menjaga husnudzon saudara kita. Berilah ia kabar apabila menjelang tenggat waktu kita belum bisa melunasi hutang kita. Apabila bisa dicicil, lakukanlah agar orang yang kita hutangi percaya bahwa kita tidak mangkir dari kewajiban.

5. Doakan

Doakanlah orang yang kita hutangi agar rezekinya berkah. Bisa jadi ia sedang butuh didoakan. Minimal doakan kesehatan dan keselamatan orang yang kita pinjam uangnya. 

6. Ucapkan Terima Kasih

Saat mengembalikan uang yang kita pinjam jangan lupa berterima kasih karena kita diberi bantuan. Jangan lupakan bahwa kita pernah dibantu oleh orang lain. Suatu saat berbuatlah hal yang sama kepada orang lain. Kebaikan yang kita lakukan insyaAllah menular kepada lainnya. 


Itu beberapa adab dalam berhutang. Bagaimana dengan orang yang menjadi debitur. Bagaimana sikap kita bila suatu hari kita menjadi debitur? 

Tips Selalu Positif Thinking saat Menjadi Debitur

Tak jarang di media sosial kita melihat nama si X viral karena tidak bayar hutang. Atau si Y yang kabur setelah berhutang. Miris memang, tapi ada cara agar kita selalu positif thinking saat menjadi orang yang dihutangi.

1. Tidak Ada Kebetulan

Ketika seseorang datang kepada kita lalu meminjam uang, hal tersebut Emak percaya bukan kebetulan. Emak selalu menganggap Allah lah yang mengirim orang tersebut. 

Dulu Emak selalu bertanya "kenapa saya?" Apa karena tampang saya tampang orang kaya.. wkwkwk. Yakinlah bahwa hal tersebut bukanlah sebuah kebetulan. 

2. Pakai Insting

Emak selalu mengandalkan ini saat orang lain meminjam uang. Serius! ....and it works..

Saat seseorang datang dan berhutang, tanyakan dalam hatimu, ini orang jujur gak ya.. ini orang beneran butuh gak ya..

Biasanya, bila Emak  sudah merasa bahwa orang ini gak akan mengembalikan uang Emak, maka Emak biasanya berkata "maaf ya.. saya lagi gak punya uang segitu.. saya cuma punya segini.. ambil lah ini.." 

Dan dalam hati Emak terdalam, Emak langsung mengikhlaskan jumlah uang tersebut. Bukan sok punya uang Mak, tapi pikiran yang tenang lebih banyak manfaatnya dari pada merasa sakit hati karena uang kita tak kunjung kembali.

3. Yakin ada Pahala Menanti

Ketika kita meminjamkan uang kepada orang lain, ada banyak sekali manfaat yang kita dapat. Ini investasi akhirat yang besar pahalanya. 

Pertama kita sudah melepaskan seseorang dari kesulitan. Yakinlah suatu saat kita akan dibantu juga oleh orang lain. Emak amat sangat sering mengalami ini. Alhamdulillah.

Kedua, ada pahala yang menanti sepanjang orang tersebut belum melunasi hutangnya. Enak banget kan? Jadi, buat apa murung..

4. Jangan Segan Menagih Hutang

Sebenarnya ini pr Emak banget. Kalo gak terdesak banget, Emak emang jarang mau nagih hutang. Tapi suatu masa, tagihlah karena bisa saja dia lupa. Dan ini bukti cinta pada sesama karena sudah mengingatkan ia, bahwa hutang sekecil apapun akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat.

5. Ikhlaskan

Bila ternyata kita sudah berkali-kali menagih hutang, namun jawabannya masih juga belum ada, cobalah untuk mengikhlaskan. Jangan sampai memviralkan orang tersebut. Ingatlah, ketika kita menutup aib orang lain, maka Allah pun akan menjaga aib kita.

Sampaikan pada orang tersebut kata-kata ini "Ini adalah terakhir kali saya menagih, maaf bila setelah ini saya berhenti mengingatkan. Saya hanya kasian bila kamu harus menyelesaikan hutang ini dengan pahala kamu di akhirat"

Yakinlah bahwa tak ada satu orangpun yang bisa memakan rezekimu. Dan ingatlah bahwa tak ada yang tak selesai di akhirat. Ketika orang masih berhutang padamu, tersenyumlah.. ini saatnya investasi dibayar. Dengan pahala orang tersebut, atau dengan kamu menitipkan dosamu di pundaknya. Asyik kan..

Baca juga : Merawat Rumah Tangga

Gimana? Sudah tenang kan? Gak ada yang sia-sia dengan perbuatan baik yang kita lakukan termasuk memberi pinjaman uang pada orang lain. Semoga setelah baca post ini kita menjadi lebih ikhlas saat hutang kita belum dibayar oleh orang lain. Aamiin..

Si Picky Eater



Assalamualaikum, masih semangat kan Mak nemenin si anak belajar daring selama pandemi? Menantikan Belajar Di Sekolah kembali, ada baiknya kita terus berdoa agar pandemi segera berakhir ya Mak .. seperti kata Blogger Tuban, Jawa Timur..

Nah.. lain kakak lain pula di adik. Kalo Emak rempong dengan masalah belajar daring pada si kakak, mungkin ada Emak lain yang rempong urusan makan si kecil karena picky eater.

By the way, Emak tau picky eater? Yuk segera kita bahas.

Apa itu Picky Eater

Picky eater adalah kondisi di mana anak cenderung memilih jenis makanan tertentu yang berujung pada makanan itu-itu saja.  Pernah lihat kan Mak, anak yang cuma mau makan sosis goreng saja? Ketika piring nasinya berisi sayur biasanya ditinggal di pinggir. Picky eater ini biasa dialami oleh anak pra sekolah, mulai usia 2 tahun ke atas.

Dampak Picky Eater

Tentu saja picky eater ini akan berdampak terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak. Misalnya, ketika si kecil cuma mau makan ayam goreng saja, bukankah ia akan kekurangan nutrisi lain yang dibutuhkan selama masa tumbuh kembang?

Misalnya omega 3 yang didapat dari ikan. Atau beta-karoten yang didapat dari sayur. Nah lama-kelamaan si kecil akan mengalami mal nutrisi. Dampak mal nutrisi bukan cuma badan yang kurus. Namun dampak yang lebih besar lagi anak bisa mengalami stunting bahkan lemahnya otak dalam berpikir. Duh.. Emak mana yang mau anaknya mengalami semua masalah tersebut kan??

Tips Menghindarkan Anak dari Picky Eater

Picky Eater adalah salah satu gangguan makan Mak. Ini jelas harus kita cari jalan keluar dan solusi. Tips berikut InsyaAllah akan membantu anak terhindar dari picky eater.

1. Teladan

Anak lebih mudah meniru ketika orang tua mencontohkan. Anak-anak memang jarang mendengar nasehat. Segala sesuatu yang mereka lihat lebih sering mereka contoh. Karena anak suka mengcopy maka, teladan yang paling mempengaruhi mereka adalah orangtuanya. Maka dari itu, Emak harus terlihat sebagai orang yang gemar makan buah, sayur atau makanan lain yang tidak disukai anak. Tunjukkan ekspresi bahwa makanan ini sangat enak. 

2. Paparkan Makanan lebih dari 10 Kali

Berdasarkan penelitian Mak, anak-anak cenderung lebih tertarik pada makanan baru lebih dari 10 kali diperkenalkan. Mungkin bila dia tidak suka sayur hijau pada pertemuan pertama, lebih baik lebih sering diperkenalkan agar mencapai goals yang diinginkan. 

3. Letakkan Makanan di Tempat yang Mudah dijangkau

Anak-anak cenderung lebih suka mengambil makanan sendiri dibanding kita menawarkan makanan. Di saat kita tawarkan anak-anak lebih mudah menolak. Namun ketika mendapat kuasa untuk mengambil makanan biasanya mereka lebih tertarik.

4. Jangan Paksa

Bila si kecil tidak menyukai jenis makanan tertentu, jangan terlihat memaksa. Lebih baik si kecil diceritakan hal menyenangkan dari sebuah makanan. Misalnya ketika tidak suka ikan, kita ceritakan Mak bagaimana ikan yang banyak gizinya sehingga membuat super Hero kesukaan si kecil menjadi pintar memecahkan masalah. 

5. Makan Bersama

Ajak si kecil makan bersama rekan sebayanya atau mungkin kakaknya. Di saat makan bersama tersebut, ia akan melihat betapa kakaknya menyukai jenis makanan yang mungkin tidak ia suka. Hal ini akan membangun kepercayaannya bahwa makanan tersebut enak rasanya.

6. Kreasikan Makanan

Si kecil cuma suka ayam doank Mak? Coba buat nugget atau olahan ayam dicampur brokoli dan wortel. Si kecil gak suka ikan? Coba si ikan dibuat menjadi otak-otak atau bakso ikan.

7. Bento

Terkadang Emak memang harus bisa segalanya. Coba belajar buat bento sederhana, bentuklah makanan menjadi sesuatu yang disukai si kecil. Mungkin awalnya dia akan menyukai karena bentuknya, namun lama kelamaan si kecil akan suka jenis makanan tersebut karena sudah terbiasa dengan rasanya.

Baca juga: Tips Menghadapi Aksi GTM si Kecil

Nah.. itulah beberapa tips agar si kecil tidak menjadi picky eater. Mudah-mudahan bermanfaat ya Mak..

Jangan lupa stok sabar dibanyakin karena memang masalah makan pada anak sering membuat kita stres. Selamat mencoba...



Pentingnya Vaksin Tdap untuk Ibu Hamil



Memasuki babak baru kehidupan sebagai seorang ibu diawali dengan fase hamil. Hamil bagi Emak adalah fase yang amazing karena adanya janin yang berkembang dalam rahim. Jangan sampai terlambat, mulai 0 hari di dalam kandungan termasuk dalam fase 1000 hari pertama kehidupan anak yang sangat krusial untuk pertumbuhannya. Tumbuh kembang bayi yang sehat dan baik ditentukan sejak dalam rahim.

Namun, keadaan ibu hamil juga gak bisa dibilang kuat tanpa adanya dukungan. Ibu hamil rentan terserang virus dan penyakit yang nantinya juga akan mempengaruhi tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Untuk itu, ibu hamil pun perlu divaksin agar terlindungi dari bahaya penyakit. Bukan hanya ibu yang terlindungi namun juga bayi yang ada di dalam kandungan.

Salah satu vaksin yang penting didapat oleh ibu hamil adalah vaksin Tdap. Emak sudah tau vaksin Tdap?

Sini..biar Emak ceritain..

Apa itu Vaksin Tdap?

Vaksin Tdap adalah vaksin yang terdiri dari Toksoid Tetanus, Difteri dan Aselular Pertusis. Sesuai namanya, vaksin ini melindungi ibu hamil dari ketiga penyakit di atas. Anak yang dikandungnya pun insyaAllah punya kekebalan di saat lahir hingga mendapat vaksin setelah lahir. 

Kapan Jadwal Tdap?

Sebaiknya ibu hamil diberikan vaksin Tdap di saat sedang mengandung di usia kandungan 27 hingga 36 minggu. Vaksin ini sangat aman diberikan kepada ibu hamil karena tidak mengandung bakteri ataupun virus hidup. 

Bedanya dengan DPT untuk Anak?

Nah.. virus DPT juga berisi vaksin untuk melawan penyakit Difteri Pertusis dan Toksoid Tetanus. Bedanya terlihat dari besar kecilnya huruf di penamaan vaksin tersebut. Pada vaksin Tdap, jumlah vaksin yang banyak adalah Toksoid Tetanus nya, dan jumlah yang sama pada vaksin difteri dan pertusis. Sementara pada DPT anak, jumlah vaksin untuk difteri, pertusis dan Toksoid Tetanus sama besarnya. Ngerti ya Mak..

Vaksin yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Jenis vaksin Tdap memang dianjurkan untuk diberikan kepada ibu hamil. Namun ada beberapa jenis vaksin yang dilarang untuk diberikan karena mengandung bakteri ataupun virus hidup. Apa saja?

- Varicella

Vaksin ini sebaiknya diberikan satu bulan sebelum merencanakan kehamilan.

- MMR

Measles, Mumps dan Rubella ini juga sebaiknya diberikan satu bulan sebelum kehamilan. 

- Polio

Tidak dianjurkan kecuali adanya resiko meningkat pada ibu hamil. Itupun dengan rekomendasi pihak dokter.

- Hepatitis A

Sama dengan vaksin polio. Vaksin ini tidak direkomendasikan kecuali adanya resiko tinggi akan terkena penyakit Hepatitis A.

- Pneumococcal

Jenis vaksin ini belum diketahui efeknya untuk ibu hamil. Makanya tidak direkomendasikan untuk diberikan.


Vaksin di Tengah Pandemi

Ibu hamil memang rentan terkena virus dan penyakit. Maka vaksin pun tetap wajib diberikan apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Jelas, dengan mengedepankan protokol kesehatan dan keamanan untuk ibu hamil tersebut. 

Rekomendasi pertama yang paling aman mengenai Vaksin Jakarta bisa chat dengar dokter melalui aplikasi Halodoc.

Kenapa Halodoc?



Karena Halodoc adalah aplikasi kesehatan terlengkap yang menjadi solusi bahkan di tengah pandemi. Kita bisa menemukan banyak artikel kesehatan, chat dengan dokter, jadwal kunjungan ke rumah sakit, beli obat bahkan cek laboratorium. 

Maka, jadwal vaksin dengan dokter pun bisa di set sesuai dengan jadwal memungkinkan kita untuk ke rumah sakit. Tanpa harus mengantri lagi sehingga waktu kita di rumah sakit pun lebih minimalis. 

Sangat aman bukan untuk ibu hamil? Makanya, ibu hamil jangan lupa untuk vaksin Tdap ya.. agar bayi dan ibu terlindungi. 


Positif Negatif Perempuan Mandiri

She got her own thing
That's why I love her
Miss independent
Won't you come and spend a little time (Ne Yo, Miss Independent)

 



Bicara tentang perempuan, ada banyak cerita yang tak ada habisnya untuk dikulik. Setiap perempuan itu unik. Ada yang suka pake Skin Care  ada pula yang tidak. Ada yang hobi nulis kayak Kak Aisyah Dian ada pula yang hobi masak.

Tapi kali ini kita mau ngomongin Miss Independent  alias perempuan mandiri. Emak perhatikan di sekeliling, para perempuan mandiri terlihat strong. Entah kenapa bagi Emak sendiri label perempuan mandiri itu mirip-mirip sama Asma binti Abu Bakar.

Sama seperti dua sisi mata uang, positif negatif sifat seseorang akan muncul ke permukaan. Paparan Emak di bawah ini mengenai positif negatif perempuan mandiri gak akan plek ketiplek sama dengan realita. Namun secara umum, akan sangat mendekati. Here we go..

Positif Negatif Perempuan Mandiri

Sekarang kita bahas dulu dari segi positifnya. 

Positif 

1. All by Herself
Persis kayak lagu Ne Yo di atas, Miss Independent. She got her own thing. Perempuan mandiri mendapatkan semua sendiri, mengerjakan apa-apa sendiri. Semua yang dihasilkan sendiri seperti ada kepuasan tersendiri bagi perempuan itu. 

2. Tidak Bergantung pada Orang Lain
Karena semua dilakukan sendiri, maka hampir terlihat tak butuh orang lain. Kebanyakan perempuan mandiri itu serba bisa. Naik motor oke, pasang gas mah kecil, angkat air galon udah biasa.

3. Lebih Dewasa
Perempuan yang mandiri terlihat lebih dewasa. Banyak persoalan yang ia hadapi dengan bijak. Pembawaannya biasanya tidak grasa-grusu. 

4. Bisa Diandalkan
Pernah gak saat sekolah dulu, satu kelompok dengan perempuan yang mandiri? Kadang-kadang keluar deh dari mulutnya "udah tugas kelompok biar aku kerjakan sendiri ya.. sini nama dan NIS kalian.." keliatan gak butuh orang lain banget kan?

5. Gak Bucin
Jarang banget kejadian perempuan mandiri itu bucin. Kalo udah dikecewakan biasanya ia lebih baik pergi dan mencari kesenangan sendiri. Mungkin karena terbiasa melakukan apapun sendiri maka sendiri bukanlah momok baginya.

6. Serius dalam Hubungan
Perempuan Mandiri juga gak suka main-main dalam menjalin hubungan. Baginya waktu adalah aset berharga.

Negatif

1. Tidak Butuh Orang Lain
Ada kesan sombong dan anti sosial karena tidak butuh orang lain. Terkadang perempuan mandiri ini cuek dengan penilaian orang lain tentang dirinya.

2. Sering Anggap Rendah Orang Lain
Terkadang sering muncul anggapan "aku gak butuh dia.. semua bisa kudapat sendiri". Makanya banyak perempuan mandiri yang betah melajang. Apalagi di kota besar yang tidak ada tuntutan bahwa perempuan harus menikah di umur sekian. Untuk perempuan yang sudah menikah, perempuan mandiri terkadang terlihat superior dibandingkan suami. 

3. Perfeksionis
Sisi negatif lainnya, perempuan mandiri suka perfeksionis. Masih mending kalo standar perfect itu buat dirinya sendiri. Terkadang yang ribet kalo perempuan mandiri menjadi pimpinan. Kasian deh bawahannya.

4. Susah Tunduk dengan Atasan
Di dunia kerja, perempuan mandiri akan speak up bila pendapat dirinya gak sesuai dengan pendapat atasan. Begitu juga di dalam pernikahan. Kesannya seperti pembangkang. Makanya banyak suami yang melabel istri mandiri tidak patuh. Susah nurut.

5. Sulit Menerima Kesalahan Orang Lain
Kalau sudah kecewa dengan orang lain, biasanya perempuan mandiri lebih baik berpaling. Mereka lebih suka meninggalkan yang tidak sesuai standar. Rekan kerja yang ngeselin misalnya, biasanya sikap perempuan mandiri dengan bicara seadanya. Gak mau dekat dengan toxic. Yang gawat di suatu hubungan. Mereka cenderung putus asa dari sebuah hubungan. Bercerai misalnya, bukan hal yang susah untuk mereka pilih. Bagi mereka lelaki yang sudah berbuat salah dan mengecewakan lebih baik jauh daripada membuat luka. 


Itulah positif negatif perempuan mandiri. Memang gak semua dicap sama ya. Namun kebanyakan sifatnya mirip begini. By the way, semandiri-mandirinya perempuan terkadang mereka pengen loh diperlakukan layaknya Barbie.  

Total Pageviews