Lo Gue Butuh Tau apa itu SSA
Dari judul di atas, bila kita singkat jadinya LGBT dan SSA. Apa sih beda LGBT dan SSA?

Sebelumnya kita kenalan dulu sama yang mempopulerkan istilah SSA ini. Kalo saya sebut Agung Sugiarto, mungkin temen-temen gak begitu ngeh ya.. tapi kalo disebut kak Sinyo Egie, mungkin beberapa udah familiar. Kak Sinyo adalah founder Peduli Sahabat, yakni yayasan yang bergerak untuk menolong orang-orang yang memiliki hasrat seksual sejenis untuk bisa hidup selayaknya manusia heteroseksual. Tanpa melanggar hukum agama. Selain itu, juga mendampingi mereka yang memang LGBT tapi ingin hijrah ke jalan Allah.
Nah.. perkenalan singkat dengan kak Sinyo udah, sekarang kita ke inti topik yang akan kita bahas..

SSA dan LGBT

Sebelumnya kita paparkan dulu kepanjangan masing-masing ya.
SSA itu kepanjangannya adalah Same Sex Attraction. Atau kalo boleh diterjemahkan secara bebas berarti ketertarikan terhadap sesama jenis.
Nah.. LGBT sendiri adalah akronim dari Lesbian , Gay, Biseksual dan Transgender.
Emang beda ya?
Beda donk!
Laaah.. bedanya?
Secara mudahnya, orang yang SSA belum tentu LGBT, tetapi orang yang LGBT itu SSA.
Hihi jangan pusing.
Yuk kita telaah lagi.
Kita mulai dari pengenalan orientasi seksual ya ..
Secara umum, orientasi seksual itu ada tiga.

  1. Heteroseksual.
  2. Biseksual.
  3. Homoseksual.
Heteroseksual kita sudah tau lah ya.. dan secara normalnya manusia memang tertarik kepada lawan jenisnya.

Biseksual, itu orientasi seksual yang tertarik kepada sesama jenis dan lawan jenis. Artinya, seseorang yang bisa menyukai kedua jenis kelamin. Yakni laki-laki dan perempuan.
Sementara homoseksual adalah orientasi seks yang tertarik kepada sesama jenis.

Selain heteroseksual, kita bisa mengatakan bahwa homoseksual dan biseksual ini adalah SSA.

Sementara, LGBT itu adalah sebuah gerakan, sebuah action yang berarti seseorang itu melakukan aktivitas seksual dengan teman sesama jenisnya.
Secara simpel nya, LGBT itu merasa nyaman dengan SSA yang ia miliki dan merasa itu adalah anugerah dari Allah SWT.
Lalu ia menginginkan hidup dengan haknya secara dasar, yaitu hidup dengan identitas sosialnya dan legalitas LGBT.


Sampai di sini sudah cukup paham? 😊

Nah.. biasanya yang mudah dibantu adalah orang-orang dengan SSA yang belum dan tidak mau bergabung dengan komunitas LGBT.


Apakah seseorang dengan SSA berdosa?
Tentu tidak.
SSA itu ibarat hasrat buruk.
Dalam Islam, Alhamdulillah wa syukurillah kita tidak akan didosai ketika kita punya niatan buruk.
Kita hanya berdosa bila niat kita sudah kita laksanakan menjadi sebuah action nyata.
Misalnya saja pencuri.
Bila masih niat untuk mencuri, tentu belum didosai. Tapi bila kita melaksanakan niat tersebut, barulah jatuh dosa ke atasnya.
Sebagaimana dalam Al Qur'an surat Asy-Syams ayat ke delapan (91:8)

Maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya,

Maksud ayat tersebut, manusia itu diberi dua kemungkinan. Menjadi jahat atau baik. Namun, kita sebagai manusia harus berusaha terus mengikuti Al Qur'an dan Sunnah agar hidayah selalu menyapa dan kita tetap berada di jakanNya.

Orang-orang dengan SSA ini layak kita tolong dan bantu agar hidup sesuai garis ketentuan Allah dan Rasul Nya.

Teman-teman boleh hubungi kak Sinyo melalui Facebook dan Oorth bila ingin mengadakan seminar atau pelatihan atau malah ingin didampingi oleh Peduli Sahabat.


Sekian penjelasan kita kali ini tentang LGBT dan SSA.
Jangan langsung mencap buruk SSA ya..
Mereka butuh ditolong!



32 Comments

  1. Wah, thankyou kak icha. Aku jadi tau istilah SSA. Oh iya, sarannya kalau misal ada penafsiran ayat Alqur'an lebih baik pakai referensi tafsirannya 😅.

    Nice info, keep writing kak icha!!!! 😃

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Atikah.
      InsyaAllah besok2 dilengkapi 😘

      Delete
  2. Terima kasih kak Icha.

    Tapi mau tanya kak. SSA tanpa melanggar norma atau hukum agama. Seandainya SSA itu melakukan hubungan badan dengan sesama jenisnya, apakah itu tidak melanggar norma agama?

    Atau mungkin SSA yang dimaksud adalah merka yang mau bertobat?

    ReplyDelete
    Replies
    1. SSA itu gak berdosa. Yang berdosa kalo dia udah melakukan action nya kak Alfie. Misalnya berhubungan dengan sejenis. Ini jelas berdosa..


      Dan SSA yang bekum pernah menjalin hubungan dengan sejenis banyak kak di sekitar kita. Tinggal kitanya aja yang mau mencoba berdiri di sudut dia, supaya dia gak berkecil hati dan yakin kalo ssa yang dimilikinya adalah ujian baginya. Kalo dia berhasil lewati, InsyaAllah pahala dan surga buatnya . Aamiin

      Delete
    2. aku baru denger ini tentang SSA awal nya aku kira mata kuliah yang da di jurusan ku hehehe. System Security Administration...
      thanks kak

      Delete
  3. Jadi kak, jika misal saya punya SSA tapi saya tidak melakukan perilakunya apakah ini hanya dianggap punya hasrat buruk kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagi psikolog yang biasa menangani ssa kak, ini disebut ujian dari Allah.
      Sama halnya kayak kleptomania.
      Ini juga ujian sebenarnya. Kalo dia gak lakukan, hanya ada di pikirannya aja, dia gak dosa kak.

      Delete
  4. Nice share kak. Attraction and action are two different meaning but infact klo dari arti katanya sama2 ada aksi didallamnya. Kalau memang pengertian attraction disini masih tanpa aksi which mean only a feeling, both of them are totally different.

    Rasa tertarik itu memang tdk dapat dibendung oleh hati. Krn memang even if he is a prophet he cant do anything with what inside of his heart. Karena yg membolak balikkan hati itu adalah tugasnya Allah sang pemilik hati.

    Akal yg diberikan oleh Allah ke manusialah yang dapat membedakan yg haq dan yg bathil. Akal ini jugalah yg mnjadi penentu beda satu manusia dengan manusia yg lain. Semoga, semua yg memiliki kecenderungan SSA, tadi bisa segera menndapaatkan edukasi yg baik dan benar sesuai kaidah yg semesta ajarkan pada manusia. Aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin..
      Terimakasih buat komennya kak.

      Ini memang tergantung si ssa datang ke siapa kak. Kalo ke psikolog yang pro LGBT, dia akan jadi LGBT beneran.
      Tapi kalo dia Dateng ke psikolog yang memang mau membantu bagaimana mengendalikan ssa yg dia miliki agar tidak terjadi ke action, tentu insyaInsya dia selamat kak .

      Delete
  5. Oh.. Baru tau ada istilah SSA.. Tqu kak informasinya..

    ReplyDelete
  6. sama.. saya juga baru tau ada istila SSA ini...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak..
      Untuk membedakan antara LGBT dengan penyuka sesama tapi masih berjuang fIllah..

      Delete
  7. Wahh terimekasi buat tulisan yang penuh manfaat kak

    ReplyDelete
  8. Berarti SSA itu masih hasrat ya mbak?

    ReplyDelete
  9. Angkat topi deh,
    Sukaaak sama ulasannya

    ReplyDelete
  10. Okeh besok2 blogger sumut panggil kak sinyo lah ahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh kak Des..
      Cuma disediakantransportasi dan akomodasi . Eh sekalian konsumsi 😊

      Delete
  11. Baru tau soal SSA. Sepertinya ada pembahasan lebih luas lagi tentang ini ya kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada kak..
      Cara menangani ssa dan mendampingi mereka .. 😊

      Delete
  12. Join blogger sumut,, jadi bener2 nambah ilmu ,,

    ReplyDelete
  13. SSA klo gk diobati ..lama2 bisa jd penyakit ya.. mungkin bisa ditambahin kak.ciri2 SSA tu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung lingkungan, masa kecil, dan didikan keluarga serta self esteem dia zik..


      Kalo ciri2 fisik, SSA cewek g terlalu kelihatan..

      Delete
  14. setahun yang lalu saya pernah ikut kajian SSA , tapi menurut saya SSA itu harus di tangani dengan baik oleh negara , kaum luth dahulu rata dengan tanah karena SSA, semoga menjadi hikmah .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kak Emmy, kaum luth itu Udah LGBT. Bukan ssa lagi.
      Banyak ssa yang fight biar tetep di jalur yang ditetapkan agama kak.

      Dan ssa belum didosai. Karena itu semacam hasrat saja, belum ada aCtion.
      Sama kayak kita tertarik ke lelaki, asal gak pacaran kan gak dosa..
      cukup disimpan dalam hati dan bermohon agar tidak menjadi tindakan.

      Delete