Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kesehatan Mental Orang Indonesia

Kesehatan Mental Orang Indonesia


Beberapa waktu lalu rame banget reels ataupun vt jokes tentang kondisi orang Indonesia di akhirat nanti. Saat ditimbang pahala dan dosa, orang Indonesia yang tadinya mau dimasukkan neraka kemudian dimasukkan ke syurga karena status WNI. Status sebagai WNI ini dinilai adalah orang yang sering didzalimi pemerintah sehingga dengan beban di dunia bisa membuat yang dosanya banyak pun bisa selamat. Intinya masuk syurga jalur didzalimi pemerintah. Lucu kedengarannya.

Tapi.. Sedang tren Emak liat psikolog ataupun psikiater yang dapet pasien seseorang yang  mengaku stress hidup di Indonesia karena belakangan ini ngeliat tingkah pemerintah yang bikin naik darah. 

Apalagi dalam menangani bencana Sumatera. Baik Aceh,  Sumut dan Sumbar. Ada aja gebrakannya. Mulai donasi harus laporan, donasi dibilang Si Paling Aceh maupun kekeuhnya pemerintah tak mau menetapkan status Bencana Sumatera sebagai Bencana Nasional padahal mereka lambat menangani membuat banyak rakyat stress dengan segala intrik ini. 

Mhhh dengan segala drama yang selalu tersaji (lebih banyak di-up di Medsos dibanding di media eletronik seperti TV) ada beberapa hal yang sebenarnya harus kita lakukan agar kondisi mental sebagai rakyat tetap terjaga.

Menjaga Kesehatan Mental Sebagai Rakyat Indonesia: 

1. Batasi konsumsi berita dan medsos

Pilah dan pilih sendiri mana yang sebaiknya kita konsumsi karena over scrolling isu negatif dari pemerintah akan mempengaruhi mood kita. Kemudian masuk lebih dalam lagi dalam mempengaruhi kondisi emosional kita. Barulah kemudian menuju ke mental kita. 

Alhamdulillah belakangan ini Emak sibuk sehingga jarang buka medsos dan mengikuti apa yang sedang happening. 

2.  Jaga Kesehatan Fisik 

Mulai dari olahraga makan makanan yang bergizi dan juga istirahat yang teratur. Kenapa kesehatan fisik harua dijaga?

Masih inget dooonk dengan Mens sana in corpore sano? 

Iya kira-kira kesehatan fisik adalah kontribusinya ke kesehatan mental. 

3. Lakukan Aktivitas Fisik 

Jangan cuma rebahan sambil doomscrolling berlebihan apalagi terkait kebijakan pemerintah yang kadang bikin emosi. Lakukan aktivitas fisik agar berimbang. Boleh juga lakukan hobi lama yang sudah tak terasa kita tinggalkan.

4. Ngobrol dengan support system

Jangan lupa untuk ngobrol dengan orang yang  terdekat yang menjadi bagian support system kita. 

Mengalirkan emosi atau release emosi menjadi penting karena membuat kita lebih relax Mak. Otot pun tidak tegang lagi.

5. Mendekat Ke Allah

Selain tingkatkan ibadah, banyak lah bergantung dan membiarkan semuanya kita terima dengan lapang dada. 

Menjadi bagian dari NKRI anggaplah sebagai takdir terbaik meski kadang membuat emosi kita bergejolak.



blogger parenting
blogger parenting Emak anak 5. belajar terus jadi istri dan emak yang baik..

5 komentar untuk "Kesehatan Mental Orang Indonesia"

  1. Relate dengan poin nomor satu 🥲 saking banyaknya isu-isu yang beredar saat ini terutama tentang sikap dan pernyataan pemerintah, kerap bikin habis energi

    BalasHapus
  2. Banyak orang Indonesia yang sebenarnya lelah secara mental, tapi memilih diam karena takut dicap lemah atau dianggap kurang bersyukur. Mudah-mudahan warga indonesia khususnya bisa lebih peka pada diri sendiri dan sekitar. Semoga semakin banyak orang berani peduli pada kesehatan mentalnya sendiri.

    BalasHapus
  3. Iya ya kalau dipikir pikir kita tuh Suka stress dengan kondisi negeri sendiri. Selain kejadian bencana alam, adanya kesulitan lapangan kerja kebutuhan ekonomi makin meningkat membuat banyak warga negara Indonesia stress. Mikir gimana ke depannya bisa bertahan hidup.. alhasil pasrah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT yg penting

    BalasHapus
  4. Orang Indonesia saking banyak pahalanya mungkin gak perlu dihisab lg ya, Cha, hihi.. gitu jg yg dibilang TikToker2 itu. Kami di barisan Guru dan Dosen khususnya dosen2 Kemdiktisaintek lebih buanyak lg pahalanya. 5 tahun tukin kami (2020-2024) tidak dibayarkan menteri sebelumnya, krn memang dia lalai, tidak dianggarkannya. Padahal ASN lain dpt tukin, dosen Kemenag malah dicicil rapelan tukinnya. Trus dikemanain tuh ya uang2 yg seharusnya jd milik kami?

    BalasHapus
  5. Tapiii, menurut survey, Indonesia negara paling bahagia tuh Kak, yang bikin Presiden terharu huhuhuhu
    Hadeh, siapa juga yang disurvey itu ya, ada-ada aja..
    Apapun itu, semangat jadi WNI kita, yuk jaga kesehatan mental agar kuat menghadapi semua!!

    BalasHapus

Jangan diisi link hidup ya kawan-kawan ☺️