Langsung ke konten utama

mudahnya membuat sabun mandi sendiri

Setiap Ahad, anak-anak selalu ikut ngaji bareng sepupu dan anak lain sebaya mereka.

Ngaji nya gak melulu materi agama saja, kadang mereka ada kegiatan outdoor. Kadang ngaji di rumah salah satu anggota di lingkaran mereka, kadang pergi refreshing,  kadang juga ada keterampilan.

Seru sih lihatnya. Kelas keterampilan bikin macem2.
Pernah bikin martabak manis, pernah puding,  pernah menggambar di botol bekas yang di recycling menjadi gelas,  dan banyak lagi.

Nah.. semalam mereka ada keterampilan membuat sabun mandi sederhana.

Ehhhhh,  bukan kedua anak gadisnya aja yang antusias. Emaknya juga kepo to the max.

Serius,  dulu pernah lihat film Korea,  si cewek nya bikin sabun sendiri. Selain bentuk nya macem2 juga aroma nya dan campurannya sesuka hati.

Ah.. pengen belajar.
Tapi sayangnya, ketika lihat beberapa bahan yang sulit dieksekusi di Internet,  emak lupa kan saja lah keinginan tersebut.

Akhirnya... Emak senang luar biasa semalam.
Resep nya eh, ingredients bikin sabun juga sederhana sekali.

Yuk ah.. kita eksekusi satu persatu apa aja yang harus disiapkan.

Gambar sabun Kiriman dari tutor anak2




Nah.. Untuk wadah yang dibutuhkan,  emak bisa siapkan:

1. Gelas takar
2. Pengaduk (bahan plastik atau kayu)
3. Timbangan
4. Cetakan sabun
5. Penunjuk suhu (termometer)


Nah..
bahan untuk membuat sabun nya juga mudah.
1. Air 300 gr.
2. NaOH 120 gr. (Beli di toko bahan kimia ya).
3. Minyak sawit 400gr.
4. Minyak kelapa 250 gr.
5. Minyak zaitun 125 gr.

Nah..
kita masuk ke eksekusi bahan ya....


Pertama-tama, masukkan NaOH ke dalam air.
Hati2 ya mak, bahan kimia ini agak keras. Kalau bisa pakai sarung tangan dan jangan dihirup.
Suhu air seketika akan menjadi naik.
Kita tunggu hingga suhu air mencapai 40 derajat ke bawah.

Idealnya 25 derajat.
Setelah itu kita pisahkan terlebar dahulu.

Ambil wadah lain untuk mencampur tiga jenis minyak yang kita butuhkan tadi.
aduk terus hingga merata.

Setelah minyak tercampur sempurna,  suhu air campuran NaOH juga sudah ideal, saat nya men campur kedua bahan sambil terus diaduk.

Aduk terus menerus.
Nahhhh,  bahan tambahan yang bisa kita masukkan adalah pewangi (perfume) dan pewarna.
Pewarnanya beli yang based on komestik ya.
maksudnya yang aman untuk kulit kita.

Pengharum nya juga sesuka kita, kalo mau soft,  masukkan saja 10-20 ml.
Kalo mau harumnya terasa hingga sejam setelah mandi, boleh masukkan 40 ml.


Kalo mau berkreasi juga boleh.
Misalnya gak mau pake pewarna dan pewangi.
maunya pake mawar asli. Atau melati,  atau malah daun bidara.

Boleeeh.
Caranya, air 300 gr tersebut kita ganti dengan air ekstrak dari bahan alami yang kita ingin kan.

Mudah bukan?


Oh iya, ini namanya pembuatan sabun dengan sistem cool.
Kalo di pabrikan memakai sistem hot.

Bedanya,  nanti setelah satu hari sabun mengeras,  sabun kita belum bisa dipakai.
Simpan dulu Selama sebulan ya mak.. Untuk meminimalisir reaksi kimia. Manatau kulit emak agak sensitive.

Sekian mak...
semoga bermanfaat ya..
selamat berkreasi...

Komentar

Hydriani mengatakan…
Mudah ya buatnya mak, jadinya lebih irit ya daripada beli sabun disupermarket karna bisa dapat banyak, cuman koq ya tunggu sebulan mak, gak kelamaan apa ya?
A.Zikria Budiman mengatakan…
sabunnya menyelerakan hahaa efek warna nya ya hahaha kayak.kue volu kak
Paradigma mengatakan…
Teringat waktu sd prakter membuat sabun­čść
chaelliza mengatakan…
Sebulan untuk menunggu efek dari NaOH nya kak id. Takutnya kulit nya sensitive. Kan ada tipe2 kulit yang sensitive dengan bahan kimia.
chaelliza mengatakan…
Iya zik. Hahaha, pas dikirimin gambar ini langsung laparrrr
chaelliza mengatakan…
Kami pas sd bikin sampo. Tapi udah lupa apa aja, karena bahan nya semua sudah disiapkan, heheheh
Bocah Udik mengatakan…
Mudah banget ya kak cara pembuatannya. Mau lah diajarin juga. Bisalah jadi industri rumahan.
Hydriani mengatakan…
Oh begitu ya, mungkin ini bedanya bikin sendiri dibanding buatan pabrik yg banyak bahan kimianya
LinRaNa Mom mengatakan…
awak ikut beli aja la... buatlah mba icha nanti awak beli...
Oem Dilla mengatakan…
Kalo diseriusin bisa jadi enterpreneur si emak
Weni Agustianingsih mengatakan…
Bolehlah kapan-kapan dipraktekin bareng. Selain untuk sendiri, bisa tambahan beli paket.
Chaycya O Simanjuntak mengatakan…
Gampang juga buatnya ya mak. Btw itu NaOH dijual bebas? Setau saya harus ada takarannya baru bisa dibeli.

Oh baru tahu sabun mandi setelah proses pembuatannya harus disimpen dulu sebulan sampai reaksi kimianya hilang. Tulisan bermanfaat banget ini mak. Saya simpen linknya ya. Thankyou.
Ternyata caranya mudah juga, dan saya baru tahu bisa buat sabun sendiri. Kalau lebih ulet dan kreatif lg, sepertinya bisa dijadikan peluang usaha nih
chaelliza mengatakan…
Kalo buatan pabrik juga karena Melalui proses hot, jadi NaOH lebih cepat berproses kak iid.



Hahahah, kak vivi rencana mau bikin sabun bidara, tapi nunggu punya anak yang kemarin di eksekusi dulu, hihihi
chaelliza mengatakan…
Iya kak bisa. Bikin sabun papaya atau sabun temulawak sekalian ya kan kak..
chaelliza mengatakan…
Pengen kak oem, tapi masih nunggu lahiran ini... hihihi

Sementara rajin2 bikin sabun cuci piring dulu
chaelliza mengatakan…
Boleh kak Weni, nanti kita Panggil tutor anak2 ya
chaelliza mengatakan…
Dijual bebas per botol kecil juga ada di toko kimia kak..

Makasih kak chay ♥
chaelliza mengatakan…
Yes kak bener.. Dimulai dari jual ke lingkungan terdekat ya kan...
lrdailyroutine mengatakan…
beararti NaOH nya bakal lebih baik efeknya kalau didiamin sebulanan ya kak e? baru tau awak. Berarti semakin lama dia akan semakin basa gitu ya kan logikanya??? berarti makin basa makin bagus ya kak pH nya buat produk sabun?
Michael "Dije" David mengatakan…
Mudah juga ternyata ya mak.. lain kali kalau nganggur pengen coba :D
Ceritajalan.com mengatakan…
Tengoklah kalo KKM nti buat kelas icha ga bisa ngajarin biar tau aja
Gadis Kecil mengatakan…
Petunjuk suhu nih yang gak ada kak. Wanginya sama kayak yang dijual2 gak?
Yanti Ani mengatakan…
Aduh bagus banget resepnya kakak, pingin coba tapi aku masalahnya kulit sangat sensitif, jarang ganti merek sabun. Trauma
chaelliza mengatakan…
Iya kak iid. Kata tutor nya begitu..
chaelliza mengatakan…
Yuk dicoba.. hehehe
chaelliza mengatakan…
Boleh kak.. Tapi awak masih newbie juga, wkwkwk
chaelliza mengatakan…
Gacil pake termometer utk demam aja, wkwkwkwk Saran dari #emakogahrugi


Harumnya malah bisa kita beli di toko bahan kimia apa aja yang kita suka, atau kita seragamin sama Wangi perfume kita..
chaelliza mengatakan…
Iya ya kak, dicoba aja tunggu sabun nya kira2 sebulan setengah..
fuji astuty mengatakan…
Ya Allah, saya kira ini kue loh emak.... ternyata salah ...
chaelliza mengatakan…
Hihihi.. warna nya menggoda ya..
Nining pujianti mengatakan…
Kok seru ya...konsep ngajinya diselang selingi sama bebiki2n2 produktif gitu keren euyyy....

Btw itu sabun pengen tak gigit saking gemes liat warnanya.
chaelliza mengatakan…
Hahahha, iya kak..
Kayak cake ya kak..

Postingan populer dari blog ini

dua garis biru di mata emak-emak

Kali ini bukan mau review film ya mak..

Kali ini cuma mau membahas kontroversi film yang akan beredar tanggal 11 juli 2019 mendatang.
Pas banget pas liburan.

Dilihat dari berbagai trailer film Dua Garis Biru di Internet,  tau lah kita bahwa dua pemeran utama film ini adalah Dara dan Bima.

Biasalah, dua anak muda yang saling jatuh cinta ini digambarkan layaknya orang yang lagi kasmaran.
Namun, keduanya kemudian menyesali karena kehilangan kontrol gaya berpacaran hingga hamil.

Emak, serasa cerita ini begitu familiar di kehidupan kita.
di kehidupan sehari-hari, kita dapati bukan satu dua lagi anak gadis yang tiba-tiba menikah lalu beberapa bulan kemudian sudah menggendong bayi mungil.

Jangankan di kota mak, di pinggiran kabupaten seperti saya saja sudah banyak.
Kadang saya sampe malu melihat anak-anak gadis tersebut yang santai saja keluar rumah dengan perut membesar.
Duhai,  betapa MALU sudah hilang dari masyarakat kita. Yang katanya kita budaya timur, mungkin sudah tak membekas lagi d…

piknik seru di danau siombak

Akhir pekan adalah saat nya bersama keluarga. Menghabiskan waktu yang berkualitas agar suasana dalam keluarga semakin hangat.  Nah, untuk Medan sendiri, Danau Siombak adalah tempat wisata Medan yang sebenarnya bukan "barang baru".

Terletak di Jalan Paya Pasir, Medan Marelan tempat wisata Medan ini sebenarnya sangat mudah dijangkau.  Ikuti saja jalan besar Marelan,  nantinya saat berbelok ke kanan, di sisi kiri akan didapati jalan Paya Pasir lengkap dengan spanduk Danau Siombak. Bila masih belum ketemu, boleh juga klik di Google maps,  Danau Siombak. 

Seperti yang saya katakan, tempat wisata Medan ini sebenarnya bukan barang baru. Danau Siombak sudah terbuka untuk umum sejak bertahun lalu, namun sekarang tampilannya sudah jauh berubah. Yap! Semakin banyak perbaikan di sana-sini yang membuat Danau Siombak layak dikunjungi bersama keluarga. 

Tempat wisata Medan ini, buka setiap hari loh, dari pagi hingga jam 6 sore (Menjelang Maghrib). Menurut Bang Reza,  salah satu petugas pe…

manfaat menulis bagi emak

Hai Mak..
Buat emak yang stay at home, ayo ngaku.. Udah berapa lama kah tidak menulis?
Hihi, palingan emak-emak memegang pulpen saat menandatangani buku anak, atau mengisi form pendaftaran anak masuk sekolah.  Selebihnya,  ahhh hampir tidak pernah ya Mak!
Taukah Mak,  buat emak-emak seperti kita menulis itu memiliki banyak sekali manfaat. Bermanfaat untuk kesehatan Jiwa dan raga loh.. ah lebay.. Swear deh!
Gak percaya?  Yuk kita kupas satu-satu manfaat menulis untuk emak.
1. Menulis agar terorganized
Hidup jadi semakin terorganisir kalo emak menulis. Cobalah emak buat jurnal pengeluaran dan pemasukan bulanan. Bukan hanya menjadi terorganisir, kita pun jadi lebih bijak dalam menentukan pengeluaran yang benar-benar urgent. Mudah-mudahan sih itu bermanfaat untuk memacu kita mendapatkan pemasukan yang lebih besar ya, heheheh.
Selain itu, emak juga bisa membuat daftar belanja bulanan dan juga daftar menu makanan bulanan. Ini penting biar setiap pagi membuka mata, emak gak selalu bertanya-ta…