Langsung ke konten utama

Berkuda dan Memanah Medan

Hari Ahad menjadi hari-nya anak-anak ikut pengajian. Biasa kami menyebutnya "Liqo". Nah.. untuk hari Ahad ini, agenda anak-anak di luar. Disepakati mereka akan latihan berkuda dan Memanah. Sebenarnya sih, lebih tepatnya mengenalkan olahraga berkuda dan Memanah sejak kecil. Kalo berenang, karena di sekolah ada ekstrakurikuler berenang, jadi anak-anak tinggal dikenalkan dengan agenda berkuda Memanah. Di Medan, area Berkuda dan Memanah yang asyik dan murce ada di sini! Namanya Taman Berkuda dan Memanah Medan. Biasanya mereka menyingkatnya TBM. Sila ketik di google maps bila ingin tahu. Ketik saja, Taman Berkuda dan Memanah Medan, maka akan keluar alamat "jalan Anggrek Raya, simpang selayang, Medan Tuntunan". Kalo gak mau ribet, boleh deeeh ikuti saja google maps. Kenapa dibilang asyik dan murce? Alias murah meriah! Ingatlah Ceban! Alias sepuluh ribu. Kita hanya merogoh kocek sepuluh ribu saja untuk mencicipi berkuda dengan jarak dua kali laps. Kita akan dituntun, maksudnya kudanya akan dituntun oleh penjaga karena terkadang, kuda memang suka jail ya.. 😂 Nah.. memanah juga! Icip-icip memanah juga sepuluh ribu. Anak-anak bakalan didampingi kok untuk penggunaan panahan dan berkuda. Seruuu kan.. Bagaimana kalo pengen latihan pro?? Dengar-dengar sih.. Katanya memanah dikenakan biaya dua ratus ribu perbulan untuk latihan biar pro! Udah ada juga pelatihnya! Untuk berkuda, kamu bisa merogoh kocek satu jeti alias satu juta untuk sepuluh kali pertemuan. Itu artinya sebulan berkisar empat ratus ribu. Sebenarnya ini udah angka yang murah loh untuk latihan untuk jadi pro. Nanti deh, sempat ada keinginan, anak-anak yang emang ada kemauan pengen dijadikan atlet berkuda aja sekalian...😂😂 Apa sih yang perlu dibawa saat ke Taman Berkuda dan Memanah Medan? Catet ya! Secara Medan lagi panas gerah, padahal harusnya masih musim penghujan! Jangan lupakan bawa air minum yang banyak. Anak-anak bener-bener akan bolak balik minta minum ketika kita membawa mereka ke Taman berkuda dan Memanah Medan. Selain itu, bawalah topi Mak! Biar anakmu gak merasa silau dan kepanasan. Kalo bawa bekal, silahkan.. Kalo mau beli juga ada kantin. Selain itu, pilihlah baju yang berlengan panjang. Ini menghindari anak dari sengatan matahari alias sun burn. Bila memungkinkan, sebelum berpanas ria.. berikan anak kita lotion sun block. . Jangan lupa, pakaikan si kecil sepatu biar penjelajahan mereka di area terbuka menjadi lebih bebas. Tipsnya hanya buat anak? Taman Berkuda dan Memanah Medan juga buat anak saja? Gak donk. Tipsnya bisa buat dewasa juga. Apalagi emak kece! Pasti pengen habis panas-panasan gak kepengen muka juga jadi belang. Makanya jangan lupa oles-oles daycream atau sunblock nya ya buibu.. Nah! Taman Berkuda dan Memanah Medan juga buat semua umur loh! Seandainya Eike lagi gak "isi" kemarin pengen juga icip-icip berkuda. Secara, kudanya kebanyakan sedang hamil! Lah... Apa hubungannya? Ya. Takut aja ntar kudanya mbatin! "Ibu hamil, naik kuda yang lagi hamil! Dasar tidak berkeprihamilan!" 😂😂😂😂😂 Ok deh, sekian dulu cerita singkat tentang area kece untuk keluarga yakni Taman Berkuda dan Memanah Medan. Sila datang dan cicipi langsung enaknya berada di sana!

Komentar

Vivi Sylvia NST mengatakan…
Hamil lagi mak..? Alhamdulillah..
Selamat ya, semoga lancar jaya hingga hari H
Desy Zulfiani mengatakan…
Hahahahaa hamilnya buat aq saja, biar ga berat ahahaha
Icha Marina Elliza mengatakan…
Aamiin.. 😘
Icha Marina Elliza mengatakan…
Kak Desy, pas kita ketemu di mie ayam Mahmud gak keliatan ya awak lagi hamil 😂


Ini malah udah aktif nendang kak..


Awak doakan semoga menular segera ya kak.. Aamiin
shisca elliza mengatakan…
Kusulit berkomentar rasanya 😅

(((Hamil)))😁
shisca elliza mengatakan…
Keknya deseu yang jadinya mamak D'Lima 😁
Bocah Udik mengatakan…
Baru tau ada Taman Berkuda di Medan... Ga jauh jauh ke Brastagi deh kalau mau naik kuda.

Tapi liat biaya 1 juta perbulan untuk 10 kali pertemuan, rasanya buat nyesek. Bisa nego harga ga kak? Mana tau bisa lebih murah kan... Hehehe
Bocah Udik mengatakan…
Baru tau ada Taman Berkuda di Medan... Ga jauh jauh ke Brastagi deh kalau mau naik kuda.

Tapi liat biaya 1 juta perbulan untuk 10 kali pertemuan, rasanya buat nyesek. Bisa nego harga ga kak? Mana tau bisa lebih murah kan... Hehehe
Astri Siregar mengatakan…
nambah pengetahuan nie.....baru tau soalnya, kak
Icha Marina Elliza mengatakan…
1 bulan mungkin cuma 4 x pertemuan kak Alfi.
Jadi 1 juta bisa 2.5 bulan.

Sebulannya sekitar 400rb..
Mata Dunia mengatakan…
Gacil pernah ke sini kak sama teman-teman. Kurang serunya itu di sini panas x hehe. Satu keliling naik kuda. Kemarin itu 10rb
Dyah Ummu AuRa mengatakan…
sayangnya kita beda kelompok ya. kami ini yg pagi
Nieza Farahdina mengatakan…
kasian kali kudany lg hamil ditunggangin org pulak ,,
fuji astuty mengatakan…
Udah lama pengen kemari, yuk kita rame2 kemari 😁
A_Zikria Budiman mengatakan…
gak kemurahan ya buat biaya naik kuda 10rb, kuda bukanya mahal ya erwatannnya kak?
Anggara Prasetya mengatakan…
2 kegiatan dalam 1 tempat. tinggal renang nya nih.
Oem Dilla mengatakan…
Makin recomended karena banyak yg review
Lance Rosa mengatakan…
wuah dekat rumahku ini. makasih sudah rekom tempatnya ya kakak. nice share.
Diayu Refina Sembiring mengatakan…
pengen kesana, tapi panasnya PR kali ya kak hahaa
Rhafiqaaa mengatakan…
Waahhh ku baru tahu ada tempat berkuda dimedan. Thanks for sharing kak. Langsung susun jadwal untuk berkuda Minggu ini 😂😂😂
chaelliza mengatakan…
Yuk astri cobaan. Hehehe
chaelliza mengatakan…
Iyap. makanya disaranin pake outer panjang dan topi.
topi koboi cewek Kayaknya bagus tuh Gacil.
chaelliza mengatakan…
Yang penting masih satu tempat kak.. hihihi
chaelliza mengatakan…
Kudanya harus banyak gerak biar melahirkannya mudah..

Kidding
chaelliza mengatakan…
Yuk Fuji...
chaelliza mengatakan…
Iya yang punya baik hati dek hehehe
chaelliza mengatakan…
Iya gara..
jadinya ini kayak taman sunnah ya..
hehehe
chaelliza mengatakan…
Ayok cobain kak..
chaelliza mengatakan…
Iyes.
Berasa di taman savana panasnya.. hihi
chaelliza mengatakan…
Makasih kak Lance, sudah berkunjung...
chaelliza mengatakan…
Sama-sama fiqa. ...

Postingan populer dari blog ini

dua garis biru di mata emak-emak

Kali ini bukan mau review film ya mak..

Kali ini cuma mau membahas kontroversi film yang akan beredar tanggal 11 juli 2019 mendatang.
Pas banget pas liburan.

Dilihat dari berbagai trailer film Dua Garis Biru di Internet,  tau lah kita bahwa dua pemeran utama film ini adalah Dara dan Bima.

Biasalah, dua anak muda yang saling jatuh cinta ini digambarkan layaknya orang yang lagi kasmaran.
Namun, keduanya kemudian menyesali karena kehilangan kontrol gaya berpacaran hingga hamil.

Emak, serasa cerita ini begitu familiar di kehidupan kita.
di kehidupan sehari-hari, kita dapati bukan satu dua lagi anak gadis yang tiba-tiba menikah lalu beberapa bulan kemudian sudah menggendong bayi mungil.

Jangankan di kota mak, di pinggiran kabupaten seperti saya saja sudah banyak.
Kadang saya sampe malu melihat anak-anak gadis tersebut yang santai saja keluar rumah dengan perut membesar.
Duhai,  betapa MALU sudah hilang dari masyarakat kita. Yang katanya kita budaya timur, mungkin sudah tak membekas lagi d…

piknik seru di danau siombak

Akhir pekan adalah saat nya bersama keluarga. Menghabiskan waktu yang berkualitas agar suasana dalam keluarga semakin hangat.  Nah, untuk Medan sendiri, Danau Siombak adalah tempat wisata Medan yang sebenarnya bukan "barang baru".

Terletak di Jalan Paya Pasir, Medan Marelan tempat wisata Medan ini sebenarnya sangat mudah dijangkau.  Ikuti saja jalan besar Marelan,  nantinya saat berbelok ke kanan, di sisi kiri akan didapati jalan Paya Pasir lengkap dengan spanduk Danau Siombak. Bila masih belum ketemu, boleh juga klik di Google maps,  Danau Siombak. 

Seperti yang saya katakan, tempat wisata Medan ini sebenarnya bukan barang baru. Danau Siombak sudah terbuka untuk umum sejak bertahun lalu, namun sekarang tampilannya sudah jauh berubah. Yap! Semakin banyak perbaikan di sana-sini yang membuat Danau Siombak layak dikunjungi bersama keluarga. 

Tempat wisata Medan ini, buka setiap hari loh, dari pagi hingga jam 6 sore (Menjelang Maghrib). Menurut Bang Reza,  salah satu petugas pe…

manfaat menulis bagi emak

Hai Mak..
Buat emak yang stay at home, ayo ngaku.. Udah berapa lama kah tidak menulis?
Hihi, palingan emak-emak memegang pulpen saat menandatangani buku anak, atau mengisi form pendaftaran anak masuk sekolah.  Selebihnya,  ahhh hampir tidak pernah ya Mak!
Taukah Mak,  buat emak-emak seperti kita menulis itu memiliki banyak sekali manfaat. Bermanfaat untuk kesehatan Jiwa dan raga loh.. ah lebay.. Swear deh!
Gak percaya?  Yuk kita kupas satu-satu manfaat menulis untuk emak.
1. Menulis agar terorganized
Hidup jadi semakin terorganisir kalo emak menulis. Cobalah emak buat jurnal pengeluaran dan pemasukan bulanan. Bukan hanya menjadi terorganisir, kita pun jadi lebih bijak dalam menentukan pengeluaran yang benar-benar urgent. Mudah-mudahan sih itu bermanfaat untuk memacu kita mendapatkan pemasukan yang lebih besar ya, heheheh.
Selain itu, emak juga bisa membuat daftar belanja bulanan dan juga daftar menu makanan bulanan. Ini penting biar setiap pagi membuka mata, emak gak selalu bertanya-ta…