Langsung ke konten utama

Weaning with love


Kali ini emak akan bercerita tentang pengalaman emak saat wwl alias weaning with love. Apa sih wwl itu?

Weaning with love, a.k.a menyapih dengan cinta alias menyapih tanpa paksaan. Sebenarnya emak mempunyai pengalaman wwl saat anak ketiga. Anak pertama dan kedua, berhenti menyusu secara alami karena emak lanjut hamil sebelum mereka berumur dua tahun. 

Jadilah anak ketiga adalah pengalaman pertama menyapih. Tepat Al umur 2 tahun, langsung disapih. Tapi 2 bulan sebelumnya sudah direncanakan akan seperti apa menyapih yang menyenangkan buat emak dan juga anaknya.

Kebayang peñgalaman tetangga maupun cerita2 dari sana sini, kebanyakan si ibu menorehkan lipstik atau balsam hingga brotowali. Kadang dipakein plester atau perban biar si anak tidak menyusu lagi. Tapi rasa-rasanya si anak masih penasaran, memang tidak menyusu lagi tapi jadinya masih suka pegang-pegang payudara emaknya sebelum tidur. Kalo orang Jawa sih bilangnya "mentil".

Berdasarkan pengalaman saya, ini adalah beberapa tips agar ibu dan anak merasa nyaman saat masa-masa menyapih.


1. Sounding jauh-jauh hari.
Di saat anak menyusu, jangan bosan untúk terus mengingatkan ia bahwa ia tidak lagi menyusu saat umur 2 tahun. Saya melakukannya sejak ia berumur 22bulan. Atau 2bulan sebelum disapih. Katakan

"nak, sebentar lagi Al udah 2tahun ya nak.. Al kan dah besar, nanti 2tahun tidak nenen lagi ya.." 
Katakan di saat ia mau tidur. Efeknya akan seperti hypnoterapi. Karena kita mengatakannya disaat ia memasuki tahapan REM menuju tidur pulas. 2. Pisah tidur menjelang penÿapihan.
Saya mulai pisah tidur saat 2 bulan menjelang penyapihan dengan Al. Setelah menyusu saat mau tidur malam, begitu ia terlelap saya pun pindah ke kamar yg lain. Meskipun ia akan masuk ke kamar saya tengah malam, frekuensi menyusu di tengah malam akan berkurang dibanding sebelumnya. 3. Jangan menawarkan.
Setiap mau tidur, biasanya anak akan rewel, biasanya saya selalu menawarkan untuk menyusu. Tapi setelah dilakukan 2 tahapan di atas, saya tak pernah lagi menawarkan untuk menyusu.
4. Siapkan rencana pengalihan ASI
Saya merencanakan akan memberi UHT setelah ia lepas menyusu. Dikarenakan ia suka minum uht seperti kakaknya,lagipula saya tidak pernah menawarkannya susu formula sehingga ia tidak kenal dengan dot.
Untuk memudahkan, di tengah malam saya memberinya uht kemasan kecil agar tidak tumpah karena mengantuk di tengah malam. Kalo di siang hari saya beri uht dgn gelas.
5. Pakai Bra yg nyaman selama masa penyapihan.
Jangan pakai yang sempit atau push up bra agar payudara tidak sakit. Saat itu, sudah masuk hari ke 4, Alhamdulillah tidak demam karena terjadi pembengkakan. Terasa penuh iya. Tapi tidak sampai demam.
Ini terjadi karena efek sounding juga. Maka tubuh pun ikut menyesuaikan, insyaAllah.
Bagaimana bila hari pertama sudah mulai terasa penuh? Jangan dikuras atau pun diperah. Sebaiknya minum saja obat penghilang rasa sakit atau sejenisnya untuk menghindari demam atau pembengkakan. 
6. Siapkan tim sukses.
Karena saya tipe obama, alias All by my self, di saat si kecil minta menyusu, alihkan ia ke uht yg sudah saya siapkan. Atau bisa ajak ia main mainan kesukaan. Mungkin kalo suami berkenan, minta ia meninabobokan si kecil saat ia keukeuh minta menyusu. Karena saat mau tidur, terkadang tidak bisa mengalihkan lagi dengan apapun. Alhamdulillah tim sukses saya si Cheryl (kakaknya). Ia selalu mengingatkan adiknya tidak menyusu lagi karena sudah besar. 7. Jangan pake marah saat mengîngatkan.
Sebisa mungkin tidak bernada tinggi saat meminta pengertian si kecil saat ia minta menyusu. Katakan berulang dengan lembut. Ternyata, dlm 3 hari Al sudah tidak pernah mengulangi lagi kata "nenen" untuk meminta menyusu. Nah.. Sekian tips dari saya. Semoga bermanfaat.

Komentar

shisca elliza mengatakan…
Zia udah disapih kah?
chaelliza mengatakan…
Zia belummmm... ini pas pengalaman alzam
Vivi Sylvia NST mengatakan…
wahhh... saya gak pernah menyapih, karena anak berhenti sendiri sebelum dua tahun...
siska hasibuan mengatakan…
Percaya atau tidak efek hypnoterapi itu bekerja ya ca...
Keren tipsnya
chaelliza mengatakan…
Iya kak siska...
chaelliza mengatakan…
Enak kali kak vivi...
Emmy Rosidah mengatakan…
pembahasan nya bermanfaaat tapi belum menikah jadi belum paham ,hehehehe
Oem Dilla mengatakan…
Tiap ibu pengalaman nyapih nya beda2 ya. Seru juga bunda, baca pengalamanannya.
Gadis Kecil mengatakan…
Gacil dulu juga di sapih sama mamak. Tapi, kasih balsem itu memang sering dilakukan ya kak. Btw, tipsnya nambah ilmu parenting buat Gacil nih
chaelliza mengatakan…
Emmy...Terimakasih.muaaach
chaelliza mengatakan…
Kak oem, mau nyapih anak kucing ya? Wkwkwkwk mentang2 anak kucing nya banyak...
chaelliza mengatakan…
Gacil kok masik inget pas disapih?
A_Zikria Budiman mengatakan…
wih..nambah ilmu lagi..oia kak mau nanya katanya klo asi penuh dan tidak diberikan pada anak akan menjadi pemicu kanker payudara..apakag benar?
Yanti Ani mengatakan…
Tips yang bagus nih kak buat para Mommy and Baby yang mau WWL, soalnya kegiatan ini biasanya penuh drama 😂😂, kalau aku malah sudah lupa caranya, habis sudah lama banget sih
lrdailyroutine mengatakan…
wuahhhhh ilmu yang bakal dicoba nanti insyaAllah. Nice share kak
Dyah Ummu AuRa mengatakan…
dua kali menyapih.. dua kali aku serasa patah hati 😭 Tapi demi kebaikan bersama tetap dijalani
Zul Harmin mengatakan…
Saya gak ngerti soal menjadi ibu yang penting komen saja heheh,
chaelliza mengatakan…
Gak dek. Hanya akan membuat si ibu demam karena asi produksi asi dihentikan padahal masih Full. Biasanya minum obat peng hilang nyeri dan demam.
chaelliza mengatakan…
Heheheh. Habisnya saya gak brenti2 kegiatan antara hamil dan menyusui.
chaelliza mengatakan…
Makasih Udah berkunjung kak..
Mmuaach
chaelliza mengatakan…
Iya kak dyah...
lega karena berhasil, tapi di sisi lain merasa sedih karena jatah bergantung anak jadi berkurang.
chaelliza mengatakan…
Hahaha.. Nanti kak zul, kalo Udah punya istri dan anak siap disapih bisa dibuka kembali...

Postingan populer dari blog ini

dua garis biru di mata emak-emak

Kali ini bukan mau review film ya mak..

Kali ini cuma mau membahas kontroversi film yang akan beredar tanggal 11 juli 2019 mendatang.
Pas banget pas liburan.

Dilihat dari berbagai trailer film Dua Garis Biru di Internet,  tau lah kita bahwa dua pemeran utama film ini adalah Dara dan Bima.

Biasalah, dua anak muda yang saling jatuh cinta ini digambarkan layaknya orang yang lagi kasmaran.
Namun, keduanya kemudian menyesali karena kehilangan kontrol gaya berpacaran hingga hamil.

Emak, serasa cerita ini begitu familiar di kehidupan kita.
di kehidupan sehari-hari, kita dapati bukan satu dua lagi anak gadis yang tiba-tiba menikah lalu beberapa bulan kemudian sudah menggendong bayi mungil.

Jangankan di kota mak, di pinggiran kabupaten seperti saya saja sudah banyak.
Kadang saya sampe malu melihat anak-anak gadis tersebut yang santai saja keluar rumah dengan perut membesar.
Duhai,  betapa MALU sudah hilang dari masyarakat kita. Yang katanya kita budaya timur, mungkin sudah tak membekas lagi d…

piknik seru di danau siombak

Akhir pekan adalah saat nya bersama keluarga. Menghabiskan waktu yang berkualitas agar suasana dalam keluarga semakin hangat.  Nah, untuk Medan sendiri, Danau Siombak adalah tempat wisata Medan yang sebenarnya bukan "barang baru".

Terletak di Jalan Paya Pasir, Medan Marelan tempat wisata Medan ini sebenarnya sangat mudah dijangkau.  Ikuti saja jalan besar Marelan,  nantinya saat berbelok ke kanan, di sisi kiri akan didapati jalan Paya Pasir lengkap dengan spanduk Danau Siombak. Bila masih belum ketemu, boleh juga klik di Google maps,  Danau Siombak. 

Seperti yang saya katakan, tempat wisata Medan ini sebenarnya bukan barang baru. Danau Siombak sudah terbuka untuk umum sejak bertahun lalu, namun sekarang tampilannya sudah jauh berubah. Yap! Semakin banyak perbaikan di sana-sini yang membuat Danau Siombak layak dikunjungi bersama keluarga. 

Tempat wisata Medan ini, buka setiap hari loh, dari pagi hingga jam 6 sore (Menjelang Maghrib). Menurut Bang Reza,  salah satu petugas pe…

manfaat menulis bagi emak

Hai Mak..
Buat emak yang stay at home, ayo ngaku.. Udah berapa lama kah tidak menulis?
Hihi, palingan emak-emak memegang pulpen saat menandatangani buku anak, atau mengisi form pendaftaran anak masuk sekolah.  Selebihnya,  ahhh hampir tidak pernah ya Mak!
Taukah Mak,  buat emak-emak seperti kita menulis itu memiliki banyak sekali manfaat. Bermanfaat untuk kesehatan Jiwa dan raga loh.. ah lebay.. Swear deh!
Gak percaya?  Yuk kita kupas satu-satu manfaat menulis untuk emak.
1. Menulis agar terorganized
Hidup jadi semakin terorganisir kalo emak menulis. Cobalah emak buat jurnal pengeluaran dan pemasukan bulanan. Bukan hanya menjadi terorganisir, kita pun jadi lebih bijak dalam menentukan pengeluaran yang benar-benar urgent. Mudah-mudahan sih itu bermanfaat untuk memacu kita mendapatkan pemasukan yang lebih besar ya, heheheh.
Selain itu, emak juga bisa membuat daftar belanja bulanan dan juga daftar menu makanan bulanan. Ini penting biar setiap pagi membuka mata, emak gak selalu bertanya-ta…