Mudahnya Membuat Kartu Anggota Perpustakaan
Perpustakaan Daerah Sumatera Utara

Hari Ahad adalah hari bersama keluarga.  Anak-anak suka diajak keluar bila weekend telah tiba. Mungkin karena satu pekan telah letih menghabiskan hari belajar di sekolah.

Weekend kami pergi ke perpustakaan.  Perpustakaan daerah yang terdekat tentu saja perpustakaan daerah Sumatera Utara. Lokasinya terletak di Jalan Bridgend Katamso Kota Medan. Meskipun jauh dari rumah, namun anak-anak sangat antusias untuk menghabiskan waktu membaca di sana.

Kali ini saya berjanji kepada anak-anak untuk meminjam buku sepulang dari perpustakaan. Biasanya kami memang hanya meminjam untuk di baca di tempat. Dulunya,  memang setau saya mempunyai kartu anggota perpustakaan tidaklah mudah. Bahkan kakak saya sampai harus meminta surat keterangan dari kepling (kepala lingkungan) tempat ia tinggal.

Daftar membuat kartu anggota di sini

Begitu kita masuk ke dalam, kita akan menemukan meja informasi di sebelah kiri. Di sini lah kita bisa mendaftar membuat kartu anggota. Syaratnya apa? Cuma KTP. Bagi anak sekolah boleh memakai kartu pelajar.  

Setelah menyampaikan maksud membuat kartu anggota,  saya pun diarahkan untuk mengisi data secara digital di komputer sebelah. Isi data data sesuai KTP. Setelah siap saya disuruh ke meja Informasi kembali. Pegawai perpustakaan bagaimana?  Ramah dan well informed. 

Komputer pengisian data secara mandiri

Setelah selesai mengisi dan kembali ke meja informasi, saya pun diminta duduk untuk difoto.  Waaah seperti mau buat KTP ya.. hehe

1,2,3!
Yes, selesai difoto..tidak sampai 5 menit saya langsung diberi kartu anggota perpustakaan.  Amazed sekali! Saya terharu terkesan sekali dengan kemudahan yang saya dapat.



Yeay!  

Mudah sekali kan.. 
Eh tapi ternyata, ada cara lain juga yang lebih mudah membuat kartu perpustakaan? Apakah itu?
Lihat gambar di bawah ini ya!


Cara lain untuk mendaftar keanggotaan

Jadi,  kita bisa mengisi di laman Web pada gawai masing-masing dengan alamat yang tertera di kertas tersebut.  Bila sudah berhasil, boleh datang ke meja informasi dan difoto sekaligus mendapat kartu fisik keanggotaan.  Mudah sekali ya.

Oya, as your information...
perpustakaan daerah Sumatera Utara buka setiap hari.  Senin-Jumat buka pukul 8 pagi hingga pukul 8 malam. Setiap Sabtu-Ahad buka pukul 9 pagi hingga pukul 3 sore.  

Buku yang dapat kamu pinjam untuk dibawa pulang sebanyak 2 buku. Namun untuk tugas skripsi,  kamu boleh membawa pulang 4 buku dengan masa pinjam maksimal 2 pekan.

Menghabiskan waktu dengan anak di sini enak sekali loh, lantai 1 ada ruang baca buat anak. Isinya bagus sekali. Rapi juga. 
Di meja informasi buat peminjaman buku, ada mesin scan buku digital. Memudahkan dan mempersingkat waktu proses pencatatan untuk peminjaman dan pengembalian buku.

Layanan anak adalah ruang baca anak

Ruang baca anak

Mesin Scan buku

Di sini ada banyak sekali buku anak mulai dari tema sampai bentuk buku. Saya senang karena anak-anak antusias bertemu buku yang membuat perhatian mereka tertuju pada buku dan berkeinginan untuk membaca lebih besar.

Di ruang ini pun ada beberapa pegawai yang membantu anak-anak untuk mengambil dan merapikan serta mencari buku. Alhamdulillah tidak ada pegawai yang tampak kesal dengan anak meskipun mereka berteriak, berlari ke sana sini dan sebagainya.  

Tampaknya pemberitahuan "Harap Tenang" hanya berlaku di layanan umum. 

Jenis buku pop up

Desain ruangan yang anak-anak banget


FYI,  perpustakaan ini memiliki 3 lantai. Lantai pertama meja informasi untuk registrasi, toilet dan juga ruang anak.

Lantai 2 ada arsip dan deposit. Ada pula ruang buku fiksi serta aula. Nah, lantai 3 berisi layanan umum yang berisi banyak sekali buku-buku umum yang biasanya diisi oleh orang-orang yang butuh referensi untuk menulis karangan ilmiah. 

Gimana? 
Ulasan emak tentang mudahnya membuat kartu anggota perpustakaan benar-benar mudah, bukan?

Yuk kita ke perpustakaan!


68 Comments

  1. Banyak perpustakaan daerah yang sudah bebenah ya mbak. Jadi enak dan nyaman bikin betah.
    Saya juga perlu nih keliling perpus dan rumah baca bareng anak anak biar anak terbiasa dengan perpustakaan dan buku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas erfano, sekarang bawa anak ke perpustakaan sudah semakin asyik. Seru juga loh.

      Delete
  2. Di kota saya pun mudah untuk bikin kartu anggota perpustakaan tapi sayanya nih yang suka lupa -_-

    ReplyDelete
  3. Asyik banget sekarang ya, Kak, apa-apa dimudahkan, termasuk kalau mau jadi anggota perpus, tinggal buka browser dan kita bisa daftar. Di Bandung juga sudah online, hehe. Eh, termasuk perpusnas.

    ReplyDelete
  4. Asyiiik, menyenangkan banget kalo perpusnya OK bin representatif ya Mbaaaa--bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  5. Pusda ini udah kayak rumah kedua bagi anak² kami. Sejak 2014 jd member di sana. Senang euyy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kak mia keren!
      Perpustakaan sekarang udah bikin betah ya

      Delete
  6. Tadi komen panjang² masuk gak ya, huhuu.. merefresh sendiri diaa. Gak boleh komen² lama ya.. hihi

    ReplyDelete
  7. Mengajak anak berkunjung ke perpustakaan itu seperti dejavu aja.Dulu aku waktu kecil juga suka banget ke perpustakaan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenangan yang bikin kebiasaan baik sampe besar ya mba..

      Delete
  8. Seneng ya sekarang ke perpustakaan daerah. Bagus gedungnya, lengkap koleksinya, tersedia wifi gratis juga klo di Sidoarjo, Jawa Timur. Semoga minat datang ke perpustakaan bisa lebih ditingkatkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba tika, wifi gratis ini biar betah lama2 ya..

      Delete
  9. Boleh brp buku maksmilanya cha

    Emak bapak pengen pinjem jugak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksimal nya 2 buku kak.. Tapi kalo kakak skripsi an bisa menjemput 4 buku. Kalo punya 2 kartu kan jadi semakin banyak buku yang bisa dibawa pulang. Hehehe

      Delete
  10. Di jakarta aku suka banget ke perpusnas sama perpus dki. Karena semua juga kids friendly

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asyik ya kak di jakarta ada 2 perpustakaan besar.
      Pasti seru itu ya ♥

      Delete
  11. Belum pernah ngajak anak2 dv ke perpusda kak. Bisa jadi alternatif menghabiskan waktu ni ya.. makasi infonya kk.

    ReplyDelete
  12. Di daerah saya perpustakaannya enggak sebagus ini, huhu. Sedih banget...
    Anak-anak jadi enggak betah, bukunya juga pas-pasan, kurang greget mau bacanya juga, hicks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seandainya mereka berbenah diri ya mba Nuniek. Mhhh pasti banyak anak-anak yang tertarik buat menghabiskan waktu di situ ya mba

      Delete
  13. Aku udah lama nggak main ke perpustakan mbak.
    Baru2 ini mau agendakan ke perpustakaan di kabupaten hehe.
    Rindu mencium aroma lembaran buku di tempat penuh buku hehee
    Btw perpustakaannya oke banget sihh mbak, Kids friendly anet hehee

    ReplyDelete
  14. Mudah yah jadi anggotanya ... Dan perpusnya pun bagus desainnya

    ReplyDelete
  15. Perpustakaannya makin keren , fasilitas dan layanan lengkap, bikin kartu anggota pun mudah. Salut!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba dian, semoga dengan begini semakin banyak yang berminat membaca ke perpustakaan ya

      Delete
  16. Di lamongan belum kayak gini mbak. Masih sepi pengunjung. Tapi beberapa komunitas literasi mulai menggalangkan gerakan membaca, jadi sedikit terbantu. Dan perpustakaan yang mbak kunjungi ini bisa jadi idaman banyak orang nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, mudah2an yang di Lamongan juga menjadi rame ya mba,,

      Delete
  17. Perpustakaan menjadi tempat pelayanan masyarakat, secara terpadu. Sudah selayaknya mempermudah pembuatan kartu anggota. Bahkan mungkin membuat banyak kegiatan workshop dan pendampingan masyarakat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba.. sudah semakin banyak nih kegiatan asyik di sana.

      Delete
  18. Enak ya Mak kalo bebikinan begini dimudahkan prosesnya. Semoga ke depannya mau bikin surat atau kartu apa pun dimudahkan di negara kita ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes mba.. bener ini. Semoga semua administrasi yang bener dimudahkan ya..
      Asal jangan yang aneh2 b yang dimudahin, hehe

      Delete
  19. jadi malu saya mbak, beberapa kali ke perpustkaan tapi nggak pernah punya kartu. Aku pikir kaya zaman aku dulu, ribet banget rupanya mudah banget ya

    ReplyDelete
  20. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  21. Aku belum kesampaian ajak anak2 ke perpus. Masih takut di sst2 in gt karena mereka.ribut.

    Mungkin bawa ke perpus anak oke yaa. Aku baru tahu kalau cara pembuatan kartu perpus itu gak sulit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di ruang anak, gak ada pegawai yang melarang mba.. Saya senang deh karena mereka ngerti anak-anak ada yang susah untuk duduk diam.

      Delete
  22. Berfaedah banget Mak ulasannya. Semoga makin banyak pembaca yang terinspirasi untuk jadi anggota perpus ya*

    ReplyDelete
  23. sekarang dimana-mana diharuskan untuk membuat kartu anggota untuk memulai akses ke perpustakaan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tadinya saya malas buat mas, takut repot, eh sekarang praktis buatnya. Lebih cepat daripada masak mie instan

      Delete
  24. Astiknya perpusnya sekarang dah lebih bagus dan keren ya mbak, kami kemarin ke sana masih masa renovasi.

    ReplyDelete
  25. Uwaaaa pengen ke sana tp blm ada temen jd mager hehe kayak buat paspor ya kak pake foto wkwk

    ReplyDelete
  26. Mau buat kartu anggota juga kak.. Untung ada artikel ini. Ngomong2 biaya pendftrannya brp ya kk. Mksi kk infonya

    ReplyDelete
  27. Saya belum pernah sekalipun bikin kartu anggota perpustakaan ._.

    ReplyDelete
  28. Wuah. Sebenarnya betah banget ke sana. Tapi menuju lantai tiga itu rasanya sedap-sedap seram. Ngeri kalau enggak hati-hati dengan tangganya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha iya bener mba. Saya pernah naik pas lagi hamil semester terakhir, yang liat saya ikut mules. Trus bilang "istirahat, pelan-pelan"

      Delete
  29. Ini perpus baperasda di depan istana maimun kan kak? Sy pernah juga mau daftar dulu tapi harus minta surat dr kelurahan, skrg sudah lebih mudah ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Next mau daftar ahh, udah lama juga nih gak mampir ke sana biasanya saya berjam2 betah duduk di sana hihi

      Delete
    2. Iya bener kak iid. Ini pas di depan istana maimun. Sekarang gak gitu lagi kak makanya awak pun langsung buat.

      Delete
  30. Layanan Makin dimudahkan biar masyarakat juga Makin betah dan sering datang ngajak keluarga. Saya belum pernah nengok perpustakaan daerah yang di Makassar, semoga ramah anak juga deh

    ReplyDelete
  31. Aku sudah punya, hahahaha, lebih gampang daripada urus KTP padahal bentuk nya gak kalah keren dari KTP ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, iya kak yanti. Seandainya buat KTP semudah ini ya kan..

      Delete
  32. saya juga sudah punyaaaa haha. bikinnya pake komputer di pusda langsung. udah minjam buku pun! seru ya kan. enak pusda sekarang. udah sistem digital semua. coba ngurus KTP semudah ngurus kartu perpus gini ya kwkwkw.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, iya kak evyta, daku pun memikirkan hal yang sama

      Delete
  33. Jadi pengennn
    Hiks sedih hatiku belum pernah ke perpustakaan daerah atau perpustakaan kota Medan, malah pernah nya ke perpusnas di jkt hahahah
    Dan dari semua paling tertarik yaaaaaang ruangan fiksi 🤣🤣🤣🤣

    ReplyDelete