Langsung ke konten utama

Julaibib

gramha.net

Ramadhan, pelan tapi pasti hampir bersiap meninggalkan kita.
Sudahkah perjalanan hampir sebulan ini membekas di hati dan keseharian kita?

Sudahkah kita pantas disebut kembali fitrah?
Berbaju taqwa? 

Soal ketakwaan, banyak sekali sahabat Nabi yang tak terkenal di bumi namun terkenal di langit.

Sebut saja Julaibib. 
Tak semua kita begitu mengenalnya. 

Dari nama "julaibib" saja, tak umum dimiliki oleh orang Arab.
karena julaibib memang tak diketahui siapa ayah ibunya.

Perawakannya yang pendek, hitam, tidak menarik dan juga bukan orang berharta. 

Saking tidak menariknya,  pernah ada yang nyeletuk "kuda saja lebih tampan dari Julaibib". 


Suatu hari Nabi Muhammad SAW,  bertanya pada Julaibib. 
"Julaibib kenapa engkau tidak menika?"
"Siapalah gerangan gadis yang mau denganku ya Nabi.." jawabnya.

Keesokan harinya Nabi kembali bertanya hal yang sama.
Julaibib pun menjawab dengan jawaban yang sama..

Kali ketiga Nabi bertanya dan dijawab dengan jawaban yang sama, Nabi pun menyuruh Julaibib mendatangi rumah salah satu kepala suku. 

"Sampaikan  kepadanya,  aku melamar putrinya untuk engkau Julaibib" 


Julaibib pun pergi dengan perasaan tidak enak, bagaimana kalau ditolak. Jangankan anak kepala suku, hamba sahaya pun rasa-rasanya tak akan mau dinikahkan dengan Julaibib. 

Sampai lah ia ke rumah yang dituju. 
"Siapa?"
"Julaibib"
"Ada apa gerangan?"
"Saya mau menyampaikan pesan Nabi Muhammad SAW"
"Katakanlah.."
"Nabi hendak meminang putrimu.."
"Alhamdulillah, sungguh kehormatan buat kami.."
"Bukan untuk nabi, tapi untuk saya Julaibib. "

Seketika wajah kepala suku berubah.
"Sebentar ya.. saya musyawarahkan dahulu dengan istri".

Di belakang rumah, jelas istri menolak ketika mendengar Julaibib yang diminta menikahi anak gadisnya. 
Anak gadisnya yang cantik, sholihah dan dari keluarga terpandang. 
Istrinya menyuruh sang suami menolak. 

Ketika itu, sang gadis mendengar.
"Siapa yang meminangku ya Ayah?"
"Nabi meminangmu untuk menikah dengan Julaibib.."
"Lalu?" tanyanya heran.

"Mana  mungkin kami menerima Julaibib.."

"Nabi yang menyuruh ya Ayah, pasti ada kebaikan di sana.. Demi Allah aku tak akan menikah kecuali dengan Julaibib"

Ayah dan ibunya pun akhirnya setuju. 


Sungguh gadis yang sholihah,  sami'na Wa atho'na.
"Kami dengar dan kami taat"

Tidak ada kata TAPI.
tidak mencari celah untuk alasan.


وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ ۗ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. [al-Ahzâb/33 : 36].


Nabi pun menikahkan mereka, 
malam harinya Julaibib terpana melihat istrinya yang sungguh jelita.
Tiba-tiba pintu rumah mereka, diketuk. 
Ada panggilan jihad.

Ia pun meminta izin istrinya untuk pergi.
Istrinya mendoakan kepergian julaibib. 

Tidak ada kata Tapi.  Padahal ia baru menikah.

Selesai perang, Nabi selalu bertanya
"Kalian kehilangan siapa? 
Sahabat menjawab "si Fulan bin Fulan"
Hingga beberapa kali Nabi bertanya dan tidak ada yang Nabi cari. Kemudian ia berkata 
"Tetapi aku kehilangan Julaibib."

Lalu mereka mencari jasad Julaibib. 
Ia tewas dekat tujuh orang musuh. 

" Ia membunuh 7 orang tersebut lalu ia tewas dibunuh yang lain.." Ucap Nabi. 

Nabi meletakkan kepala Julaibib di lengannya,  lalu berkata 
"Ya Allah, dia adalah bagian dari diri ku,  dan aku adalah bagian dari nya." Di ucap 3 kali.

Ketika ia dikubur, Nabi Muhammad tiba-tiba tersenyum, lalu berpaling. 

Sahabat bertanya, kenapa tersenyum..
Beliau menjawab karena Julaibib diperebutkan oleh bidadari syurga.

Lalu kenapa berpaling?
Saking banyak yang memperebutkan julaibib, sampai tersingkap betis salah satu bidadari tersebut.


MasyaAllah..


Bagaimana dengan istri julaibib. 
Banyak sekali orang kaya yang mengantri untuk melamarnya. 
Dan istrinya adalah mukminah yang paling banyak sedekahnya. 

Sungguh cerita nyata tentang ketakwaan kepada Nabi dan Allah yang manis.

Cerita yang membuat kita pun harus berlaku sama.
sami'na Wa atho'na. 

Kami dengar kami taat.

Agar saat kita keluar dari Ramadhan ini, tak lagi ada alasan untuk mencari ayat-ayat sanggahan agar tak menaati Allah dan Rasul-Nya. 

Komentar

Nurhilmiyah mengatakan…
Hiks..hiks...terharu dg kisah Julaibib ini. Mirip juga dengan Hanzhalah bukan ya Kak.

chaelliza mengatakan…
Hanzhalah yang syahid saat uhud, dimandikan langsung oleh malaikat ya kak...
jendelamamak mengatakan…
Baru denger cerita julaibib kak.. MasyaAllah..
chaelliza mengatakan…
Semoga Allah menjadikan kita manusia yang bertakwa ya sa..
Aamiin.
chaelliza mengatakan…
semoga Allah menjadikan kita manusia yang bertakwa ya, Aamiin

Postingan populer dari blog ini

dua garis biru di mata emak-emak

Kali ini bukan mau review film ya mak..

Kali ini cuma mau membahas kontroversi film yang akan beredar tanggal 11 juli 2019 mendatang.
Pas banget pas liburan.

Dilihat dari berbagai trailer film Dua Garis Biru di Internet,  tau lah kita bahwa dua pemeran utama film ini adalah Dara dan Bima.

Biasalah, dua anak muda yang saling jatuh cinta ini digambarkan layaknya orang yang lagi kasmaran.
Namun, keduanya kemudian menyesali karena kehilangan kontrol gaya berpacaran hingga hamil.

Emak, serasa cerita ini begitu familiar di kehidupan kita.
di kehidupan sehari-hari, kita dapati bukan satu dua lagi anak gadis yang tiba-tiba menikah lalu beberapa bulan kemudian sudah menggendong bayi mungil.

Jangankan di kota mak, di pinggiran kabupaten seperti saya saja sudah banyak.
Kadang saya sampe malu melihat anak-anak gadis tersebut yang santai saja keluar rumah dengan perut membesar.
Duhai,  betapa MALU sudah hilang dari masyarakat kita. Yang katanya kita budaya timur, mungkin sudah tak membekas lagi d…

piknik seru di danau siombak

Akhir pekan adalah saat nya bersama keluarga. Menghabiskan waktu yang berkualitas agar suasana dalam keluarga semakin hangat.  Nah, untuk Medan sendiri, Danau Siombak adalah tempat wisata Medan yang sebenarnya bukan "barang baru".

Terletak di Jalan Paya Pasir, Medan Marelan tempat wisata Medan ini sebenarnya sangat mudah dijangkau.  Ikuti saja jalan besar Marelan,  nantinya saat berbelok ke kanan, di sisi kiri akan didapati jalan Paya Pasir lengkap dengan spanduk Danau Siombak. Bila masih belum ketemu, boleh juga klik di Google maps,  Danau Siombak. 

Seperti yang saya katakan, tempat wisata Medan ini sebenarnya bukan barang baru. Danau Siombak sudah terbuka untuk umum sejak bertahun lalu, namun sekarang tampilannya sudah jauh berubah. Yap! Semakin banyak perbaikan di sana-sini yang membuat Danau Siombak layak dikunjungi bersama keluarga. 

Tempat wisata Medan ini, buka setiap hari loh, dari pagi hingga jam 6 sore (Menjelang Maghrib). Menurut Bang Reza,  salah satu petugas pe…

manfaat menulis bagi emak

Hai Mak..
Buat emak yang stay at home, ayo ngaku.. Udah berapa lama kah tidak menulis?
Hihi, palingan emak-emak memegang pulpen saat menandatangani buku anak, atau mengisi form pendaftaran anak masuk sekolah.  Selebihnya,  ahhh hampir tidak pernah ya Mak!
Taukah Mak,  buat emak-emak seperti kita menulis itu memiliki banyak sekali manfaat. Bermanfaat untuk kesehatan Jiwa dan raga loh.. ah lebay.. Swear deh!
Gak percaya?  Yuk kita kupas satu-satu manfaat menulis untuk emak.
1. Menulis agar terorganized
Hidup jadi semakin terorganisir kalo emak menulis. Cobalah emak buat jurnal pengeluaran dan pemasukan bulanan. Bukan hanya menjadi terorganisir, kita pun jadi lebih bijak dalam menentukan pengeluaran yang benar-benar urgent. Mudah-mudahan sih itu bermanfaat untuk memacu kita mendapatkan pemasukan yang lebih besar ya, heheheh.
Selain itu, emak juga bisa membuat daftar belanja bulanan dan juga daftar menu makanan bulanan. Ini penting biar setiap pagi membuka mata, emak gak selalu bertanya-ta…