Tips Melahirkan di Rumah




Fix!
Liburan anak-anak diperpanjang. Begitulah info yang kubaca di grup wa sekolah anak. Hiks.. emak sedih donk.. bukan sedih karena harus membersamai anak belajar. Sedih karena virus covid 19 ini belum berakhir juga. Tapi bagaimanapun, life must go on. Biar kamu tetap sehat meskipun di rumah, bisa banget pake caranya Mba Bayu.. Blogger baik hati ini membagikan Cara mudah untuk hidup sehat.

Saya, yang harus mengisi absensi di rumah sakit sebulan sekali tentu merasa khawatir. Bulan lalu saja, saat pandemi ini belum merebak, rumah sakit tempat anak saya menjalani terapi untuk mengobati TB paru menutup akses keluar masuk hingga satu pintu. Begitu saya masuk, pak security langsung mengarahkan termometer tembak ke arah saya dan anak. Saat itu, jujur saja saya sudah panik dan berpikir "wah.. ini gak main-main nih.."

Ternyata benar, pekan depannya sekolah diliburkan. Kalau libur sebenar-benarnya libur itu sesuatu yang menyenangkan. Tapi kalo libur karena harus berdiam di rumah, mengurangi aktivitas bertemu dengan orang lain dan menjaga jarak, tentu ini adalah sebuah keputusan yang cukup berat untuk dijalani. Terlebih anak-anak adalah makhluk yang ingin bebas, bermain tanpa diberi batasan. 

Belum lagi, berita dari teman satu pengajian yang bekerja di rumah sakit. Sejak tiga pekan lalu ia mengatakan bahwa kunjungan rumah sakit untuk melihat pasien ditiadakan. Pasien hanya dijaga satu orang dari pihak keluarga. Rumah sakit pun berubah menjadi sebuah tempat yang menyeramkan.

Medan, semenjak berita meninggalnya ODP pertama merebak, angka PDP semakin bertambah hingga tulisan ini ditulis sudah mencapai 4ribuan. Tak ada yang bisa kita lakukan selain taat diam di rumah dan berdoa agar ODP juga gak nakal. 

Selain saya yang harus ke rumah sakit, saya kok tiba-tiba kepikiran sama ibu yang akan melahirkan. Entahlah saya ini aneh.. Sendirinya masih berjuang menghindari rumah sakit, tapi masih memikirkan orang lain yang harus ke rumah sakit. Apalagi kalau itu tentang ibu yang akan melahirkan. 

Rumah sakit, tentu menjadi sebuah tempat yang cukup creepy saat ini. Ibu baru melahirkan tentu mengalami penurunan daya tahan tubuh. Ditambah anak bayi yang baru lahir, pun belum memiliki imun yang kuat. Saya jadi khawatir terhadap keadaan mereka. Semoga ibu yang melahirkan dan bayinya yang baru lahir tetap sehat tanpa terpapar virus yang satu ini.

Tapi, bila mana ada ibu yang mau melahirkan, ingin melahirkan di rumah. Saya akan membagikan tips melahirkan di rumah. Tips ini terinspirasi dari saya yang Melahirkan Di Rumah.

Memang kejadian saya melahirkan di rumah saat itu tak terencana. Tapi hikmahnya, saya jadi punya tips seandainya emak emang mau merencanakan melahirkan di rumah. Yuk langsung saja saya bagikan ya.  

Tips Melahirkan di Rumah

1. Buat Janji dengan Nakes

Jangan lupa, ini adalah hal terpenting yang harus emak perhatikan. Pilihlah satu tenaga medis yang emak percaya untuk mengawasi lahiran di rumah. Dan yang terpenting, emak adalah ibu hamil yang sehat yang tidak ada kendala dalam lahiran spontan atau pervaginam..

Saya, meskipun berkali-kali lahiran normal, sekalinya lahiran di bidan yang sama. Ini semacam sugesti yang sudah tertanam di alam bawah sadar saya. Memang, melahirkan sangat perlu keadaan yang nyaman. Salah satunya memilih bidan atau dokter yang membuat nyaman dan yang kita percaya. 

2. Persiapkan Orang yang Membantu

Bagi ibu beranak banyak, tentu proses lahiran tak boleh disaksikan oleh anak. Untuk itu, carilah orang yang akan membantu kita untuk menemani anak di kala kita sedang dalam proses lahiran. Boleh banget pihak keluarga yang sudah nyaman bersama anak dan juga kita sendiri. 

Alhamdulillah, saat itu para tetangga adalah  orang-orang yang paling berjasa dalam proses lahiran dadakan saya. Tapi karena ini adalah tips lahiran terencana, carilah satu orang yang benar-benar stand by buat menemani anak dan membantu kita dalam mengerjakan pekerjaan rumah dalam beberapa hari. 

3. Peralatan Bayi dan Ibu dalam Jangkauan

Untuk memudahkan orang yang membantu kita, sebaiknya letakkan peralatan ibu dan bayi dalam satu tempat yang sama. Jangan lupa persiapan ibu lahiran di rumah berbeda dengan persiapan ibu lahiran di rumah sakit. 

Persiapkan pula perlak atau underpad meteran bukan hanya buat bayi. Namun juga buat ibu sebagai lapisan untuk proses lahiran. Barang lain yang tak kalah penting adalah lampu emergency sebagai persiapan seandainya penerangan dalam kamar tidak begitu baik. 

Ember besar dan waslap basah, semuanya harus tersedia lengkap. Bicarakan pula pada bidan atau dokter mengenai benda apa yang ia butuhkan sebagai pelengkap persiapan lahiran.

4. Berbagi Tugas

Setelah menemukan orang yang akan kita mintai pertolongan untuk membantu kita saat lahiran, penting untuk bersama mengetahui jobdesk masing-masing. 

Minta saran pada tenaga kesehatan mengenai apa yang boleh dan tidak boleh kita lakukan saat lahiran di rumah. Kalau bisa, rencanakan secara sempurna hingga ke jenis lahiran apa yang kita inginkan. 

Idealnya, suami selalu menunggu kita saat proses lahiran. Beberapa tahun belakangan muncul banyak sekali jenis lahiran yang bisa kita pilih sebagai rujukan. Yang populer belakangan ini adalah lahiran Maryam. Nakes hanya mengawasi lahiran saja, tidak mengintervensi sama sekali. 

Saat saya lahir secara spontan, saya teringat pada metode lahiran crawl. Namun bila ada bidan yang mengawasi dan membantu, serahkan pada nakes untuk menyarankan metode apa yang paling pas untuk emak dan juga bidan ya..

5. Tidak Menerima Tamu

Tips ini khusus untuk menghadapi pandemi covid 19 yang masih menyerang di negara kita. Tutup pintu dan sarankan tetangga dan kerabat untuk berdoa saja untuk kesehatan anak kita. Bila ternyata ada kerabat yang datang, sebaiknya hanya bertemu dengan sang ayah tanpa berinteraksi fisik seperti salaman atau pelukan. 

Bila ingin melaksanakan akikah, sebaiknya berikan langsung pada tetangga atau dititip ke panti asuhan. Tak usah mengadakan acara apapun di rumah yang melibatkan orang banyak. Bagaimanapun kesehatan bayi adalah yang terpenting saat ini.

6. Taat Pada Saran Nakes

Setelah proses lahiran lancar, mintalah saran dan tips dari tenaga kesehatan yang membantu kita.  Jadi taatilah aturan dan saran yang telah disampaikan oleh nakes yang mengawasi dan menemani saat kita lahiran.

Hindari hal-hal yang bisa membuat emak mengalami stress pasca lahiran. Dan harus diingat, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi saat emak ingin lahiran di rumah.

Pertama, keadaan ibu dan bayi sehat.
Kedua, ibu tidak memiliki riwayat penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, hepatitis, HIV dan penyakit berat lainnya..
Ketiga, ibu belum pernah lahiran sesar.
Keempat , jarak rumah dan rumah sakit rujukan  tidak terlalu jauh, sehingga saat ada keadaan gawat darurat ibu dan bayi bisa selamat.
Kelima, tetap adanya pengawasan medis.

Yap.. melahirkan di rumah memang punya kelebihan tersendiri. Seperti rasa nyaman bagi emak. Namun jangan lupa, tetap harus memperhatikan syarat di atas ya Mak..

Sekian tips dari saya, sampai jumpa lagi pada post selanjutnya. Semoga wabah yang melanda negeri kita segera berakhir ya Mak..

By the way, Kalau emak sendiri, punya pengalaman apa saat lahiran?

Social Distancing yang perlu diketahui oleh orangtua




Apa kabar weekend ini, Mak?
Masih semangat kah mengajar anak di rumah menggantikan peran guru di sekolah?
Hahaha, maaf baca curhatan para emak di medsos beneran bikin saya tergelitik. Ketika rumah dijadikan tempat berpindah sarana belajar mengajar kok jadi semenyeramkan itu ya? Kok jadi emak yang stres? Kok jadi beban?


Eh tunggu, bukankah kita para orangtua adalah orang yang akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah dalam mendidik anak?

Selama ini kita kan hanya meminta bantuan guru di sekolah. Bukan berarti tanggung jawab pindah ke para guru. Jadi santai saja ya Mak menghadapi anak dalam proses belajar di rumah. Apa emak senang, kalo anak-anak emak lebih bahagia belajar dengan orang lain dibanding belajar dengan emak?

Semua ini bermula dari Covid 19. Sejak muncul di Indonesia, baru lah heboh kita melakukan social distancing. Tapi sayangnya, social distancing ini tidak dengan kesadaran dilakukan. Masih banyak tuh yang bandel, bahkan sekelas artis dan pejabat pun masih saja terbang ke luar negeri.

Apa tadi, apa tadi? Social distancing?
Ih apa bedanya sama lock down dan isolasi.
Nah kita ceritanya bertahap dan runut ya..
Social Distancing kalo diartikan secara bebas berarti pembatasan sosial. Dari terjemahan Wikipedia, Pembatasan sosial  (social distancing) adalah serangkaian tindakan pengendalian infeksi nonfarmasi yang dimaksudkan untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit menular. Tujuan dari pembatasan sosial adalah untuk mengurangi kemungkinan kontak antara orang terinfeksi dan orang lain yang tidak terinfeksi, sehingga dapat meminimalkan penularan penyakit,  morbiditas, dan terutama, kematian.

Pembatasan sosial paling efektif dilakukan ketika infeksi dapat ditularkan melalui kontak percikan atau droplet (batuk atau bersin); kontak fisik langsung, termasuk kontak seksual; kontak fisik tidak langsung (misalnya dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi seperti fomit); atau transmisi melalui udara (jika mikroorganisme dapat bertahan hidup di udara untuk waktu yang lama).

Social Distancing Bukan Barang Baru

Nah, Mak tau gak? Social Distancing ini bukan barang baru loh.. Dalam sejarah Islam, social distancing pernah diterapkan saat zaman kekhalifahan Umar Bin Khattab 14 abad silam. Saat itu terjadi wabah tha'un amwas yang melanda Syam (Syria). Maka ketika ditanyai pendapat sahabat, adalah Amru Bin Ash merekomendasikan untuk melakukan social distancing.

Alhamdulillah, wabah yang telah merenggut 30.000 nyawa termasuk sahabat nabi Abu Ubaidah bin Jarrah dan Mu'adz Bin Jabal akhirnya mereda dan menunjukkan tanda yang baik setelah masyarakat menerapkan perintah untuk social distancing.

Karena memang tujuan dari social distancing adalah menekan laju penyebaran virus melalui interaksi orang per orang (komunitas).

Soooo.. balik lagi nih..

Apa sih beda social distancing, lock down dan isolasi?

Nah, sebelum kita bahas bedanya, kita harus tau dulu artinya. Secara di awal udah dijelasin arti social distancing, maka sekarang kita bahas yuk arti lock down dan isolasi.

lock down adalah tindakan yang dilakukan pemerintah dengan "memaksa" menutup sejumlah tempat dan kawasan. Bisa jadi menutup semua akses keluar masuk suatu negara atau kawasan, sekolah, fasilitas umum dan juga tempat kerja.

Lock down tidak serta merta membatasi gerak sosial seperti social distancing makanya seringkali dikatakan social distancing lebih efektif dilakukan dibanding dengan lock down.

Sementara isolasi adalah salah satu dari beberapa tindakan yang dapat diambil untuk menerapkan pengendalian infeksi, pencegahan menyebarnya penyakit menular dari satu pasien ke pasien lain, petugas kesehatan, dan pengunjung, atau dari luar ke pasien yang dirawat (isolasi terbalik). Ada berbagai bentuk isolasi, misalnya dengan mengubah prosedur kontak dengan pasien atau dengan menjauhkan pasien dengan semua orang.

Ada pula karantina. Yakni sistem yang mencegah perpindahan orang dan barang selama periode waktu tertentu untuk mencegah penularan penyakit. Sistem karantina identik dengan pengasingan terhadap seseorang atau suatu benda yang akan memasuki suatu negara atau wilayah. Dalam masa pengasingan, biasanya di area atau di sekitar pelabuhan atau bandara, dilakukan observasi dan pemeriksaan kesehatan. Masa karantina berakhir apabila diagnosis yang pasti telah diperoleh.

Sering sekali karantina dan isolasi disamakan. Untuk kasus covid 19 yang sedang terjadi, karantina lebih difokuskan untuk ODP ( Orang Dalam Pantauan), sementara isolasi untuk PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

Nah, contoh-contoh social distancing ini dapat berbentuk:

A. Penutupan Sekolah, Kantor, Tempat Wisata, Dll.

B. Isolasi

C. Karantina

D. Tindakan melindungi diri seperti menghindari keramaian, tetap di rumah, membatasi komunikasi langsung, dll

E. Tidak berjabat tangan/melakukan kontak fisik dengan orang lain.

Dan, yang perlu diketahui oleh orangtua, mengenai social distancing yang sedang dilakukan pihak sekolah adalah:

1. Anak-anak diliburkan bukan untuk pergi liburan. Jadi diharapkan para orangtua tidak mengajak anaknya pergi ke tempat umum yang ramai. Misalnya ke tempat wisata, mall, pasar, dll

2. Anak-anak diberi tugas belajar online di rumah ataupun beberapa tugas yang diberikan guru yang dipantau langsung oleh orangtua. Perlu diingat, jangan sampai anak-anak lebih stres melihat orangtuanya yang selalu ngomel dibanding belajar di sekolah.

3. Beri penjelasan pada anak, bahwa belajar sedang dipindahkan di rumah. Artinya ketika kita libur, bukan berarti libur belajar. Belajar adalah hak dan kewajiban.

4. Jangan merasa mengawasi anak adalah suatu beban, sehingga ramai curhatan emak-emak yang sudah stress dalam sehari dengan tugas anak yang musti diawasi.

5. Percayalah Mak, anak lebih mudah belajar secara sukarela bila kita sudah memberi pengertian. Gak perlu menjadi satpam galak, cukup diingatkan, anak akan langsung bergerak sendiri dengan ikhlas belajar tanpa paksaan.



Demikianlah beberapa hal yang perlu diketahui orangtua dalam memahami Social Distancing yang sedang dilaksanakan. Jangan sampai usaha sekolah untuk mensterilkan lingkungan menjadi sia-sia karena kita melanggar anjuran pihak sekolah untuk tetap di rumah.

Malas Mandi? Simak Tips ini agar Rajin Mandi!



Mandi.. bagi sebagian orang, mandi itu minimal 2 kali sehari. Tapi tak dipungkiri, ada orang-orang special yang "malas mandi"

"Aku salah satunya" 

Kenapa sih malas mandi?
Kalo ada yang bertanya seperti itu padaku, aku hanya menjawab "karena tidak ada motivasi". Biasanya orang-orang hanya melengos. Masak iya, cuma perkara motivasi?


Swear, bagiku mandi itu harus ada alasan sebagai motivasi. Misalnya: karena mau pergi atau karena sudah merasa bau. Apa? Terlalu klise? Lah emang.. dan aku sering berdalih jarang mandi sebagai hemat air.. yaikkks


Apakah aku sendiri? Gak donk! Memang makhluk jorok unik sepertiku exist di sekitarmu. Kalo kamu lagi baca ini, aku yakin kamu akan mengingat nama temanmu yang sepertiku. Atau bahkan dirimu sendiri! 

Apakah kamu ingin berubah? Hahaha, gaya bener aku nanyanya.. Tapi tips ini emang ampuh karena based on pengalaman loh.. 

So, kamu mau tau gimana supaya kamu termotivasi buat mandi?

Yuk, check these tips out!

1. Mengingat manfaat mandi

Kenapa? Biar kamu sadar, betapa mandi itu banyak sekali manfaat yang didapatkan oleh tubuh. Bukan sekedar tubuh, tapi juga jiwa kita loh.. mandi itu dilakukan oleh tubuh tapi merasuk hingga ke dalam jiwa, ceilaaa...

Kalo gak tau manfaat mandi, sini aku jabarin!
Inilah manfaat mandi, apalagi memakai air dingin:

1. Menjaga kesehatan kulit
Jelas donk ya, kulit yang bersih akan menjadi kulit yang sehat. Setiap harinya ada aja sel kulit yang mati. Kalo gak dibersihkan, tentu akan bertumpuk dan membuat kulit menjadi kusam. Kalo udah kusam, jadi gak enak banget dilihat ya..

2. Menyegarkan Pikiran
Mandi, apalagi memakai air dingin otomatis tubuh menjadi segar. Bukan hanya tubuh yang segar, efek samping mandi adalah terpicunya otak untuk menghasilkan hormon norepinefrin. Hormon ini semacam adrenalin yang membuat pikiran tetap waspada.

3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Sebuah penelitian dalam European Journal of Applied Physiology and Occupational Physiology membuktikan bahwa suhu air yang dingin bisa membantu memperkuat daya tahan tubuh. Karena saat mandi, tubuh memproduksi protein yang dibutuhkan sistem imun untuk melawan virus.

4. Menurunkan Berat Badan
Uwooow kok bisa? Ternyata rajin mandi setiap pagi bisa menurunkan berat badan hingga 5 kilogram dalam setahun. Berguna banget buat diet ya, hehehe.


2. Motivasi Diri Untuk Beraktivitas
Hal yang menjadi alasan besar seseorang yang malas mandi untuk mandi secara sukarela adalah karena mau beraktivitas di luar. Dulu saat saya masih kuliah dikarenakan kampus jauh dari rumah, saya sampe buat jadwal belajar di semester baru hanya 3 hari dalam satu pekan. Saat itu, anak kuliahan boleh memilih mata kuliah apa saja yang mau dia ambil.

Ternyata efek pergi kuliah hanya 3 hari membuat saya pun semakin malas mandi. Kalau sudah satu harian di rumah, fix saya gak mandi karena gak ketemu matahari. So..cara simpel biar mau mandi adalah dengan beraktivitas ke luar rumah. Gak harus pergi ke Mall atau beraktivitas yang jauh. Cukup mencabut rumput di halaman sudah membuat kita berkeringat, kemudian rasa lengket itu pun akhirnya membuat kita ikhlas main air di kamar mandi.

3. Punya Satpam
Satpam di sini bukan security penjaga keamanan yah, haha. Satpam ini adalah orang yang mengingatkan kita "udah mandi belom". Kalo aku, di rumah ada suami sebagai warning alert kalo males mandi. Meskipun udah sepuluh tahun menikah, jikalau suami bilang "kamu asem" sambil mengerucutkan hidung, mulut dan menyipitkan mata. Dan kata-kata begitu doank ampuh membuatku minder dan langsung ngacir ke kamar mandi dan segera merapikan diri. Sehabis dandan baru nyadar kok kayak lagi kode-kodean. #eeeh


4. Ciptakan Suasana Mandi yang Menyenangkan
Suasana menyenangkan menjadi salah satu tips agar kita termotivasi buat mandi. Ada dua cara sih.. cara yang mahal dan cara yang murah.

Buat orang yang malas mandi, coba tanya pada mereka.. saat traveling dan stay di hotel mewah, apakah mereka masih malas mandi? Hehe, kayaknya sulit untuk melepaskan moment mandi mewah. Aku sih sebagai orang yang malas mandi bakalan pergi mandi begitu menginap di hotel. Tapi.. gak mungkin juga setiap hari stay di hotel kan?

Cara murah tapi bisa mandi menyenangkan dan mewah emangnya ada?

Ada donk! Cara kedua agar mandi bisa menyenangkan dan mewah plus jadi gak sabar menunggu waktu mandi adalah
Mandi dengan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash


Kenapa harus mandi pake Vitalis Body Wash?

Ada banyak sekali alasan, kenapa harus pake Vitalis Body Wash.

1. Membuat Moment Mandi Menjadi Menyenangkan
Vitalis Body Wash membuat mandi kita berasa Mandi Parfum. Karena apa? Kekuatan parfum yang terdapat dalam tiap tetes body wash ini begitu kuat.

Ada 3 varian Vitalis Body Wash yang bisa kita nikmati.


∆ Vitalis White Glow

memberikan manfaat Skin Brightening untuk kulit terlihat lebih cerah,  terasa halus, dan lembut. Parfum yang digunakan untuk variant ini mempunyai top note  dengan aroma fruity dari paduan manisnya Cherry & Raspberry, disusul dengan wangi Marshmallow & Gardenia yang lembut dan elegan, dibungkus dengan kombinasi Woody & Suede yang glamour dan long lasting.  Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash White Glow, diperkaya dengan ekstrak Licorice dan Susu, yang membantu merawat kulit hingga tampak bersih, cerah bersinar.

∆ Vitalis Fresh Dazzle 

memberikan manfaat Skin Refreshing untuk kulit terasa segar, halus  dan lembut. Parfum yang digunakan untuk variant ini diawali dengan  segarnya wangi Bergamot, diikuti wangi Floral Bouquet yang elegan feminin dan disukai wanita, ditutup dengan Musk Amber yang long lasting. Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Fresh Dazzle, diperkaya dengan ekstrak Yuzu Orange dan anti oksidant dari Green tea, yang menjaga kulit terasa lebih bersih, wangi, segar dan terawat.

∆ Vitalis Soft Beauty 

memberikan manfaat Skin Nourishing untuk kulit terasa halus, lembut dan terawat. Parfumnya dibuka dengan wangi segar yang clean dari Fruity Aldehydic, dilanjutkan dengan wangi Rose & Violet yang feminine, diakhiri dengan manisnya Tonka Bean & Sandalwood yang premium. Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Soft Beauty, diperkaya dengan ekstrak Avocado dan Vitamin E, untuk membantu menjaga kulitmu tetap terasa kenyal halus dan  lembut.


2. Membuat Moment Mandi jadi lebih mewah
Gak perlu stay di hotel untuk berendam dengan busa yang diteteskan parfum. Cukup mandi di rumah, namun begitu keluar dari kamar mandi, sudah berasa mandi parfum. Karena Vitalis Body Wash adalah body wash yang memiliki “superior parfum” dengan skin benefit yang baik dan disesuaikan dengan kebutuhan kulit wanita Indonesia.   Memberikan pengalaman mandi parfum yang tidak pernah dialami sebelumnya. 


3. Membuat Percaya Diri
Seriusan, saat suami bilang aku asem, aku langsung kehilangan rasa percaya diri loh. Meskipun aku dan dia sudah saling mengenal lebih dari 15 tahun. Rasanya maluuuu banget. Namun langsung berubah drastis ketika sudah siap mandi. Keharumannya membuat suami bisa berpaling dari gadget yang dipegangnya.

4. Harganya Terjangkau 
Sebenarnya dengan begitu banyak manfaat yang didapat dari mandi parfum dengan Vitalis, saya heran kenapa harganya ramah di kantong. Kalau gak percaya silahkan ke minimarket terdekat, atau cukup klik aja Fanpage Pesona Vitalis lalu klik deh Shop Now. Nanti akan diarahkan menuju online shop yang menjual Vitalis Body Wash. 

Dan saya cukup surprised ketika ada promo begini:


5. Formula dan Tekstur yang Kental
Kalau ngomongin parfum ya sudah pasti Vitalis menjadi leadernya. Tapi Vitalis Body Wash menjadi terkemuka bukan hanya parfum premium yang tahan lama, tapi juga kandungan moisturizer yang premium ada di dalamnya. Sehingga sehabis mandi kulit bukan cuma segar dan wangi tapi juga lembut dan tidak kering.

Teksturnya juga sangat menyenangkan. Biasanya body wash yang aku beli, teksturnya sering "encer" sehingga cepat sekali habis. Begitu ketemu Vitalis teksturnya lebih kental sehingga lebih hemat. Sudah harganya hemat, aku merasa double hemat. #emakirit



Cara Pemakaian: 

Cara pemakaian Vitalis Body Wash dimulai dengan membasahi shower puff. Kemudian tuangkan sedikit Vitalis Body Wash, remas-remas sedikit, maka busa langsung berlimpah. Aplikasikan pada tubuh, kemudian bilas..  Mhhh wangi aroma parfum langsung menguar begitu selesai mandi.



Saat ini  Vitalis merupakan market leader di  pasar Female Fragrance dan tumbuh double digit setiap tahunnya. Sebagai market leader, tentunya Vitalis memiliki expertise yang sangat tinggi dalam  hal parfum. Vitalis memahami trend parfum yang terjadi baik di pasar global maupun di Indonesia, juga memahami olfactive (karakter parfum)  yang disukai atau sesuai dengan konsumen di Indonesia. Vitalis banyak sekali melakukan riset, study dan eksperimen untuk meningkatkan expertisnya dalam hal parfum ini. 


Vitalis Body Wash sendiri adalah produk keluaran terbaru dari PT UNZA VITALIS.


Sekilas Tentang PT UNZA VITALIS

PT UNZA VITALIS adalah produsen produk perawatan kulit dan tubuh serta fragrance dengan merek-merek ternama antara lain, VITALIS, SUMBER AYU, IZZI, ENCHANTEUR, ROMANO, DOREMI, SAFI & BIO ESSENCE. Dengan berbagai pilihan merek dan didukung oleh distribusi yang kuat, saat ini PT UNZA VITALIS memimpin pasar Indonesia di kategori fragrance.

PT UNZA VITALIS adalah bagian dari  Wipro Consumer Care & Lighting Group, merupakan salah satu produsen dan pemasar produk perawatan tubuh terkemuka di Asia Tenggara dengan merek-merek yang difokuskan untuk jutaan konsumen di Asia. Wipro Consumer Care & Lighting Group memproduksi dan memasarkan lebih dari 24 merek unggulan di 50 negara diantaranya terdapat di Asia Tenggara, China, India dan sekitarnya. 


Demikianlah Tips supaya rajin mandi buat kamu-kamu yang males mandi. Cusss buruan pake Vitalis Body Wash, kalo aku suka banget sama varian Soft Beauty. Karena ekstrak Avocado nya membuat kulit lembut dan juga Vitamin E nya menjaga kulit tetap muda.. satu lagi, aromanya paling kuat menurut aku, jadinya langsung mengalihkan pandangan suami setelah mandi. Hehe

Kalo kamu, suka varian Vitalis Body Wash yang mana?





Sumber:
www.pesonavitalis.com

Cara Buktikan Cinta



Siapa sih yang gak cinta sama keluarga? Sama pasangan atau anak? 


Semua orang rasanya ingin sekali diberikan bukti bahwa ia dicintai. Gak peduli laki-laki atau perempuan, tua atau muda, siapapun dia ingin ditunjukkan bukti bahwa ia dicintai.


Sayangnya, semua orang memiliki kepribadian yang tidak sama. Ada yang dengan mudah mengekspresikan cinta, namun tak jarang sulit sekali untuk mengungkapkan atau pun membuktikan cinta yang sebenarnya menggebu di dalam hati.

Apalagi laki-laki. Eeh kenapa laki-laki? Karena laki-laki kebanyakan yang lebih tenang, gak banyak omong, dan juga tampak jaim. Makanya, pengungkapan cinta laki-laki dan perempuan itu sering beda. Tapi begitu pun, tips yang saya berikan di bawah ini bakalan berguna buat laki-laki dan juga perempuan.

Check these out ya..

Cara Buktikan Cinta

1. Luangkan Waktu
Bohong kalo cinta tapi gak mau bersama. Ceileee. Bahkan yang jarak jauh sekali pun pasti akan sering menghubungi via telpon, WhatsApp dan video call. Artinya apa? Orang tersebut memberikan waktunya secara khusus buat orang yang dicintai. Bahkan buat orang yang pemalu sekali pun, hanya melihat pasangan/anak ketika sedang video call akan membawa perasaan bahagia.

2. Beri Perhatian
Perhatian kecil namun sering ampuh membuat pasangan dan anak merasa cukup bukti bahwa ia dicintai. Bagi saya memuji anak dalam hal kecil yang ia lakukan adalah hal penting. Bahkan si kakak pernah tersinggung ketika saya lupa memujinya tapi mendengar saya memuji adiknya. Jadi lakukan perhatian yang menyenangkan hatinya.

3. Beri Hadiah
Pernah mendengar "Tahaddu Tahabbu?" Nah.. ini salah satu hadist Nabi yang saya suka. Saling memberi hadiah lah, niscaya akan saling menyayangi. Ketika pasangan memberikan hadiah rasanya sangat bahagia. Begitu juga anak. Ketika mereka mendapat reward dari orangtuanya, mereka semakin yakin bahwa mereka dicintai.

4. Beri Kejutan 
Memberi kejutan tidak harus yang mewah seperti liburan ke luar negeri atau semacamnya. Kejutan bisa berupa memberikan ia bunga (untuk istri) atau memasak masakan kesukaan (untuk suami atau anak-anak).

5. Bahagiakan saat kita ada dan tiada
Membahagiakan saat kita ada mungkin tidak sulit. Namun membahagiakan saat kita tiada bukan hal yang tak mungkin. Eh gimana? Mungkin bakalan ada yang bertanya? Sudah tiada, bagaimana membahagiakan?

Pertanyaan cerdas,
Begini.. pernah tidak melihat di sekitar kita, saat orang tua meninggal, semua harta habis untuk biaya pengobatan? Sering kan..

Atau pernah tidak, saat suami meninggal istrinya didatangi debt colector karena ternyata mempunyai banyak hutang? Pernah juga..

Nah, untuk itu.. saat kita tiada, berusahalah untuk mengukir senyum dan bahagia orang tercinta yang kita tinggalkan. Bagaimana caranya?

Salah satunya dengan Asuransi Syariah PRUCinta

Apa itu PRUCinta?

PRUCinta adalah asuransi jiwa syariah yang diluncurkan oleh unit usaha syariah Prudential Indonesia.

Kebetulan di Medan, diluncurkan pada tanggal 9 Maret 2020 yang diadakan di Roemah Kopi Wak Noer oleh Bapak Bondan Margono selaku AVP Sharia Sales & Training Prudential Indonesia dan juga Bapak Himawan Purnama selaku Head of Product Development Prudential Indonesia.



Menurut pak Bondan, PRUCinta adalah solusi terbaru dalam bentuk warisan cinta nasabah terhadap orang tersayang, karena hanya cinta yang bisa hidup selamanya.

Sayangnya, menurut survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2016 oleh OJK, indeks literasi asuransi syariah hanya 2,51 % dan Inklusi asuransi syariah hanya 1,92 %. Menurut OJK, mayoritas masyarakat Indonesia yang memiliki tujuan keuangan fokus semata-mata untuk memenuhi kebutuhan harian. Hanya 1,5% yang menyiapkan dana darurat. Makanya sering kan, mendengar seseorang meninggalkan hutang saat ia meninggal.

Karena itu pak Himawan mengingatkan bahwa pakar finansial menyarankan tiap keluarga perlu menyiapkan dana darurat.


Keunggulan PRUCinta:

  1. Santunan meninggal dunia dari dana tabarru’ yang lebih optimal untuk meng-cover selama 20 tahun, dengan pembayaran kontribusi hanya selama 10 tahun saja.
  2. 3x atau 300% santunan asuransi meninggal akibat kecelakaan sebelum usia 70 tahun.
  3. 4x atau 400% santunan asuransi meninggal akibat kecelakaan sebelum usia 70 tahun (saat bulan ramadhan, sampai 2 minggu setelah lebaran).
  4. Apabila telah jatuh tempo, jaminan kembali dalam bentuk 100% nilai tunai dari kontribusi.
  5. Surplus Underwriting (80% untuk pemegang polis, 10% untuk dana tabarru’, 10% untuk pengelola).
  6. Surplus nilai tunai dibagikan merata hingga 80%.
  7. Perpanjang kontrak tidak perlu medical check up ulang.
  8. Dapat dijadikan Wakaf Hidup(dilakukan saat manfaat jatuh tempo di akhir tahun ke-20 dibayarkan berupa nilai tunai) dan Wakaf Wasiat(dilakukan saat santunan asuransi dan atau nilai tunai dibayarkan).
  9. Premi mulai dari Rp. 300.000,- per bulan.
  10. Pembayaran Premi bervariasi (tiga bulan, enam bulan, dan tahunan cukup membayar 11 bulan hemat 1 bulan kontribusi).

Banyak banget kan keunggulan dari PRUCinta. Kalo saya boleh menambahkan, karena PRUCinta sendiri adalah asuransi syariah, ini menambahkan ketenangan hati bagi para muslim yang ingin membeli polis dan mendapatkan manfaat dari asuransi.


Gimana? Sudah terbayang kan bagaimana membahagiakan orang tersayang di saat kita ada dan tiada?

Karena cinta selamanya, tapi kita tidak...


Poto bersama para blogger

SSA, LGBT dan Hijrah



Hari Ahad kemarin, berlangsung diskusi seru dengan Petrah Community yang bertajuk "SSA, LGBT dan Hijrah". Acara diadakan di Plenty Cafe jalan RingRoad Pasar 2 yang menghadirkan dua narasumber utama. 

Pertama acara dibuka oleh MC sekaligus moderator dan juga anggota Petrah yakni Mba Nina. Kemudian disambung dengan kata sambutan dari bapak ketua Petrah, yakni pak Hariono. 

Setelah acara pembuka sudah selesai, lanjut ke pemateri pertama. Ibu dokter Nurhayati Kamal pun memperkenalkan diri. Beliau adalah salah satu dokter di Puskesmas Tanjung Morawa yang bertugas mendampingi dan menangani pasien HIV AIDS.  Lumayan lama beliau terjun di bidang ini. Sejak 2006 dan beliau juga mengatakan bahwa di Puskesmas beliau saja, jumlah penderita HIV sudah mencapai 82 orang. Ini jumlah penderita yang aktif mengambil obat ARV di Puskesmas Tanjung Morawa. Bayangkan, betapa banyak jumlahnya.

Jumlah itu masih di satu unit Puskesmas dan yang terdata. Jadi bisa kita bayangkan betapa banyaknya jumlah penderita yang masih belum terdata dan takut untuk berobat. Padahal menurut dokter Nurhayati virus HIV ini adalah virus yang ramah. Ramah maksudnya dapat dicegah untuk masuk ke tubuh kita seandainya kita mengerti bagaimana penularannya. Berbeda dengan virus TB/TBC misalnya. Virus TB sangat mudah menular melalui udara dan batuk orang yang menderita TB. Mudah menular melalui peralatan makan minum yang digunakan bersamaan. Namun prinsip penularan HIV ini dikenal sebagai ESSE.

Apa itu ESSE?

ESSE adalah singkatan dari:
E: exit, yakni jalan keluar virus dari tubuh penderita. Virus HIV di tubuh seseorang itu ada di cairan sperma, cairan vagina, darah, Saliva, dan juga air susu ibu. Namun ke semua itu bila keluar dan mengenai anggota tubuh yang tertutup tidak akan tertular. Misalnya kena air liur penderita yang menempel di baju, darah seseorang yang menempel di tangan kita. Kesemua itu dapat menularkan hanya bila cairan itu masuk ke tubuh melalui rongga terbuka ataupun luka terbuka, melalui hubungan badan, jarum suntik dan transfusi darah. 


S: survive. Survive maksudnya, bila cairan tersebut dapat bertahan hidup. Bagaimana caranya? Tergantung daya tahan virus. Virus yang terletak di udara terbuka tak akan bertahan hidup dengan lama. Atau virus dimasukkan ke cairan tertentu. Seperti berita yang sering beredar, virus yang dimasukkan dalam kaleng berisi makanan/minuman, tidak akan mungkin bisa bertahan hidup. 


S: Sufficient. Artinya kandungan virus yang terdapat dalam cairan tersebut cukup untuk menginfeksi orang lain. Kandungan Virusa yang sangat sedikit belum tentu bisa bertahan hidup di tubuh kita makanya, meskipun virus ada di Saliva, berciuman tidak menularkan HIV. Karena tubuh kita bisa menangani virus tersebut.

E: enter. Maksudnya ada jalur masuk ke tubuh kita. Jalurnya hampir sama dengan jalan keluar virus, yakni melalui hubungan seksual, jarum suntik, transfusi darah dan juga luka terbuka.


Makanya dokter Nurhayati mengatakan bahwa virus HIV adalah virus yang ramah, karena virus tersebut harus benar-benar dekat dan berinteraksi secara intim baru dapat tertular.

Makanya, mulailah hidup dengan setia, memperhatikan kembali hubungan seks/perilaku seks secara benar. Kenapa? Karena menurut survei, orang yang paling rentan terkena virus ini adalah orang yang berperilaku seks anal. Karena anus tidak punya pelumas alami sebagaimana vagina, itu sebabnya mudah terluka dan menjadi tempat masuknya virus HIV.

Setelah selesai dengan pemateri pertama, narasumber kedua adalah seorang guru yang bernama Riana Siska Tambunan S.Pd. ia juga termasuk salah satu anggota Petrah Community. Memang beliau termasuk concern dengan masalah SSA. Oh ya, apa itu SSA? Bedanya apa dengan LGBT?

yuk cari tau beda SSA dan LGBT,

Setelah tau apa beda SSA dan LGBT sebaiknya sekarang kita merubah stigma kita terhadap orang yang mengidap SSA. Bahkan banyak dari penderita SSA yang ingin hijrah dan tetap di jalan Allah.

Ajaklah orang tersebut ke komunitas yang positif seperti Peduli Sahabat.
Peduli Sahabat sudah lama sekali menangani SSA maupun LGBT yang ingin hijrah. Semua gratis. Hanya satu syarat kesembuhan para penderita SSA. Yakni Kemauan yang kuat dari diri sendiri.


Setelah selesai dengan materi yang dibawakannya, akhirnya ditutuplah diskusi yang lebih kurang 2 jam digelar. Selesai diskusi, dokter Nurhayati mempersilahkan orang untuk pemeriksaan HIV dan hasilnya akan diberitahukan secara privasi. Sebenarnya tidak perlu risih dengan test HIV, karena ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas semua diharuskan menjalankan serangkaian tes pemeriksaan. Termasuk HIV. (Saya sendiri sudah dua kali di kehamilan ke empat dan lima).


Demikian isi diskusi yang menarik yang sudah berlangsung hari Ahad kemarin. Kalau mau berbagi dan berdiskusi, yuk kita lanjutkan di box komen di bawah ya...

Berdamai dengan Diabetes



Diabetes. Orang awam suka menyebutnya sakit gula. Dulu saat saya masih kuliah, nyari uang saku biar mandiri bayar uang kuliah sendiri ya kadang akhir pekan suka cari kerjaan. Salah satunya ya jadi SPG di alat kesehatan keluaran Johnson. Saat itu sering ikut kegiatan di seminar awam, pelatihan penggunaan alat kesehatan dan juga promosi di Mall bareng produk Nutrifood. 

Alat test gula darah ini menjadi penyebab seringnya saya hadir di seminar kesehatan tentang diabetes yang biasanya dihadiri oleh orangtua berumur 50an tahun. Namun, semakin lama, ternyata penyakit diabetes sering ditemukan pada orang dewasa muda. Lah..kok bisa?

Sebelumnya saya ingin memberitahu dulu, sakit diabetes itu ada 2 jenis. Ayo siapa yang tau? Dulu, orang selalu menyebutnya dengan sakit gula basah dan sakit gula kering. Ternyata, salah Fernando Jose!

Baca juga: kenapa anak usia 2 tahun ngeselin?

Sakit diabetes dibagi menjadi 2 tipe, yakni diabetes tipe 1 dan tipe 2.
Tipe 1 adalah diabetes yang diturunkan oleh ibu sewaktu mengandung anak. Bisa dibilang ini penyakit autoimun.

Tipe 2 adalah diabetes yang diderita karena gaya hidup.

Untuk diabetes tipe 1, susah untuk mencegahnya karena didapat bayi sejak dalam kandungan. Maka sebagai ibu sebaiknya rajinlah untuk cek kesehatan dan juga kadar gula darah saat mengandung. Karena banyak ibu yang tidak menyadari ketika mengandung kadar gula darahnya tinggi, namun ketika sudah lahiran kembali normal.

Untuk sekarang ini semakin sering dijumpai sakit diabetes tipe 2 menyerang dewasa muda. Gimana gak, aktivitas yang sibuk sering membuat orang tersebut jarang berolahraga. Kebiasaan menyantap makanan yang tinggi kalori, hingga mengikuti trend makan mukbang!

Ditambah lagi, zaman now semua serba mudah. Apapun ada dalam genggaman. Promo makanan yang murah dan diantar hingga ke depan pintu kamar, maka jangan heran bila diabetes adalah penyakit yang sudah "biasa" diidap oleh anak muda.

Kali ini saya akan memberikan tips untuk hidup tetap sehat meskipun menderita diabetes. Tips ini saya ambil dari dosen saya sewaktu kuliah dulu. Beliau menderita diabetes tipe 2, namun memilih untuk stop suntikan insulin ke tubuh. Bisakah?

Nah bedanya, orang yang mengidap diabetes tipe 1 tubuh tidak memproduksi insulin. Sementara untuk tipe 2, tubuh masih memproduksi insulin meskipun sedikit. Insulin apa sih?

Insulin adalah hormon yang membantu agar gula diubah menjadi energi. Jadi, saya pernah mendapat pencerahan seperti ini..

Anggaplah insulin adalah truk untuk membawa karung gula. Orang yang menderita diabetes, kekurangan alat transportasi / truk untuk mengangkat gula tadi. Karena gula terus diproduksi, namun tidak diangkut juga.. jadilah darah kita kebanjiran gula.. gambaran awamnya seperti itu..

Maka, tips yang dibuat oleh Pak Safrin Oktora sangat cocok sekali diaplikasikan untuk penderita diabetes tipe 2. Alhamdulillah semenjak menerapkan ini, beliau tetap hidup sehat meskipun menderita diabetes.

Inilah tips hidup tetap sehat meski menderita diabetes dari beliau:

Pertama : Tetap berkonsultasi rutin dengan dokter atau paramedis langganan kita.

Kedua : Konsumsi obat-obatan diabetes yang telah dianjurkan oleh dokter.

Ketiga : Rutin memakan nasi sesuai dengan porsi yang dianjurkan oleh dokter atau ahli gizi Anda.

Keempat : Berolahraga teratur 30 menit setiap hari.

Kelima : Kurangi makanan dan minuman yang mengandung gula

Keenam : Hindari teh manis atau kopi dengan gula tebu.

Ketujuh : Kurangi stress dalam hidup sehari-hari.

Bila tujuh rangkaian di atas Anda lakukan dengan ketat, maka Hidup Sehat Dengan Diabetes, bukanlah sebuah impian, tapi akan menjadi kenyataan.

Sehat atau sakit adalah pilihan. Semua terpulang pada Anda

Percayalah.



Foto di atas, adalah perbandingan foto beliau saat 2003 (17 tahun yang lalu) dengan saat sekarang ini 2020.

Saat itu beliau beberapa kali dirawat inap karena hiperglikemi (kadar gula darah terlalu tinggi melewati batas normal). Akibatnya beliau diharuskan suntik insulin tiap pagi agar kadar gula terkontrol. Namun bosan dengan rutinitas penyuntikan insulin, berbekal tips di atas Alhamdulillah akhirnya tetap sehat meskipun penderita diabetes.

Oh iya, beliau juga rajin olahraga. Di akun facebooknya sering terlihat aktivitas berenang hingga 2000 meter dalam sekali putaran.

Bagaimanapun, hidup tetap lebih enak tanpa penyakit. Jadi, buat yang masih usia muda jauh lebih enak mencegah daripada mengobati. Jaga pola makan dan juga pikiran.

Sekian tips yang bisa saya bagi, disadur dari tips yang beliau bagikan (dengan izinnya akhirnya saya bagikan).

15 Cara Mendidik Anak Usia Dini


Dalam undang-undang sistem pendidikan Nasional, pengertian anak usia dini adalah anak dengan rentang usia antara 0-6 tahun. Anak usia dini perlu dididik menjadi pintar dan mandiri sesuai dengan perkembangan usianya. 

Kenyataannya, mendidik anak usia dini itu tidak semudah yang dibayangkan. Meskipun berada di usia yang sedang lucu-lucunya, bukan berarti semua emak bisa sabar dan waras dalam mendidik anak dalam rentang usia tersebut. 

Padahal, anak di bawah 6 tahun adalah manusia yang mengalami perkembangan otak yang pesat. Yang akan selalu mengingat apa perlakuan emaknya sekaligus membentuk kepribadian anak tersebut di masa mendatang.

Saya, saat menghadiri acara parenting dari sekolah si tengah, bertemu dengan narasumber dari dinas pendidikan yang memberi 15 cara mendidik anak usia dini. Kenapa materi tersebut diberikan? Karena banyak emak yang belum paham bagaimana mendidik anak di bawah umur 6 tahun. 

Di bawah ini akan dijabarkan bagaimana cara mendidik anak usia dini.

1. Prioritaskan pendidikan agama

Kenapa pendidikan agama? Karena agama adalah pondasi awal pembentukan karakter anak. Agama mengatur semua sendi kehidupan manusia. Agama perlu diajarkan sedini mungkin. 

Dalam Islam, sejak dalam kandungan sebaiknya emak selalu mendidik anak dalam rahimnya. Caranya? Tentu dengan beribadah. Anak akan mendengar setiap bacaan Al Qur'an sang emak, dan akan juga merasakan bagaimana posisi-posisi emak ketika shalat. Dalam kandungan pun anak dibiasakan untuk terus diajak berkomunikasi dengan baik.

2. Menghargai perilaku anak 

Anak usia dini sangat wajar melakukan kesalahan. Karena perkembangan motoriknya masih dalam perkembangan. Jadi, ketika anak melakukan sesuatu yang baik, sekecil apapun, sebaiknya dihargai. Diberi apresiasi. Hanya dengan memuji sang anak, anak akan besar hatinya dan tumbuh rasa percaya diri.

Lihatlah anakmu Mak, usia 2 tahun bisa memakai sepatu atau sandal sendiri tanpa terbalik adalah sebuah prestasi. Lihat kanan kiri temannya, masih banyak yang suka terbalik memakai sandalnya.

Atau lihatlah ketika si kecil usia 4 tahun mengambilkan adiknya minum. Di luar sana, masih banyak rekan sebayanya yang masih merengek minta ambilkan minum. Jadi, jangan lupa untuk mengapresiasi setiap kebaikannya ya..


3. Memahami sifat dan karakter anak

Antara si sulung dan bungsu tentu memiliki sifat yang berbeda. Bahkan anak kembar pun terkadang ingin diperlakukan dengan berbeda. Artinya, jangan pernah membandingkan anak dengan teman atau saudaranya. Apalagi membandingkan anak dengan dirinya. 

Kadang kita tak sengaja membandingkan anak dengan dirinya sendiri. Contoh, "Dulu kamu penurut sekali sama mama, sekarang kamu nakal!" 
Membandingkan anak dengan orang lain ataupun dirinya bukan membuka kesadaran anak usia dini. Namun memberinya rasa bahwa emak tidak menerima ia apa adanya. Rejected. 

4. Memanfaatkan momen bersama anak

Anak usia dini ingin selalu bersama orangtuanya. Karena anak usia dini merasa orangtua adalah dunianya. Jangan pernah bosan diikuti melulu oleh anak kita. Suatu hari emak akan merindukan selalu diikuti oleh si kecil ketika ia sudah memiliki dunianya sendiri.

Bagi orangtua yang bekerja, manfaatkan akhir pekan untuk membawa anak ke taman atau berkegiatan bersama. Hal ini akan membuat bonding antara anak dan orangtua semakin dekat.


5. Luangkan waktu untuk mendidik

Meskipun anak sudah masuk usia playgroup atau TK bukan berarti emak menyerahkan seluruh pendidikan anak di sekolah. Sekolah hanya lah sarana anak belajar. Belajar yang utama adalah di rumah bersama orangtuanya. 

Mendidik anak juga tidak mesti berdiri di depan seperti guru dalam kelas. Emak bisa menyelipkan pesan moral ketika membacakan anak sebuah buku, atau memberikan pengajaran ketika sedang story telling sebelum mereka tidur. 

Anak usia dini sangat suka terhadap cerita. Mereka lebih mudah menerima pengajaran melalui sebuah cerita seru dibandingkan dengan nasehat satu dua kalimat.


6. Mengajarkan sikap disiplin

Disipilin diajarkan sedini mungkin. Sebagaimana kita lihat di negara maju seperti Jepang. Anak-anak diajarkan untuk hidup disiplin. Salah satu cara adalah mengajar anak untuk antri. Mengajari anak antri bukan sekedar melalui kata-kata kita saja. Tapi juga action alias perbuatan kita. Ketika kita bicara antri, jangan pernah memotong antrian ketika sedang beli sarapan di pagi hari, minta didahulukan padahal datangnya belakangan. Jangan pula menerobos lampu merah karena anak akan ingat bahwa emak melanggar peraturan. 


7. Memberikan tauladan yang baik

"Hei kamu buang sampah pada tempatnya ya.." pesan emak pada anaknya. Namun di lain kesempatan si emak suka buang sampah di pinggir jalan, lengkap dengan spanduk bertuliskan "yang buang sampah di sini, miskin 7 turunan"

Tentu kontradiksi dengan apa yang emak ajarkan. Atau ketika emak ngomong "shalat kamu sana.." sementara emaknya gak shalat. Anak usia dini lebih suka melihat apa yang kita lakukan daripada apa yang kita katakan. Makanya anak yang terbiasa melihat emaknya shalat, di usia 2 tahun akan suka memperagakan sujud ketika emaknya shalat atau ketika mendengar azan berkumandang.


8. Meningkatkan efektivitas dengan berkomunikasi

Ada tipe orangtua yang pendiam. Namun ketika memiliki anak, kita tidak bisa diam ketika berkumpul dengan mereka. Ajak anak untuk selalu berbicara. Hal ini akan membuat anak tidak enggan menceritakan semua cerita yang dialaminya tanpa merasa takut.

Hal ini menjadi nilai lebih karena anak menjadikan kita sebagai teman terpercayanya. Sehingga suatu saat anak tidak akan mencari orang lain untuk bertanya sesuatu yang sifatnya sensitif apalagi mencari sumber jawaban yang tak terpercaya.


9. Sabar dan ikhlas

Tidak ada anak umur 2 tahun yang tidak menumpahkan air. Bahkan hingga umur 6 tahun kita akan sering menemukan air yang bercecer di sekitar tempat minum. Yang kita lakukan hanya mengingatkan anak untuk mengelap air yang tumpah. Intinya adalah tanggung jawab.

Tidak usah marah berlebihan. Sabarlah dalam mendidiknya. Kita tak pernah tahu bagaimana saat kita tua nanti. Emak yang sabar saja belum tentu akan diperlakukan dengan baik oleh anaknya. Apalagi emak yang dalam ingatannya adalah emak yang garang.

10. Mengajarkan anak untuk aktif berdiskusi

Diskusi menjadikan anak sebagai problem solver. Dimulai dari hal yang ringan. Misalnya, ketika langit mulai gelap kita ajak anak untuk berpikir dengan bertanya 
"Hari sudah gelap, berarti hujan sudah mau turun ya.. pakaian sudah diangkat belum ya?"

Maka anak akan memeriksa pakaian di luar. "Belum ma.." katanya. Lalu ajak anak untuk bekerja sama "yuk kita angkat pakaian bersama ya.."

Di lain kesempatan ajak pula untuk memberi ide ringan misalnya "Besok enaknya masak apa ya?" 

Atau "nanti beli kado apa ya cocoknya buat temen kamu yang besok ulang tahun?" 

11. Orang tua harus menjadi idola anaknya

Menjadi idola anak susah-susah gampang. Di usia pra sekolah tidak usah tanya, engkau adalah dunia anakmu Mak! Apapun yang engkau katakan ia akan percaya. Makanya hati-hati ketika berbicara di depannya. 

Nanti di usia sekolah, ia akan mulai berkata "kata Bu guru, gak begitu ma.." 
Idolanya bergeser ke ibu guru.

Ketika lebih besar lagi, ia akan percaya pada apa yang temannya ucapkan. Maka cara menjadi idola anak pertama sekali adalah menjadi jujur dan tepat janji. Anak yang tidak pernah dibohongi akan selalu percaya pada semua kata-kata orangtuanya. 

Selain itu, selalu jadi superhero untuknya ketika ia mengalami kesulitan. Maka ketika kita selalu ada, tentu akan dicintai dan diidolakan oleh anak kita. Sssst, ayah! Ini caranya agar dicintai anak!

12. Mengajarkan sikap hormat

Gak jarang, baca berita atau nonton di tivi, guru yang dipidanakan. Bahkan beberapa ada yang tak segan memukul gurunya. Bisa jadi orangtuanya lupa mengajarkan sikap hormat kepada orang yang lebih tua. 

Jangan sampai terjadi, ketika guru pun dilawan nanti di masa yang akan datang, ia pun akan melawan pula pada orangtuanya.


13. Buang kebiasaan menggunakan kata "jangan"

Bukan saya melarang penggunaan kata jangan. Pada anak usia dini, kata jangan itu belum begitu dipahami artinya. Seringnya mereka tidak merespon kata "jangan". Karena mereka belum sepenuhnya mengerti apa itu jangan.

Di usia lebih dari 6 tahun, sudah bisa dipahami. Maka ketika kita memberi instruksi pada anak usia 2 tahun yang bermain air di kamar mandi, bukan mengatakan "jangan main air..." Tapi katakan saja "yuk keluar dari kamar mandi.."


14. Jangan selalu menuruti semua keinginan anak

Anak usia 2 tahun mulai pandai menunjuk ini dan itu. Apalagi ketika usia sekolah di paud. Anak terkadang minta dibelikan mainan tanpa peduli mainan itu baik atau cocok untuknya. 

Anak sedini mungkin harus tau bahwa apa yang dimintanya adalah kebutuhannya. Bukan sekedar keinginan. Ini akan membentuk kepribadian anak yang cermat dan hemat. Anak juga terhindar dari manja karena selalu mendapat apa yang ia inginkan.


15. mengajarkan anak untuk memilih pergaulan yang baik.

Jangan larang anak untuk bergaul. Namun ajari caranya bagaimana memilih pergaulan yang benar. Anak usia dini suka bersosialisasi. Mereka senang mendapat teman baru. Namun ada beberapa yang sering dikhawatirkan oleh emak. Misalnya ketika anak pulang, ia mendapat kosa kata baru yang terlarang. 

Ajari anak untuk bersikap, apa yang harus dilakukan ketika temannya melakukan kesalahan. Apabila anak sejak dini pandai mengkoreksi perlakuan teman, mudah-mudahan anak terhindar dari perundungan atau bully. Selain itu anak juga pandai menjaga diri.


Demikian 15 cara mendidik anak usia dini. Tentu berbeda dengan mendidik anak yang usianya lebih matang. Kalau kamu Mak, bagaimana mendidik balita atau anak usia dini di rumahmu?

Total Pageviews