Langsung ke konten utama

Reward untuk anak yang berpuasa





Si kecil sudah berpuasa,  wahh seneng banget ya mak.
Apalagi kalo sudah bisa puasa full satu hari. Bukan si anak aja yang bangga, orangtuanya pun ikut bahagia.

Terkadang, untuk membuat anak rajin berpuasa orangtua suka memberi iming-iming agar anaknya konsisten menjalankan ibadah puasa.

Sebenarnya boleh gak sih mak, ngasih reward?
Boleh kok!
Tapi.... Sebaiknya tidak berupa uang yang membuat anak menjadi Money Oriented.


Nah, kalo emak sendiri, apa sih reward yang dibagikan ke anak sebagai penghargaan kalo lulus puasa?

Ok, ini adalah beberapa ide pemberian reward untuk anak emak.
check this out ya!

● Pujian

Di saat adzan berbuka, di saat si kecil lagi bahagia karena sudah berhasil menahan Selama seharian, saat itulah emak memberi pujian.

Pujian itu tidak berlebihan,  namun juga sebaiknya terselip doa di dalamnya.
Misalnya: Alhamdulillah,  sholih sekali kamu ya nak, Udah puasa seharian.

Atau: Hebat anak mama ya, semoga nanti menjadi penuntun orangtua ke syurga.

Pujian bisa diselipkan dengan pelukan ke anak, atau menciumnya.

Ini bisa menambah semangatnya dan juga meningkatkan bonding antara orangtua dan anak.


● Barang yang ia butuh

Sebagai emak yang irit, kadang emak memberi reward ke anak berupa kado.
Isinya?
Sesuatu yang memang ia butuh.
Misalnya mukena baru,  peralatan sekolah, dan lainnya.

Barang nya memang sederhana, namun meninggalkan kesan yang manis bila dibungkus menjadi sebuah kado.

● Ucapan Terimakasih

Ucapan Terimakasih juga tidak kalah penting loh mak, karena di sini ia merasa berharga.

Dan dengan memberi contoh ucapan Terimakasih,  kita juga mengajarkan anak untuk menghargai orang lain.

Biasanya emak akan bilang: Terimakasih ya nak, sudah menjadi anak sholih/sholihah karena sudah mau berpuasa.


● Makanan buatan Emak

Setiap menjelang persiapan berbuka puasa, untuk membuat anak semangat di jam-jam lapar, haus dan lelah Biasanya emak akan menanyakan apa makanan yang ingin di makan saat berbuka.

Selain emak gak kehabisan ide karena anak-anak selalu request,  anak juga senang karena permintaannya terkabulkan.


● janji quality time

Terkadang anak bertanya,
"Nanti kalo sudah lebaran,  kita boleh ya pergi jalan-jalan"

Saya langsung mengiyakan.  Karena anak-anak paling mahal cuma minta pergi berenang.



Oh iya mak, hindari memberi uang dan janji barang yang mahal.
Hal ini membuat anak tidak tulus bila melakukan kebaikan.
Suatu saat bila keinginannya tidak terpenuhi,  ia jadi tidak menemukan motivasi untuk melakukan kebaikan di masa mendatang.


Ok, sekian  beberapa ide untuk memberi reward kepada anak yang berpuasa.

Semoga bermanfaat...

Komentar

Nufa Zee mengatakan…
Iya ya kan Kak, berikan reward yg anak perlu, oke sip, 😍
chaelliza mengatakan…
♥♥♥♥
Nining Pujianti mengatakan…
Setuju, jangan memberi reward uang ya mbak...ntar ke tanam di mindset anak kl melakukan sesuatu karena berharap uang.
Hydriani mengatakan…
Wah bagus ini, bisa jadi rujukan buat si abang kalau udah bisa puasa, awak bookmark dulu ya kak icha :)
LinRaNa Mom mengatakan…
Haizz awak rewardnya duit pulak.
Dah macam belik puasa dia awak ni..
Blom lagi mintanya harian #tepokjidat

Tp ada enaknya juga, klo gak puasa gak dibayar, agak hemat sikit hihihihi
elsahlbs mengatakan…
Setuju sih mbak. Tapi reward tuh kalo keseringan pas kita lupa anak tuh malah nagih2 hahahaa susah klo dah gitu. Adik saya dibiasain dpt 2rb pas bangun paling pagi disaat sahur. Pas nggak dikasi eh malah mageran wkwk.
chaelliza mengatakan…
Iya bener mba Ning...
chaelliza mengatakan…
Iya kak iid.. ♥
chaelliza mengatakan…
Hihihi, asalkan jangan ke terus an sampe besar kak vivi..

Dulu kami pas masih kecil gitu, Udah besar di stop.
chaelliza mengatakan…
Asalkan jangan uang, biasanya sih gak banyak nuntut.
besok ganti reward nya berupa yang lainnya...
jendelamamak mengatakan…
Klo anak mamak malah nggak mau duit emang, dia minta makanan abis tarawih yg bikin emaknya sibuk beliin
chaelliza mengatakan…
Hihihi.. Kalo anak di rumah lebih suka ngeribetin emaknya bikin sendiri..

Postingan populer dari blog ini

dua garis biru di mata emak-emak

Kali ini bukan mau review film ya mak..

Kali ini cuma mau membahas kontroversi film yang akan beredar tanggal 11 juli 2019 mendatang.
Pas banget pas liburan.

Dilihat dari berbagai trailer film Dua Garis Biru di Internet,  tau lah kita bahwa dua pemeran utama film ini adalah Dara dan Bima.

Biasalah, dua anak muda yang saling jatuh cinta ini digambarkan layaknya orang yang lagi kasmaran.
Namun, keduanya kemudian menyesali karena kehilangan kontrol gaya berpacaran hingga hamil.

Emak, serasa cerita ini begitu familiar di kehidupan kita.
di kehidupan sehari-hari, kita dapati bukan satu dua lagi anak gadis yang tiba-tiba menikah lalu beberapa bulan kemudian sudah menggendong bayi mungil.

Jangankan di kota mak, di pinggiran kabupaten seperti saya saja sudah banyak.
Kadang saya sampe malu melihat anak-anak gadis tersebut yang santai saja keluar rumah dengan perut membesar.
Duhai,  betapa MALU sudah hilang dari masyarakat kita. Yang katanya kita budaya timur, mungkin sudah tak membekas lagi d…

piknik seru di danau siombak

Akhir pekan adalah saat nya bersama keluarga. Menghabiskan waktu yang berkualitas agar suasana dalam keluarga semakin hangat.  Nah, untuk Medan sendiri, Danau Siombak adalah tempat wisata Medan yang sebenarnya bukan "barang baru".

Terletak di Jalan Paya Pasir, Medan Marelan tempat wisata Medan ini sebenarnya sangat mudah dijangkau.  Ikuti saja jalan besar Marelan,  nantinya saat berbelok ke kanan, di sisi kiri akan didapati jalan Paya Pasir lengkap dengan spanduk Danau Siombak. Bila masih belum ketemu, boleh juga klik di Google maps,  Danau Siombak. 

Seperti yang saya katakan, tempat wisata Medan ini sebenarnya bukan barang baru. Danau Siombak sudah terbuka untuk umum sejak bertahun lalu, namun sekarang tampilannya sudah jauh berubah. Yap! Semakin banyak perbaikan di sana-sini yang membuat Danau Siombak layak dikunjungi bersama keluarga. 

Tempat wisata Medan ini, buka setiap hari loh, dari pagi hingga jam 6 sore (Menjelang Maghrib). Menurut Bang Reza,  salah satu petugas pe…

manfaat menulis bagi emak

Hai Mak..
Buat emak yang stay at home, ayo ngaku.. Udah berapa lama kah tidak menulis?
Hihi, palingan emak-emak memegang pulpen saat menandatangani buku anak, atau mengisi form pendaftaran anak masuk sekolah.  Selebihnya,  ahhh hampir tidak pernah ya Mak!
Taukah Mak,  buat emak-emak seperti kita menulis itu memiliki banyak sekali manfaat. Bermanfaat untuk kesehatan Jiwa dan raga loh.. ah lebay.. Swear deh!
Gak percaya?  Yuk kita kupas satu-satu manfaat menulis untuk emak.
1. Menulis agar terorganized
Hidup jadi semakin terorganisir kalo emak menulis. Cobalah emak buat jurnal pengeluaran dan pemasukan bulanan. Bukan hanya menjadi terorganisir, kita pun jadi lebih bijak dalam menentukan pengeluaran yang benar-benar urgent. Mudah-mudahan sih itu bermanfaat untuk memacu kita mendapatkan pemasukan yang lebih besar ya, heheheh.
Selain itu, emak juga bisa membuat daftar belanja bulanan dan juga daftar menu makanan bulanan. Ini penting biar setiap pagi membuka mata, emak gak selalu bertanya-ta…