Langsung ke konten utama

tanda si kecil siap bersekolah

Foto 2 tahun lalu di hari pertama masuk sekolah


Apa kabar mak?
Wah..liburan telah usai, hari-hari ke sekolah dimulai kembali.
Buat emak yang punya anak usia sekolah, akan disibukkan dengan pagi menyiapkan anak ke sekolah. Mulai dari bangunin, bikin sarapan, nyiapin bekal hingga jadi tim hore-hore biar si anak sigap ke sekolah.


Nah, untuk emak yang punya balita,  terkadang bingung Kira-kira usia berapa sih anak kita layak untuk masuk dunia sekolah?  Beda anak beda pula tandanya ya mak. Gimana sih taunya kalo anak kita ternyata sudah siap untuk ke sekolah?


Untuk sulung saya sendiri, di usia 3 tahun 2 bulan, sudah punya 2 adik. Dikarenakan anak perempuan pun terlihat lebih mandiri dibanding anak lelaki pada umumnya, maka ia pun lebih dulu menunjukkan sinyal-sinyal ingin berangkat ke sekolah.

Apa saja sih mak tanda si kecil siap sekolah, yuk kita bahas satu-satu ya..

● si kecil minta sekolah

Untuk tanda yang satu ini, Tampaknya mudah sekali ya mak. Si kecil merasa siap dan antusias untuk memasuki dunia sekolah. Rasa-rasanya kalo si  kecil sudah minta ke sekolah, emak di rumah gak akan pusing untuk mereka-reka apakah anak sudah siap ke sekolah? 


Biasanya dengan mintanya si kecil ke sekolah diikuti dengan  minta dibelikannya peralatan sekolah.  Apakah tas, pensil,  buku atau alat mewarnai. Meskipun sebenarnya ketika ia masuk dunia sekolah, ia belum lagi diperintahkan untuk melakukan calistung.  Hehehe

Persis seperti si sulung. Ia sudah tahu minta dibelikan crayon dan juga kertas origami. Minta sekolah di umur 3 tahun dan bersemangat untuk bangun pagi. Asyiknya, di usia tersebut ketika masuk playgroup, sekolahnya sesuai harapan saya, tidak ada calistung (baca, tulis, hitung) kecuali pengenalan melalui lagu dan juga lebih banyak pelajaran kemandirian. 


● Sudah mandiri

Si kecil menunjukkan tanda-tanda kemandirian misalnya, ia sudah lulus toilet training. Contoh lain, ia sudah bisa mengutarakan kebutuhan dan juga kemauannya. Di saat haus sudah dengan baik berbicara minta diambilkan minum, saat ingin mengajak emak menemani atau membuatkan gambar ia sudah bisa berkomunikasi dengan cakap dan komunikan (orang yang diajak berbicara) juga mengerti.


● sudah tertarik dunia sekolah 

Si kecil suka sekali menghitung meskipun kita tak pernah memaksanya berhitung atau si kecil suka menulis beberapa abjad di kertas bekas presentasi kerja ayahnya. Atau bisa juga, si kecil tiba-tiba suka berperan menjadi "guru" dan menyuruh si adik atau anak seusianya untuk menjadi muridnya. 

Itu tandanya si kecil sudah siap ke sekolah meskipun ia tak minta. Terkadang ada anak yang secara eksplisit menyampaikan secara gamblang "Ma,  aku mau sekolah".
Namun ada juga anak yang tak meminta secara langsung keinginannya.  Entah karena ia takut ditolak atau karena si emak tak pernah menawarkan. 


● Usia sudah mencukupi

Ada anak yang usia 3 atau 4 tahun terlihat sangat cakap untuk masuk sekolah. Namun, ada pula anak yang sudah berusia 5 hingga 6 belum tertarik untuk pergi sekolah.

Nah,  bila anak berusia 5 hingga 6 belum teringin masuk ke tk/paud, sepertinya kita yang harus lebih dulu menawarkan si kecil.  Bila ia tidak ingin bersekolah di sekolah umum, boleh juga menawarkan kurikulum home schooling buatnya. 

Demikian 4 tanda si kecil siap untuk ke sekolah, namun yang perlu diingat oleh orangtua agar tidak memaksa anak yang berusia 3 atau 4 untuk buru-buru ke sekolah apabila ia belum siap. 

Ada beberapa catatan untuk anak usia 3 atau 4  bila mulai sekolah.

▪ Tidak memaksanya ke sekolah bila di suatu hari anak tidak mood sekolah. Karena anak usia tersebut, di sekolah memang untuk bersenang dan bermain. 

▪Tidak ada calistung. Perhatikan pula sekolahnya. Jangan sampai memaksa anak usia paud untuk belajar calistung.

▪Tidak mengikutkan anak tk/paud les membaca. Terkadang sekolah sudah pada pattern yang benar yaitu tidak memuat kurikulum calistung. Namun orangtua terkadang malah mengikutkan si kecil les calistung.

▪ Bila anak sudah masuk paud di usia 3, kemudian tahun depan ingin berhenti sekolah, biarkan saja. Mungkin ada kejenuhan.  Hal ini normal kok, nanti di usia yang lebih matang ia akan minta sekolah kembali.


Demikian mak, beberapa tanda anak siap ke sekolah beserta beberapa hal yang menjadi perhatian bila anak sekolah di usia cenderung muda.
Ssst,  emak nya udah siap belum jadi tim hore-hore si kecil? Hehe, semoga bermanfaat..

Komentar

bundasugi mengatakan…
Biasanya kalau ada anak-anak yang berangkat sekolah atau kebetulan lewat depan sekolah, maka akan ngelihat terus ....
Dan di rumah akan bersikap seolah2 akan berangkat sekolah, bawa2 tas yang diisi buku, dsb. hehe ... lucu ya bund
Elsa Hayanin Lubis mengatakan…
Emaknya sedih gak tuh kak ditinggal anaknya? Wkwk
Tika Samosir mengatakan…
Tapi pertama sekali anak sekolah pasti seru banget yaa. Mengantar dan kadang menunggu di sekolahan bikin senang. yang penting anak tahu sekolah itu bagaimana ya.
donasaurus mengatakan…
Saya setuju kita harus memperhatikan kesiapan anak untuk sekolah secara formal.Bersekolah terlalu cepat bikin anak bisen juga.Apalagi kalau suasana di sekolah gak kondusif untuk belajar sambil bermain.
Dyah Ummu AuRa mengatakan…
nice info nih kak.. terutama buat ibu muda yang sedang galau mencari jawaban kapan waktu yang pas buat nyekolahin anaknya.
www.umidah.com mengatakan…
Iya Mak sesuatu yg perlu di ingatkanb buat para emak neh, bahwa kesiapan mental anak untuk bersekolah itu penting yac. Kesiapan anak untuk bisa bersosialisasi dan interaksi serata menerima orang baru (teman dan guru).
Dian Restu Agustina mengatakan…
Anak sulung mulai sekokah PAUD saat saya hamil si bungsu...huhuhu, mual hebat pula. Jadi yang enggak siap sayanya hahaha
Tapi beneran, ada tanda kalau anak siap sekolah ya mbak dan lebih baik kita tidak memaksa
Selvijua31 mengatakan…
Jadi inget anakku yang pertama, dia udah 7 tahun tapi sangat terlihat belum siap sekolah ga aku paksain, akhirnya tahun berikutnya barulah dimasukkan sekolah, memang aku juga ga maksain anak untuk sekolah terlalu muda
blogger parenting mengatakan…
Iya.. Dulu pas saya kecil juga suka ikut sepupu yang ke sekolah.
blogger parenting mengatakan…
Hahaha, gak..

Cuma agak sepi sekejap, habis itu rame balik..
blogger parenting mengatakan…
Hihihi iya mba, tapi anak saya semua cuma diantar trus ditinggal.
blogger parenting mengatakan…
Iya mba dona, beberapa anak memang cenderung bosan bila sekolah gak sesuai dengan imajinasinya.
blogger parenting mengatakan…
Iya kak dyah ♡
blogger parenting mengatakan…
Iya mba dian..
blogger parenting mengatakan…
iya mba Selvi. Dipaksa membuat anak juga gak Ikhlas pergi sekolah,
Erfano mengatakan…
Sebagai orangtua memang perlu tahu kesiapan anak dalam sekolah sehingga ke depannya sang anak tidak merasa tertekan dan terbebani untuk sekolah. Orangtua juga perlu memotivasi anak agar bersemangat sekolah, memberi perhatian lebih dengan mengantar, membuatkan sarapan yang sehat,dan hal hal kecil yang membuat anak bersemangat sekolah.

Selamat bersekolah!
Ade UFi mengatakan…
Iya, Mba. Saya juga tidak memaksa anak untuk calistung, lebih baik di masukin les yg sifatnya olahraga atau keterampilan. Macam bola, renang taekondow drpd harus calistung. Ma kasih tipsnya ya, ilmu nih buat saya. ^_^
blogger parenting mengatakan…
Bener mas..
blogger parenting mengatakan…
Iya mba, sama-sama
Nurhilmiyah mengatakan…
Pingin sih menyekolahkan anak pas di usianya yg ke 7 tp pd 6 tahun semua masuk SD nya hehe
Ana Ike mengatakan…
Kemaren anakku masuk paud usia 4 kurang. Tapi memang bilang sama sekolah, nggak boleh kalau fokusnya di calistunh atau membaca, hehe
Pringadi mengatakan…
Anak saya sekarang kelas 2. Dia masuk SD ketika umur 6. Dan setuju banget dengan tanda-tanda anak sudah siap masuk sekolahnya.
April Hamsa mengatakan…
Anakku nih yang blm tertarik buat sekolah haha, makanya yawda meski kanan kiri bilang ntr sekolahnya ketuaan aku selow aja, yg penting anaknya hepi. Setidaknya msh ada setahun ke depan nyiapin dia kalau mau sekolah :D
Ilham Sadli mengatakan…
aku dulu masuk sekolah TK karena poin ke-3. Katanya Ummi, pas kecil dan kebetulan lewat depan sekolahan lalu dengerin anak-anak nyanyi, dan nyampe rumah langsung bisa nyanyi lagu itu
Sefa Yulanda mengatakan…
Anak ku malah kadang ga mau sekolah nih walau usia nya sudah cukup namun memang benar ya anak laki2 itu lbh cendrung manja dan mandiri nya aga lama ketimbang anak perempuan
Annisa mengatakan…
Tugas orang tua nih berarti ga gimana caranya mengenalkan sekolah sebagai sesuatu yang menyenangkan untuk anak. Kalau udah happy pasti siap buat sekolah
Catatan Langkah Pemenang mengatakan…
Artikel menarik. Orang tua harus memperhatikan anak yang sudah siap untuk masuk dunia sekolah. Ternyata kesiapan itu berbeda antara satu anak dengan anak lainnya.
Putriistianaa mengatakan…
Orangtua emang memiliki peran pentibg ya disini, mengajarkan anaknya tentang dunia sekolah tapi tetap bisa menyenangkan buat si anak
LinRaNa Mom mengatakan…
Mnrt awak, min usia 4 thn de anak di sekolahkan.
Tiga tahun masih terlalu kecil, awak kuatir, dan rindu hihihi
blogger parenting mengatakan…
Iya ya kak, biar lebih matang..
malah suka heran kalo ada emak yang ngotot anaknya harus masuk sd di usia 5 tahun..
blogger parenting mengatakan…
Iya mba.. karena anak usia dini masuk sekolah paud hanya untuk "bermain" aja..
blogger parenting mengatakan…
Iya mba bener.. Kalo gak mau sekolah umum juga masih boleh sekolah homeschooling ya..
blogger parenting mengatakan…
Hihihi seru kalo ingat masa kecil ya..
blogger parenting mengatakan…
Iya mba, mungkin karena anak laki lebih banyak kelihatan kepintaran motorik mba..
blogger parenting mengatakan…
iya bun bener..
blogger parenting mengatakan…
Beda emang mas..
blogger parenting mengatakan…
Iya mba, bener
blogger parenting mengatakan…
Hihi tergantung anaknya emang kak..
kadang malah maunya masuk tk umur 5 tahun aja..
jendelamamak mengatakan…
Anak aku udah bilang mau sekolah sejak umur 3 tahun mak.. Tapi aku belum sekolahin. Takutnya baru sehari dia udah nggak mau sekolah lagi, wkwk.. Pengalaman abang dan kakaknya gitu walaupun udah 4 tahun masuk PAUD.
blogger parenting mengatakan…
Kalo si sulung kami tiga tahun sekolah, tahun depan cuti, masuk lagi tk di umur 5.

Tapi yang belum ada cuti si nomer 3. Hehehe
ini tahun ketiga sekolah, masih nampak semangat karena sekolahnya pindah dari sekolah 2 tahun ini..
Paradigma mengatakan…
Sy dlu gk kenal paud sma tk langsung masuk sd usia 5 thn kk.
blogger parenting mengatakan…
Hehehe, gak apa kok kak.
paud dan tk kan cuma perkenalan dunia sekolah..
LinRaNa Mom mengatakan…
Sbnrnya awak pun maunya lima taon. Dua taon tk. Tujuh taon msk sd. Pas itu hmmm
blogger parenting mengatakan…
Iya kak vivi. Apalagi anak cowok kan matangnya beda sama anak cewek ya

Postingan populer dari blog ini

dua garis biru di mata emak-emak

Kali ini bukan mau review film ya mak..

Kali ini cuma mau membahas kontroversi film yang akan beredar tanggal 11 juli 2019 mendatang.
Pas banget pas liburan.

Dilihat dari berbagai trailer film Dua Garis Biru di Internet,  tau lah kita bahwa dua pemeran utama film ini adalah Dara dan Bima.

Biasalah, dua anak muda yang saling jatuh cinta ini digambarkan layaknya orang yang lagi kasmaran.
Namun, keduanya kemudian menyesali karena kehilangan kontrol gaya berpacaran hingga hamil.

Emak, serasa cerita ini begitu familiar di kehidupan kita.
di kehidupan sehari-hari, kita dapati bukan satu dua lagi anak gadis yang tiba-tiba menikah lalu beberapa bulan kemudian sudah menggendong bayi mungil.

Jangankan di kota mak, di pinggiran kabupaten seperti saya saja sudah banyak.
Kadang saya sampe malu melihat anak-anak gadis tersebut yang santai saja keluar rumah dengan perut membesar.
Duhai,  betapa MALU sudah hilang dari masyarakat kita. Yang katanya kita budaya timur, mungkin sudah tak membekas lagi d…

piknik seru di danau siombak

Akhir pekan adalah saat nya bersama keluarga. Menghabiskan waktu yang berkualitas agar suasana dalam keluarga semakin hangat.  Nah, untuk Medan sendiri, Danau Siombak adalah tempat wisata Medan yang sebenarnya bukan "barang baru".

Terletak di Jalan Paya Pasir, Medan Marelan tempat wisata Medan ini sebenarnya sangat mudah dijangkau.  Ikuti saja jalan besar Marelan,  nantinya saat berbelok ke kanan, di sisi kiri akan didapati jalan Paya Pasir lengkap dengan spanduk Danau Siombak. Bila masih belum ketemu, boleh juga klik di Google maps,  Danau Siombak. 

Seperti yang saya katakan, tempat wisata Medan ini sebenarnya bukan barang baru. Danau Siombak sudah terbuka untuk umum sejak bertahun lalu, namun sekarang tampilannya sudah jauh berubah. Yap! Semakin banyak perbaikan di sana-sini yang membuat Danau Siombak layak dikunjungi bersama keluarga. 

Tempat wisata Medan ini, buka setiap hari loh, dari pagi hingga jam 6 sore (Menjelang Maghrib). Menurut Bang Reza,  salah satu petugas pe…

manfaat menulis bagi emak

Hai Mak..
Buat emak yang stay at home, ayo ngaku.. Udah berapa lama kah tidak menulis?
Hihi, palingan emak-emak memegang pulpen saat menandatangani buku anak, atau mengisi form pendaftaran anak masuk sekolah.  Selebihnya,  ahhh hampir tidak pernah ya Mak!
Taukah Mak,  buat emak-emak seperti kita menulis itu memiliki banyak sekali manfaat. Bermanfaat untuk kesehatan Jiwa dan raga loh.. ah lebay.. Swear deh!
Gak percaya?  Yuk kita kupas satu-satu manfaat menulis untuk emak.
1. Menulis agar terorganized
Hidup jadi semakin terorganisir kalo emak menulis. Cobalah emak buat jurnal pengeluaran dan pemasukan bulanan. Bukan hanya menjadi terorganisir, kita pun jadi lebih bijak dalam menentukan pengeluaran yang benar-benar urgent. Mudah-mudahan sih itu bermanfaat untuk memacu kita mendapatkan pemasukan yang lebih besar ya, heheheh.
Selain itu, emak juga bisa membuat daftar belanja bulanan dan juga daftar menu makanan bulanan. Ini penting biar setiap pagi membuka mata, emak gak selalu bertanya-ta…