Langsung ke konten utama

beberapa amalan Sunnah di Idul Fitri

idntime.com


Tak terasa, beberapa jam lagi Ramadhan akan meninggalkan kita.
Syawal sudah di pelupuk mata.
Artinya, esok pagi kita akan melaksanakan Shalat Idul Fitri.

Ternyata, ada beberapa amalan-amalan Sunnah b yang bisa kita lakukan agar ibadah kita di Idul Fitri semakin bernilai.

Apa saja amalan Sunnah tersebut, ya..

Yuk kita bahas satu-satu.

☆ Mandi sebelum Shalat Idul Fitri

Disunnahkan untuk mandi, sebagaimana mandi janabah sebelum pergi untuk menunaikan shalat Idul Fitri.

☆ Menggunakan pakaian terbaik

Tidak harus baru, namun Disunnahkan memakai pakaian terbaik yang kita miliki.  Atau Setidaknya,  pakaian tersebut Rapi, wangi dan bebas dari najis.
Untuk laki-laki sebaiknya memakai pakaian putih putih.  Untuk perempuan sebaiknya memakai pakaian berwarna gelap.


☆ Memakai Parfum untuk kaum Adam

Bagi laki-laki dianjurkan untuk memakai Parfum.  Namun perempuan,  tidak dianjurkan meninggalkan bau Harum.

☆ Makan sebelum berangkat

Sebelum berangkat shalat Idul Fitri,  disunnahkan untuk makan terlebih dahulu.
Ini sebagai symbol bahwa Idul Fitri bermakna  hari kembali berbuka.

☆ Berjalan menuju Tempat shalat

Disunnahkan untuk berjalan kaki menuju tempat shalat.

☆ Memperbanyak Takbir,  Tahmid, dan Tahlil

Kita disunnahkan untuk memperbanyak membaca Takbir,  Tahmid dan Tahlil sambil berjalan menuju ke tempat shalat.

Takbir, Tahmid dan Tahlil terus dibaca hingga pelaksanaan shalat dimulai.

☆ Tidak ada shalat Sunnah Qobliyah

Ketika sampai di tempat pelaksanaan shalat idul Fitri,  tidak ada pelaksanaan shalat Sunnah qobliyah.
Langsung saja, duduk di atas sajadah menunggu pelaksanaan shalat idul Fitri dimulai.


☆ Mengikuti Shalat Idul Fitri

Untuk rakaat pertama, setelah takbiratul Ihram kita membaca doa iftitah.
Setelah itu di lanjut kan dengan tujuh kali Takbir.

Pada rakaat yang kedua, setelah bangkit dari sujud,  maka ditambah dengan lima kali Takbir.

Bacaan antara Takbir yang satu dengan Takbir berikut nya,  tidak ada Nash khusus Rasulullah yang menjelaskan hal ini.

Para sahabat, biasanya menggunakan kalimat Toyyibah,  Subhanallah, Walhamdulillah,  Lailahaillallah,  AllahuAkbar.

☆ Mendengar Khutbah

Setelah kita melaksanakan shalat Idul Fitri bersama Imam, kita tidak langsung pergi meninggalkan shaf.
Tapi duduk mendengarkan khatib sampai selesai berkhutbah.


☆ Pulang dengan jalan berbeda

Disunnahkan mengambil jalan yang berbeda ketika hendak berangkat shalat dengan jalan ketika mau pulang ke rumah.


☆ Mendoakan sesama Muslim

Disunnahkan untuk saling mendoakan sesama muslim.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah [Majmu Al-Fatawa 24/253]

Jubair bin Nufair : “Para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bila bertemu pada hari raya, maka berkata sebagian mereka kepada yang lainnya : Taqabbalallahu minnaa wa minka (Semoga Allah menerima dari kami dan darimu)”.

Al Hafidh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari [2/446] Dalam ‘Al Mahamiliyat’ dengan Isnad yang Hasan


Itulah sunnah-sunnah yang dapat kita lakukan di hari raya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

dua garis biru di mata emak-emak

Kali ini bukan mau review film ya mak..

Kali ini cuma mau membahas kontroversi film yang akan beredar tanggal 11 juli 2019 mendatang.
Pas banget pas liburan.

Dilihat dari berbagai trailer film Dua Garis Biru di Internet,  tau lah kita bahwa dua pemeran utama film ini adalah Dara dan Bima.

Biasalah, dua anak muda yang saling jatuh cinta ini digambarkan layaknya orang yang lagi kasmaran.
Namun, keduanya kemudian menyesali karena kehilangan kontrol gaya berpacaran hingga hamil.

Emak, serasa cerita ini begitu familiar di kehidupan kita.
di kehidupan sehari-hari, kita dapati bukan satu dua lagi anak gadis yang tiba-tiba menikah lalu beberapa bulan kemudian sudah menggendong bayi mungil.

Jangankan di kota mak, di pinggiran kabupaten seperti saya saja sudah banyak.
Kadang saya sampe malu melihat anak-anak gadis tersebut yang santai saja keluar rumah dengan perut membesar.
Duhai,  betapa MALU sudah hilang dari masyarakat kita. Yang katanya kita budaya timur, mungkin sudah tak membekas lagi d…

piknik seru di danau siombak

Akhir pekan adalah saat nya bersama keluarga. Menghabiskan waktu yang berkualitas agar suasana dalam keluarga semakin hangat.  Nah, untuk Medan sendiri, Danau Siombak adalah tempat wisata Medan yang sebenarnya bukan "barang baru".

Terletak di Jalan Paya Pasir, Medan Marelan tempat wisata Medan ini sebenarnya sangat mudah dijangkau.  Ikuti saja jalan besar Marelan,  nantinya saat berbelok ke kanan, di sisi kiri akan didapati jalan Paya Pasir lengkap dengan spanduk Danau Siombak. Bila masih belum ketemu, boleh juga klik di Google maps,  Danau Siombak. 

Seperti yang saya katakan, tempat wisata Medan ini sebenarnya bukan barang baru. Danau Siombak sudah terbuka untuk umum sejak bertahun lalu, namun sekarang tampilannya sudah jauh berubah. Yap! Semakin banyak perbaikan di sana-sini yang membuat Danau Siombak layak dikunjungi bersama keluarga. 

Tempat wisata Medan ini, buka setiap hari loh, dari pagi hingga jam 6 sore (Menjelang Maghrib). Menurut Bang Reza,  salah satu petugas pe…

manfaat menulis bagi emak

Hai Mak..
Buat emak yang stay at home, ayo ngaku.. Udah berapa lama kah tidak menulis?
Hihi, palingan emak-emak memegang pulpen saat menandatangani buku anak, atau mengisi form pendaftaran anak masuk sekolah.  Selebihnya,  ahhh hampir tidak pernah ya Mak!
Taukah Mak,  buat emak-emak seperti kita menulis itu memiliki banyak sekali manfaat. Bermanfaat untuk kesehatan Jiwa dan raga loh.. ah lebay.. Swear deh!
Gak percaya?  Yuk kita kupas satu-satu manfaat menulis untuk emak.
1. Menulis agar terorganized
Hidup jadi semakin terorganisir kalo emak menulis. Cobalah emak buat jurnal pengeluaran dan pemasukan bulanan. Bukan hanya menjadi terorganisir, kita pun jadi lebih bijak dalam menentukan pengeluaran yang benar-benar urgent. Mudah-mudahan sih itu bermanfaat untuk memacu kita mendapatkan pemasukan yang lebih besar ya, heheheh.
Selain itu, emak juga bisa membuat daftar belanja bulanan dan juga daftar menu makanan bulanan. Ini penting biar setiap pagi membuka mata, emak gak selalu bertanya-ta…