Langsung ke konten utama

manfaat menulis bagi emak

viva.co.id




Hai Mak..
Buat emak yang stay at home, ayo ngaku.. Udah berapa lama kah tidak menulis?

Hihi, palingan emak-emak memegang pulpen saat menandatangani buku anak, atau mengisi form pendaftaran anak masuk sekolah.  Selebihnya,  ahhh hampir tidak pernah ya Mak!

Taukah Mak,  buat emak-emak seperti kita menulis itu memiliki banyak sekali manfaat. Bermanfaat untuk kesehatan Jiwa dan raga loh.. ah lebay..
Swear deh!

Gak percaya? 
Yuk kita kupas satu-satu manfaat menulis untuk emak.

1. Menulis agar terorganized

Hidup jadi semakin terorganisir kalo emak menulis.
Cobalah emak buat jurnal pengeluaran dan pemasukan bulanan. Bukan hanya menjadi terorganisir, kita pun jadi lebih bijak dalam menentukan pengeluaran yang benar-benar urgent. Mudah-mudahan sih itu bermanfaat untuk memacu kita mendapatkan pemasukan yang lebih besar ya, heheheh.

Selain itu, emak juga bisa membuat daftar belanja bulanan dan juga daftar menu makanan bulanan. Ini penting biar setiap pagi membuka mata, emak gak selalu bertanya-tanya "hari ini masak apa ya..?"
Serta bermanfaat agar tak lagi mendengar komentar "Uuuh ikan sambal lagi, ikan sambal lagi.. lagi-lagi ikan sambal! " wkwkwk


2. Sarana "mengikat" ilmu

Iiih, emak kan gak sekolah.. ngapain mengikat ilmu? Eh tunggu dulu.
Siapa yang hobinya ngesave resep tapi gak pernah dieksekusi? Haha ngaku!

Rasulullah pernah menyampaikan kepada Abdullah bin Amr,  ikatlah ilmu dengan menulis nya..

Imam AsSyafii pun pernah mengibaratkan ilmu layaknya burung, maka ikatlah dengan  menulis agar tidak hilang. 

Bukan cuma resep Mak, bahkan ketika emak lagi nonton ceramah ustadz atau kuliah parenting via ig atau yutuban,  bolehlah ambil pena dan kertas. Tulis lah intisari tontonan berfaedah tersebut!
Ssst,  setelah ditulis, diamalkan ya Mak..Biar semakin ingat di kepala.

3. Menulis bisa menghilangkan trauma

Pernah ada kejadian rumah dimasuki maling? Atau pernah kecelakaan? Atau ada hal-hal lain yang meninggalkan trauma?

Tulis lah!  Tulis bagaimana kejadian-kejadian tersebut terjadi. Ini seperti merelease pelan-pelan rasa trauma yang hinggap di diri kita.

4. Mengurangi kecerewetan

Emak-emak kan memang cerewet! Mana ada emak-emak yang gak cerewet!

Iis ada Mak. 
meskipun lazimnya emak-emak cerewet, tapi dikurangi lah Mak! Sumpah,  gak enak dengar repetan emak setiap hari, hihi.

Normalnya emak kan memang harus mengeluarkan puluhan ribu kata ya.. 
yes. Cara lain mengeluarkan kata-kata selain dalam bentuk musik rap tiap pagi (repetan ke anak menjelang pergi sekolah), ada baiknya emak menulis. 
Tulis lah mak..

Atau saran lain yang lebih greget,  tulis saja repetanmu ke anak dalam bentuk surat.
iiih anak emak di rumah, suka sekali baca surat. Apalagi surat cinta dari emak.

5. Menulis mengasah kemampuan motorik

Menulis vs mengetik itu beda sih.
Meskipun sama-sama mengeluarkan kata-kata, namun menulis itu dapat mengasah kemampuan motorik.

Apalagi untuk emak yang sudah ada gejala carpal syndrome.  Banyak menulis tak akan pernah membuat emak merasakan sakit nya carpal syndrome.

6. Menulis membuat otak tetap muda

Emak sering pikun.  Ngeletakin kunci motor yang baru dipake 5 menit lalu lupa. Kacamata ada di mana lupa. 

Duh mak,  ayo remajakan lagi kemampuan otak mengingat dengan menulis. Karena menulis itu selain berlatih untuk memilih dan memadupadankan kata-kata apa yang akan digunakan,  sekaligus membuat otak terlatih untuk berpikir cerdas.  
Hati-hati, orang yang sering mengistirahatkan otak akan cepat pikun.

Gimana mak? 
masih mikir juga, kapan mau memulai untuk menulis? 

Duh.. 
tulis gih, alasan emak kenapa masih menunda untuk menulis!

Komentar

Eman Mendrofa mengatakan…
Saya tertarik dengan manfaat yg keempat,,,, SEMOGA saja...

Walaupun terbilang jarang, tetapi mak-mak yang suka menulis ada baiknya menyesuaikan waktunya juga biar anak dan suami tidak terabaikan hihihihi
Reyne Raea (Rey) mengatakan…
saya tiap hari mba, tapi ttd aja ahahahahah
Saya nyaris lupa loh cara nulis, tulisan makin nggak kebaca, mudah capek jarinya pula.
Cuman kok kalau mau nulis itu males, mending ketik lalu print hahaa
Suga Tangguh mengatakan…
Banyak banget manfaat menulis. Setuju dengan apa yng mbak sebutkan diatas. Saya sendiri suka nulis yang bebas,alur bebas. Jadi seperti belajar publik speaking tapi bentuk ya tulisan. hehe
kartika mengatakan…
Benerrrr.. aku klo gak ditulis tuwet di kepala hahaha jdi bisa menyortir,menyusun, memilih, lalu diputuskan. Penting banget mah nulsi itu
Nurhilmiyah mengatakan…
Yup, bener banget nih apa yg dituliskan Mak Icha. Mengasah kemampuan motorik halus tepatnya. Maklumlah, misalnya Mak-Emak gak bisa menyulam dengan rapi, merajut dengan syantik, maka menulis yang bermanfaat insyaallah membawa maslahat. Amin
April Hamsa mengatakan…
Kalau menulis sih tiap hari kak, tapi pakai laptop hahaha. Hmmm kalau nulis tangan jg msh mayan sering sih walau emang jujur kaku banget. Biasanya aku nulis kalau merangkum sesuatu atau pas ngajarin anakku baca hehe
Ilham Sadli mengatakan…
manfaatnya gak cuma buat emak-emak ini mah, buat bapak-bapakpun bisa demikian. Coba deh besok ummi aku ajarin cara nulis biar beliau tetap sehat dan segar pemikirannya
Kurnia amelia mengatakan…
Menulis bagi saya sebagai terapi juga nih biar melatih otak terus menghasilkan uang hehe. Semiga aja ya para emak walau dirumah bisa tetap menulis apa aja.
Pringadi mengatakan…
Setuju banget dengan poin nomor tiga. Menulis itu terapi jiwa. Menulis bisa menghilangkan trauma.
Erfano mengatakan…
Menulis buat saya sebagai bapak juga jadi terapi, apalagi kalau kesal sama seseorang ha..ha... bias berimajinasi terus buat cerita deh. Tapi itu jarang. kebanyakan sekarang menulis tentang pengalaman sehari-hari yang ada manfaatnya untuk orang lain.
KokiDadakann mengatakan…
Udah jarang banget nulis, palingan nulis catetan pengeluaran sama pemasukan tapi sering lupanya. Huhuhu
Kalo dipikir pikir cape juga ya ceriwisin anak anak terus, lama lama mereka jadi seperti mengabaikan angin lalu. Mungkin bisa dicoba ungkapin unek unek anak lewat tulisan pas mereka uda bisa baca kelak.
Keluargamulyanadotcom
Ngopi Setengah Gelas mengatakan…
Setiap menulis pasti emang punya alasan tersendiri. Dan memang aktifitas menulis itu penting dan masih jarang orang menganggapanya begitu. Bahkan saya pun masih terjebak menulis yang masih harus menyesuaikan mood hehehe..istikomah nulis emang masih jadi PR juga nih buat saya.

www.ngopisetengahgelas.com
Bambang Irwanto mengatakan…
Benar sekali, Mbak Icha. Menulis itu menyenangkan dan membawa bahagia. Juga bisa dapat penghasilan hehehe.

Dan benar sekali, Mbak. Menulis membuat ingatan kita kuat. Ayo, terus semangat menulis, Mbak.
Dian Restu Agustina mengatakan…
Rutin nulis di HP di laptop..nulis tangan sih enggak lagi.
Dan benar bikin kecerewetan saya berkurang kwkwk
Desi mengatakan…
Aq belakangan emang sering jd pelupa. Kayaknya krn emang kurang nulis ini Mba. Trimakasih sdh mengingatkan ya :)
bundasugi mengatakan…
Saya Yang paling cocok itu, menulis untuk Meningkatkan kemampuan
Tika Samosir mengatakan…
Kalau aku sih manfaat menulis menjadi sebuah terapi ingatan akan memori yang akan dilewati.
Jadi sebisa mungkin dan seingat baik informasi dituturkan melalui tulisan.
Kita juga tidak tahu suatu saat nanti kita tetiba lupa. Nah tulisan bisa menjadi memori kita.
Astria tri anjani mengatakan…
Saya belum emak-emak mbk tapi juga suka menulis, menulis itu benar-benar bisa melepas stress dan pikiran yang menumpuk😊
jendelamamak mengatakan…
Aku masih suka menulis pake tangan. Kalo di aku lebih menempel di ingatan. Sebelum diketik, aku akan menulis poin2 utk aku ketin detailnya.
yulia rahmawati mengatakan…
Manfaat menulis ternyata banyaak sekali yaa. Kalau aku kadang menulis bisa menyalurkan perasaan . Kalau aku lagi badmood walaupun otak lagi buntu seenggaknya bisa bikin mood balik okee lagi.
blogger parenting mengatakan…
Iya bang bener..
mungkin bisa diterapkan menulis sebelum tidur. Biasanya kondusif
blogger parenting mengatakan…
Iya mba, , semakin mudah teknologi memanjakan kita kita pun semakin terlena, wkwkwk
blogger parenting mengatakan…
Jadinya lebih siap kalo disuruh pidato mendadak ya mas, hehehe
blogger parenting mengatakan…
Heheh, iya mba tik
blogger parenting mengatakan…
thank you kak mia ♥
blogger parenting mengatakan…
penting juga tetap nulis meski udah selesai kuliah ya mba,,
karena tiap hari juga kuliah, kuliah kehidupan. Hehehe
blogger parenting mengatakan…
Hehehe, iya pak
blogger parenting mengatakan…
Mantulll mba..
blogger parenting mengatakan…
Pengalaman pribadi juga mas, saya pernah begitu..
blogger parenting mengatakan…
Sekali dayung, 2 3 pulau terlampai ya mas
blogger parenting mengatakan…
Iya mba, bener..♡
blogger parenting mengatakan…
Hihihi ayo semangat nulis !!
blogger parenting mengatakan…
Yuk mas, semangat!
blogger parenting mengatakan…
Yuk mba dian.. konsisten yuk nulis..
blogger parenting mengatakan…
Sama-sama mba desi
blogger parenting mengatakan…
Iya bun, mantul
blogger parenting mengatakan…
Bener mba tika..
blogger parenting mengatakan…
Iya mba astri, sebenarnya bermanfaat untuk siapa saja
blogger parenting mengatakan…
Mantulll mamak ini
blogger parenting mengatakan…
Bener mba Yulia, jadi balikin mood lagi
Evyta Ar mengatakan…
saya nulis biar kepala gak berasa penuh. plong gitu kalo sudah dituliskan. termasuk terapi ya. kebetulan baru nulis tentang tema setipe ini juga. moga makin semangat nulisnya.
Nining Pujianti mengatakan…
Sehari2 selalu menulis tapi di medsos aja mb icha...kalau nulis tangan suka buat To do list harian buat aq dan anakku. Tapi dah 2 bulan blogku jadi semak belukar nggak terurus...semoga setelah ini semangat ngeblog datang lagi.
Sudut Kaca Mataku mengatakan…
Bener mak, kalau awk rasa. Gaada tmpt merepet dan cerita yang lebih setia dr wadah tulisan,hihihi. Menulis happy yakan mak😊
blogger parenting mengatakan…
Iya mba evyta, biar ringan sikit isi kepala.. hehehe
blogger parenting mengatakan…
Hehehe, semangat mba Ning..
kita tebas ilalangnya yuk
blogger parenting mengatakan…
Iya , hehehe thanks udah mampir ya "sudutkacamataku"
Linrana mom mengatakan…
Saya rajin gak ya nulis?
Ada sih nulis tapi gak bisa jugak keknya dibila g rajin.
Biasa aja gituh..
Tapi emang membantu menjaga emak tetap waras nulis ini
Menulis itu emang terapi ya kalo tepat sasaran dan tepat medianya.
Asal gak di dinding aja,heuheu
Syafriana Sitorus mengatakan…
Menulis mungkin dilakukan semua emak2 ya kak. termasuk nulis daftar belanja. but tapi menjaga konsistensi or tetap istiqomah itu yang susah yak kak.. semangat
Weni Agustianingsih mengatakan…
Terimakasih atas informasinya ya kak.
Dyah Ummu AuRa mengatakan…
Mengurangi kecerewetan. Wkwkwkw... bener banget kk. Dengan menulis kebutuhan merepet kita bisa terpenuhi.
lrdailyroutine mengatakan…
hahahahha.....mengurangi kecerewetan. baiklah. kita coba rutinkan dulu ya kak yg nulis ini. kali aja tingkat kecerewetan awak bisa menurun bahkan jdi gk cerewet lagi.
blogger parenting mengatakan…
Hihihi iya kak vivi..
menjaga harmony ♡
blogger parenting mengatakan…
Asal jangan nulis di dinding karena gak waras aja ya bun.. hahaha
blogger parenting mengatakan…
Iya kak syafriana, Istiqomah itu berat euyyy
blogger parenting mengatakan…
Sama-sama ya wen ♥
blogger parenting mengatakan…
Makasih kk dyah ♡
blogger parenting mengatakan…
Lance, dicoba ya.. wkwkwk
DARINA mengatakan…
Banyak banget yaa mak manfaat menulis ini..tapi kenapa ya mak mulai nulis itu sangatlah berat hehehe...apa karena kurang percaya diri ya mak..bagi tips biar rajin nulis donk hehehe
Hydriani mengatakan…
Kalau menulis saya agak malas kak soalnya skrg apa2 nulisnya di hp aja, nulis belanjaan, catatan keuangan,curhat, dll klo nulis di kertas jatuhnya jadi ngegambar deh lagian tulisan saya kayak ceker ayam hihi :D
blogger parenting mengatakan…
Tips rajin nulis apa Buat emak cuma maksain diri aja.. Kalo gak dipaksa, gak jalan-jalan. Hehehe
blogger parenting mengatakan…
Sama tulisan kita kayak ceker ayam kak iid. Tapi katanya biasa orang begitu Kreatif.
Ceile, bela diri.
Rizkaauliya07 mengatakan…
Setuju kak! Emang banyak bgt manfaat menulis. Thank you kak buat artikel nya❤️
blogger parenting mengatakan…
Sama-sama ul ♡♡♡
Jemry Silitonga mengatakan…
Memang sih menulis memiliki banyak manfaat, terutama menulis pengeluaran harian. Kebiasaan ini bukan hanya sekedar mencatat saja tetapi bisa sebagai soft remainder diri sendiri akan pengeluaran mana saja yang diperlukan dan tidak di perlukan.
Una El-Anshari mengatakan…
((((((Ikan sambal lagi, ikan sambal lagi)))))

Kebanggaan emak emak di Medan kayanyaa 🀣
Uly Joane mengatakan…
No.3 bener banget.
Aku pernah nulis kejadian traumatis aku, sampai nangis. Susah napas. Tp pelan pelan, aku sembuh.
blogger parenting mengatakan…
Yes bang jemry. Catatan pengeluaran memang penting
blogger parenting mengatakan…
Unaaaa, tau u u aja ya..
ikan sambel itu penyelamat kalo mau masak cepat.
blogger parenting mengatakan…
Iya uly, dulu pernah tuh nulis ttg trauma diintip di fasum. Rasanya sedih, marah, kesal, takut jadi satu.
Paradigma mengatakan…
Lebih cocok lg kak judulnya manfaat menulis bagi manusia, bukan cuma emak aja.. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ™
Yanti Ani mengatakan…
Benar banget, menulis obat pikun, karna para enak akan selalu mengupdate lmunya terus, jadi atak selalu aktif ya kak. Tos ahhh! Hidup emak blogger
Elsa Hayanin Lubis mengatakan…
Wessss mantappp. Semakin terpacu untuk menulis. Karena gak boleh kalah sama emak2 wkwkwkw.
blogger parenting mengatakan…
Hahaha, iya nih eldo. Karena ini blog emak2, jadinya dispesialin buat emak, hehe
blogger parenting mengatakan…
Yes kak yanti,, toss
blogger parenting mengatakan…
Hahaiii yuk saaaaa
noviahimsa mengatakan…
Bener bannet kak ichaa.. kerasa banget. Aku nulis dari gadis. Dari galau patah hati sampai galau BB anak πŸ˜‚
Ada satu lagi manfaat menulis kak,nambahin isi rekening πŸ™ˆ
Uut fauziah mengatakan…
Iya juga ya banyak X manfaat ,nulis daftar belanja gak absen kalau emak2
blogger parenting mengatakan…
Noviii, yang terakhir itu gak ada yang nolak ya.. hehuheu
blogger parenting mengatakan…
Iya kak uut ♡

Postingan populer dari blog ini

dua garis biru di mata emak-emak

Kali ini bukan mau review film ya mak..

Kali ini cuma mau membahas kontroversi film yang akan beredar tanggal 11 juli 2019 mendatang.
Pas banget pas liburan.

Dilihat dari berbagai trailer film Dua Garis Biru di Internet,  tau lah kita bahwa dua pemeran utama film ini adalah Dara dan Bima.

Biasalah, dua anak muda yang saling jatuh cinta ini digambarkan layaknya orang yang lagi kasmaran.
Namun, keduanya kemudian menyesali karena kehilangan kontrol gaya berpacaran hingga hamil.

Emak, serasa cerita ini begitu familiar di kehidupan kita.
di kehidupan sehari-hari, kita dapati bukan satu dua lagi anak gadis yang tiba-tiba menikah lalu beberapa bulan kemudian sudah menggendong bayi mungil.

Jangankan di kota mak, di pinggiran kabupaten seperti saya saja sudah banyak.
Kadang saya sampe malu melihat anak-anak gadis tersebut yang santai saja keluar rumah dengan perut membesar.
Duhai,  betapa MALU sudah hilang dari masyarakat kita. Yang katanya kita budaya timur, mungkin sudah tak membekas lagi d…

piknik seru di danau siombak

Akhir pekan adalah saat nya bersama keluarga. Menghabiskan waktu yang berkualitas agar suasana dalam keluarga semakin hangat.  Nah, untuk Medan sendiri, Danau Siombak adalah tempat wisata Medan yang sebenarnya bukan "barang baru".

Terletak di Jalan Paya Pasir, Medan Marelan tempat wisata Medan ini sebenarnya sangat mudah dijangkau.  Ikuti saja jalan besar Marelan,  nantinya saat berbelok ke kanan, di sisi kiri akan didapati jalan Paya Pasir lengkap dengan spanduk Danau Siombak. Bila masih belum ketemu, boleh juga klik di Google maps,  Danau Siombak. 

Seperti yang saya katakan, tempat wisata Medan ini sebenarnya bukan barang baru. Danau Siombak sudah terbuka untuk umum sejak bertahun lalu, namun sekarang tampilannya sudah jauh berubah. Yap! Semakin banyak perbaikan di sana-sini yang membuat Danau Siombak layak dikunjungi bersama keluarga. 

Tempat wisata Medan ini, buka setiap hari loh, dari pagi hingga jam 6 sore (Menjelang Maghrib). Menurut Bang Reza,  salah satu petugas pe…