melatih anak hidup sederhana



Bulan Ramadhan bisa menjadi titik awal mengajarkan anak hidup sederhana.

Kenapa sih harus hidup sederhana?
Karena anak kita tidak perlu belajar untuk bisa hidup mewah namun untuk bisa hidup sederhana,  perlu banyak latihan.

Emak punya beberapa tips nih untuk melatih dan mengajari anak untuk hidup sederhana.

Yuk check this out..


☆ menabung

Di bulan puasa Ramadhan, anak kan menjadi tidak jajan. Ini bisa dimanfaatkan agar uang yang dipegangnya masuk ke dalam tabungan.

Ceritakan pada anak, apa guna menabung dan berhemat. 
Ceritakan suasana yang tidak pernah kita duga yang akan terjadi pada kita di masa mendatang. 

☆ bedakan keinginan dan kebutuhan

Ajari anak kita untuk mengenal,  mana keinginan mana kebutuhan.

Pernah si sulung bercerita, 
"Ma, si Xx sudah punya hand phone loh.."
"Trus?" Tanyaku sambil membaca keinginan si sulung ingin memiliki handphone juga.
"Kakak mau, boleh?" Tanya nya. 
"Sebut kan satu kepentingan/fungsi kamu punya handphone!"

Ia pun menggeleng,  case closed.

Akhirnya setiap ia ingin sesuatu, ia bisa menjelaskan bahwa barang itu memang kebutuhannya,  bukan Sekedar keinginan. 

☆ mengenal substitusi

Selama bulan puasa pun kita bisa mengajari mereka untuk mengenal substitusi dari sebuah keinginan anak.

Misalnya, anak pengen berbuka dengan ayam goreng, nah kita kebetulan sudah stok ikan.

Kita sampaikan padanya,  hari ini adalah rezeki kita makan ikan. mungkin esok atau lusa kita dapat menikmatinya. 

di lain kasus, misalnya saat anak minta dibelikan sepatu baru padahal sepatu nya masih baik-baik saja, kita bisa menambahkan beberapa ornamen pada sepatunya bersama dengan anak membuat make over sepatu liat contoh di youtube.

Katakan padanya, di luar sana, betapa banyak anak yang ingin sepatu tapi tidak bisa memiliki nya. 

☆ berjuang untuk mendapatkan sesuatu

Saat anak punya list keinginan yang cukup mahal, beri ia challenge. 

Katakan, bahwa di dunia ini tidak semua yang kita inginkan bisa kita dapatkan.

Setidaknya,  berjuang dulu untuk memiliki nya. 

Misal, si kecil mau sepeda. 
Ia harus mengumpulkan setidaknya 30 buah bintang.

Bintang bisa ia dapatkan bila ia melakukan kebaikan/prestasi atau pun melakukan sesuatu yang menurut kita membantu.

Jelas kan mekanisme challenge yang kita buat untuk anak kita.


☆  Belajar empati 

Nah, poin terakhir adalah mengajari si kecil untuk berempati. 

Kita bisa memberi video tentang keadaan menyakitkan di belahan dunia lainnya.

Atau kita ceritakan bagaimana sulit nya mendapatkan uang dan nafkah.

Mudah-mudahan dengan banyak komunikasi dapat menaikkan rasa empatinya. 


Nah, itu dulu tips dari emak.
Semoga tips ini juga berlaku buat anak-anak lainnya.
♥♥♥♥

10 Comments

  1. Huaaa bener bgt mbak. Dunia nih ujian yaaaa~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biar gak tekejot ya kan anaknya, pas hidupnya gak semulus sekarang.

      Delete
    2. Betul. Kadang emg iyaaa gak boleh di enakin aja gitu ya. Kudu dpt hidup susah jg hihi

      Delete
  2. Betul kak, tpi kebanyakan org skrng gaya aja selangit tpi liat keadaan sebenarnya beda jauh, bnyak saya temui sama kawan2 aja..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anak2 remaja mungkin pengen terlihat eksis bila gayanya selangit. Hehehehe

      Delete
  3. saat ini awak masih bisa bernapas... anak awak belom ngerti duit...
    dikasi orang duit, dikasinya sama awak kwkwkwkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Is.. iya lah kak.

      Anak kami pun Untungnya kalo pun pengen pegang duit, Udah bisa diarahkan kemana mau dipake, hihihi

      Entah beli perlengkapan sekolah, atau kebutuhan dia.
      Jadi lega sikit mamaknya, wkwkk

      Delete
  4. Noted.
    Bekal kalau udah punya anak nanti 😁
    Sayangnya banyak juga ortu yg kalau ada duit membelikan begitu saja hp untuk anaknya bermain game dan nonton YouTube, syedihh akutuh kalau liat begituan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anak jadi kecanduan gadget.
      Nanti dia males sosialisasi

      Delete
  5. Aku terus berusaha utk ngajarin kesederhanaan untuk anakku, tapi temen-temenku malah bilang klo aku pelit, wkwk. Kita nggak tau besok hidup kita itu gimana, jadi anak2 harus dipersiapkan bisa tetap hidup dalam kesederhanaan.

    ReplyDelete