Langsung ke konten utama

Cerita Pengasuhan: Rahmad Zoo Seru

Hari libur pertengahan minggu, membuat anak-anak sibuk mengajak pergi jalan-jalan. 

Akhirnya kita memutuskan untuk mengunjungi kebun binatang yang baru. Secara di Medan,  di kebun binatang Simalingkar,  terlalu luas untuk dijalani oleh emak yang lagi hamil besar.

Yakni, R Zoo. Alias Rahmad Zoo. Kebun binatang ini tempatnya di Bengabing,  Desa Pegajahan,  Serdang Bedagai. 

Jalur paling mudah,  lewat dari jalan lintas Sumatera, ketemu tugu Mobil Rusak di sebelah kanan, masuk terus ke dalam mengikuti jalan. 

konsep Rahmad Zoo adalah konservasi.  Sehingga binatang seperti primata dan beberapa  burung seperti pelikan,  diletakkan di kandang terbuka mirip dengan habitat alami.


Salah satu spot foto di R Zoo

Pertama masuk,  dihadapkan pada mandi air mancur buat anak


Tiket masuk ke Rahmad Zoo tergolong murah. Hanya 10 ribu rupiah,  dan anak-anak yang belum terlalu tinggi (ada ukuran besi di depan tiket) tidak bayar.
cukup irit, karena anak emak yang bayar cuma si sulung. Hihihi



Peta Petunjuk di R Zoo 


Saat pertama masuk,  ada 2 mobil zeep lama, di sebelah kiri dekat Peta ada mushalla dan toilet.
kebersihan toilet bisa diacungi jempol.  Semoga seterusnya fasilitas ini terjaga. 

Di depan mushalla ada taman kita bisa makan dan berteduh di bawah pohon dengan selembar tikar. Ada masjid di sekitar taman.

Lalu sebelum masuk area utama, kita mendapati mandi air mancur buat anak-anak.
anak-anak suka donk, tapi panasnya hari saat kami berkunjung membuat kami tak memperbolehkan anak main di wahana ini.


Masuk ke area konservasi, langsung terasa area yang rapi.
Di area dalam pun boleh berteduh di bawah pohon, dengan tikar dan semilir angin, dijamin pengen tidur siang di alam terbuka. 

Meskipun hari panas saat kami berkunjung,  tapi keadaan taman yang rapi dan beberapa spot ditutup jaring halus, serta adanya beberapa tempat istirahat sejenak berupa kursi atau bangku,  membuat kita tidak kelelahan.

beberapa spot ditutup jaring hitam halus agar tidak terlalu panas




Beberapa primata seperti owa dan sejenis orang utan dibiarkan bebas di sini 

beberapa burung pelikan bebas berkeliaran di kolam
Ada cukup banyak binatang yang ada di konservasi ini, seperti buaya,  primata, berbagai burung, berjenis-jenis rusa, ular, kelinci, tikus raksasa hingga binturung. 

Binturung biasa disebut bear cat. Ini sejenis musang besar.  Wajah seperti beruang, namun berkumis dan berekor seperti kucing. Layaknya musang, ia adalah binatang nocturnal.  Alias aktif di malam hari, makanya ketika siang kita bertemu,  dia hanya tiduran saja.

Kenalkan, ini binturung alias bear cat

burung elang hitam, salah satu hewan yang diajak berfoto


Ada beberapa hewan yang bisa diajak berfoto, ada elang, ular dan owa primata yang jail.

Puas berkeliling,  anak-anak kecarian  beberapa hewan  besar dan buas.
Anak-anak mencari harimau, Singa, gajah dan jerapah. 

Ternyata, di areal belakang terdapat project area yang masih dikerjakan.
Tempat - tempat hewan tersebut belum selesai dikerjakan, Mengingat hewan tersebut perlu memiliki Tempat yang safety untuk pengunjung tapi juga nyaman buat hewan tersebut.


But, overall Tempat ini sangat nyaman dan cocok untuk anak. 
Yang terpenting, budget nya juga gak besar, hihihi








Setelah puas melihat keseluruhan hewan di sana, akhirnya kami pulang.
Jalur pulang kami memilih lewat Jalur lain agar lebih cepat sampai ke medan.
Semoga lain kali kami kemari, berbagai project yang belum siap akan selesai dengan baik, seperti hewan besar dan flying fox untuk wahana di alam terbuka.


Sekian review tempat dari emak.
Yuk ajak anak-anak main ke Rahmad Zoo...

Komentar

gurueksis mengatakan…
Takut ularrr
chaelliza mengatakan…
Hihihi.. ular nya jinak kok.
Apalagi yang khusus buat foto selfie..
Sekedarcerita mengatakan…
Waaahhhh,...baru tau ada tempat ini kak..makasih kakak jd dpt info baru. Bisa jd daftar tempat yg asik buat dikunjugi bareng ponakan..😄
LinRaNa Mom mengatakan…
saya juga baru tau ada kebun binatang ini. taunya selain yang di Simalingkar, ya yang di Siantar. boleh juga nih dijabanin
chaelliza mengatakan…
Sama2 ♥♥♥
chaelliza mengatakan…
Iya kak vivi.. Cuss kesini
Hydriani mengatakan…
Harga tiket masuknya berapa ya kak? Saya penasaran pengen kesana juga sama keluarga
Paradigma mengatakan…
Dlu 4 thn di medan sekali pun belum perna ke rahmad zoo. 😂😂😌
chaelliza mengatakan…
10 ribu aja kak iid...
Eh, bukannya di atas udah awak jelas kan ya.. hihihi
chaelliza mengatakan…
Rahmad Zoo memang masih baru kak..

Yang sering di kunjungi itu, kalo gak kebun binatang Simalingkar, ya kebun binatang siantar.
Himawan Sant mengatakan…
Wuaah .. dirimu pemberani sama ular ya, kaaak ...

Aku pernah loh ke mini zoo di Jogja, disana ada area ular.
Aku cuma berani berdiri di tengah area dan ngga berani motret wwwkkk 😅

Dilihat namanya sepertinya kebun binatang ini milik pribadi ya, kayak mini zoo juga yang kudatangi itu 🙂
Andrie Kristianto mengatakan…
Wahhhh seru banget nih yaaa, berlibur bersama sama dan berbarengan wuehehe, apalagi kalau rame rame gitu bisa jadi kenangan indah wueheh :D
Ceritajalan.com mengatakan…
Ihh enak kali jalan2 klen ya.. Sekeluarga kompak.
Oem Dilla mengatakan…
Wih.. nambah lagi list tempat yg enak dikunjungi bareeng keluarga. Nice share kk.
Irsyad Muhammad mengatakan…
Tempatnya bagus nih, bisa dijadiin pilihan kalau bawa anak2 ya kak. Semoga bisa terus berkembang nanti dan satwa2nya semakin beragam
chaelliza mengatakan…
Hihihi.. soalnya ular nya udah jinak,
iya, ini sebenarnya kebun binatang milik Rahmad syah (aayah wagub sumut, iject). Sama kayak yang di siantar.
Cuma di sini bener2 dibuat konsep konservasi.
Dan Sepertinya tidak money oriented. Dilihat dari tiket masuk yang murah.
ayo lihat lihat ke sana..
chaelliza mengatakan…
Iya.. Biar anak2 juga belajar macam2 satwa.
chaelliza mengatakan…
Hihihi, ini juga ngajak bou anak2 kak.. Biar tambah rame..
chaelliza mengatakan…
Iya kak oem, tempatnya anak2 friendly..
chaelliza mengatakan…
Yes kak irsyad, mudah2an pun tempatnya tetap terjaga kebersihan nya.
Kadang kan wisatawan domestik ini kelakuan nya bikin geleng2, hihihi
Yanti Ani mengatakan…
Ada lagi nih, pilihan tempat wisata pendidikan yang ramah kantong. Semoga ada waktu bisa ke sana juga
noviahimsa mengatakan…
Wah baru tahu malah. Selama inintaunya yg di siantar 🙈
Dyah Ummu AuRa mengatakan…
Masih murah ya. Kemarin kami udah ke siantar zoo dan rahmat gallery, lumayan mehong tiketnya mana pasukan dah bayar semua.
Cerita Gadis Kecil mengatakan…
Ya Allah sekece ini murah kali masuknya kak..
chaelliza mengatakan…
Iya kak yanti, cussss ke sini
chaelliza mengatakan…
Hihihi
iya,, masih baru nih
chaelliza mengatakan…
Iya kak dyah. Mana anak kami yang bayar cuma si sulung aja.. soalnya pake ukuran tinggi. Kalo di bonbin medan Kayaknya 3 tahun udah bayar ya..
chaelliza mengatakan…
Iya Gacil.
Murah meriah gak sampe muntah.. wkwkwk
Bocah Udik mengatakan…
Murah banget ya kak. Ini realnya si Rahmad Gallery bukan kak? Satu orang yang punya, gitu.

Ada berapa banyak jenis hewan disana kak? Kalau kesini Kayaknya bisa naik kereta api sambil jalan jalan ya kak.

Memang ini cocok dibuat wisata karena mengajarkan anak anak juga. Alfie baru tau deh ada kebun binatang baru
Nining Pujianti mengatakan…
Baru tau ada rahmad zoo mbak. Ntar deh main kesana. Friendly banget yak tiket masuknya sama kantung emak2. Masuk list traveling selanjutnya nih...tq infonya mb
chaelliza mengatakan…
Ya. Punya Rahmad syah.
Lumayan banyak isinya, dan beberapa yang memang langka.
Kalo naik kereta api, berarti masuk lagi ke dalam naik kendaraan lain..
chaelliza mengatakan…
Iya mba Ning, trimakasih kembali.. ♥

Postingan populer dari blog ini

dua garis biru di mata emak-emak

Kali ini bukan mau review film ya mak..

Kali ini cuma mau membahas kontroversi film yang akan beredar tanggal 11 juli 2019 mendatang.
Pas banget pas liburan.

Dilihat dari berbagai trailer film Dua Garis Biru di Internet,  tau lah kita bahwa dua pemeran utama film ini adalah Dara dan Bima.

Biasalah, dua anak muda yang saling jatuh cinta ini digambarkan layaknya orang yang lagi kasmaran.
Namun, keduanya kemudian menyesali karena kehilangan kontrol gaya berpacaran hingga hamil.

Emak, serasa cerita ini begitu familiar di kehidupan kita.
di kehidupan sehari-hari, kita dapati bukan satu dua lagi anak gadis yang tiba-tiba menikah lalu beberapa bulan kemudian sudah menggendong bayi mungil.

Jangankan di kota mak, di pinggiran kabupaten seperti saya saja sudah banyak.
Kadang saya sampe malu melihat anak-anak gadis tersebut yang santai saja keluar rumah dengan perut membesar.
Duhai,  betapa MALU sudah hilang dari masyarakat kita. Yang katanya kita budaya timur, mungkin sudah tak membekas lagi d…

piknik seru di danau siombak

Akhir pekan adalah saat nya bersama keluarga. Menghabiskan waktu yang berkualitas agar suasana dalam keluarga semakin hangat.  Nah, untuk Medan sendiri, Danau Siombak adalah tempat wisata Medan yang sebenarnya bukan "barang baru".

Terletak di Jalan Paya Pasir, Medan Marelan tempat wisata Medan ini sebenarnya sangat mudah dijangkau.  Ikuti saja jalan besar Marelan,  nantinya saat berbelok ke kanan, di sisi kiri akan didapati jalan Paya Pasir lengkap dengan spanduk Danau Siombak. Bila masih belum ketemu, boleh juga klik di Google maps,  Danau Siombak. 

Seperti yang saya katakan, tempat wisata Medan ini sebenarnya bukan barang baru. Danau Siombak sudah terbuka untuk umum sejak bertahun lalu, namun sekarang tampilannya sudah jauh berubah. Yap! Semakin banyak perbaikan di sana-sini yang membuat Danau Siombak layak dikunjungi bersama keluarga. 

Tempat wisata Medan ini, buka setiap hari loh, dari pagi hingga jam 6 sore (Menjelang Maghrib). Menurut Bang Reza,  salah satu petugas pe…

manfaat menulis bagi emak

Hai Mak..
Buat emak yang stay at home, ayo ngaku.. Udah berapa lama kah tidak menulis?
Hihi, palingan emak-emak memegang pulpen saat menandatangani buku anak, atau mengisi form pendaftaran anak masuk sekolah.  Selebihnya,  ahhh hampir tidak pernah ya Mak!
Taukah Mak,  buat emak-emak seperti kita menulis itu memiliki banyak sekali manfaat. Bermanfaat untuk kesehatan Jiwa dan raga loh.. ah lebay.. Swear deh!
Gak percaya?  Yuk kita kupas satu-satu manfaat menulis untuk emak.
1. Menulis agar terorganized
Hidup jadi semakin terorganisir kalo emak menulis. Cobalah emak buat jurnal pengeluaran dan pemasukan bulanan. Bukan hanya menjadi terorganisir, kita pun jadi lebih bijak dalam menentukan pengeluaran yang benar-benar urgent. Mudah-mudahan sih itu bermanfaat untuk memacu kita mendapatkan pemasukan yang lebih besar ya, heheheh.
Selain itu, emak juga bisa membuat daftar belanja bulanan dan juga daftar menu makanan bulanan. Ini penting biar setiap pagi membuka mata, emak gak selalu bertanya-ta…