Oven Kompor VS Oven Listrik
Selama ini, Emak kalo baking selalu pake oven listrik. Ukurannya sedang, umurnya juga sudah lumayan. Belasan tahun. Hehe karena dulu Emak minta dibelikan Paksu saat si sulung masih usia 3 tahun Tapi sudah punya 2 adik.
Saat itu, punya oven adalah hiburan kala jenuh di rumah terus dengan 2 toddler dan 1 bayi. Kebayang saat itu betapa jarangnya Emak ketemu matahari. Wkwkwk.
Namun setelah 2 bulan lebih menjalani bisnis Pizzy, Emak berganti ke oven kompor alias oven tangkring. Jujur saja alasan utama ya tentu saja pengaruh kepada HPP alias harga pokok penjualan.
Tadinya, listrik di rumah kami tidak sampai 100ribu perbulan. Karena produksi Pizzy Senin hingga Sabtu akhirnya listrik lebih cepat berbunyi. Sadarnya tidak di bulan pertama produksi, tapi memasuki bulan ke 3 dikarenakan kami beli token di awal 2025 saat promo dan belum ada mengisi kembali hingga 30 Desember 2025.
Karena paksu sudah mulai warning, Emak membeli oven tangkring ukuran sedang. Karena loyang di rumah ukuran sedang. Kalo beli oven yang besar, takut pengeluaran deh beli loyang kembali. 😁
Pertama pakai oven tangkring gimana, Mak? Ya ekstra menjaga Mak. Khawatir gosong karena belum nemu berapa menit untuk memanggang Pizzy secara sempurna. Akhirnya setelah learning by doing lancar juga penggunaan oven kompor.
Kelebihan Oven Kompor
Bagaimana pun setiap benda punya kelebihan maupun kekurangan. Kuy lah kita bahas agar bisa menentukan sebaiknya pakai oven yang mana.
1. Hemat biaya
Sudah pasti oven tangkring hemat biaya karena mengandalkan kompor gas alias elpiji. Sementara oven listrik biasanya berada pada 500 watt ke atas.
2. Harga lebih murah
Umumnya harga oven kompor lebih murah dibanding oven listrik. Oven listrik ukuran kecil dengan kualitas baik biasanya harganya di atas 400K. Sementara oven kompor kualitas baik harganya tidak sampai 300K.
3. Perawatan minimal
Oven kompor alias tangkring tidak butuh perawatan ekstra. Cukup di lap saja seteah digunakan. Tidak ada kekhawatiran bila terkena air dan takut rusak.
Kekurangan Oven Kompor
1. Tidak banyak fitur
Fitur lengkap yang ada di oven listrik seperti timer, suhu pasti, dan penggunaan api atas bawah tidak ada di oven tangkring. Akhirnya kita butuh pengawasan ekstra pada oven kompor.
2. Panas tidak merata
Tentu saja panas di tingkat pertama dan kedua tidak sama karena panasnya tidak merata dan juga tidak konsisten. Sementara pada oven listrik panasnya alias suhu oven lebih merata dan konsisten.
3. Butuh kerja ekstra
Butuh kerja ekstra pada oven kompor karena butuh memindahkan panggangan ke atas dan ke bawah. Butuh pengawasan ekstra agar adonan kita juga tidak gosong.
4. Memanggang lebih lama
Tips memanggang pada oven kompor
1. Gunakan api kecil
Jangan gunakan api besar, khawatir adonan hanya kering di luar tapi masih mentah di dalam.
2. Panaskan dahulu sebelum digunakan
Sebelum memasukkan adonan untuk pertama kali, panaskan dulu oven hingga memiliki panas di atas 150 derajat.
3. Lakukan rolling rak
Maksudnya bila memanggang langsung dalam 3 rak, pindahkan adonan di rak pertama ke atas dan adonan di rak atas ke bawah. Agar matangnya sempurna. Bisa pula balik adonan depan ke belakang dan adonan belakang ke depan.
4. Gunakan timer
Timer terpisah is a must. Apalagi kalo kita melakukan pemanggangan sambil mengerjakan adonan lain. Perhatikan secara seksama berapa menit yang diperlukan untuk memanggang adonan secara sempurna.
5. Jangan terlalu sering buka tutup oven
Membuka tutup oven kompor sering membuat suhu turun secara drastis. Hal ini membuat adonan tidak merata matangnya.
Nah setelah membaca artikel ini menurut kamu Mak mana yang lebih kamu pilih, oven atau oven listrik?

Posting Komentar untuk "Oven Kompor VS Oven Listrik "
Jangan diisi link hidup ya kawan-kawan ☺️