Langsung ke konten utama

30th Anniversary Mie Ayam Mahmud Medan

Ada yang tak biasa saat berkunjung di akhir pekan kemarin ke Mie Ayam Mahmud Medan yang terletak di jalan Abdullah Lubis. Hari itu, gerai Mie Ayam Favorit warga Medan itu terlihat dipenuhi dengan berbagai hiasan sebagai dekorasi ruangan. Tak ketinggalan, ada juga ruangan khusus untuk photo booth bagi pelanggan yang suka eksis di media sosial sambil berselfie ria. Kalau hasil foto bagus dan keren, boleh juga dicoba untuk ikut dalam lomba foto di Instagram. Tentu saja bakal ada hadiah menarik untuk pemenang. Ternyata, sebelum perayaan 30 tahun perjalanan Mie Ayam Mahmud ini, telah juga diadakan berbagai lomba. Salah satunya lomba menulis blog. Makanya, saat acara Sabtu 29 Desember 2018 kemarin, juga diadakan pengumuman dan juga penyerahan hadiah kepada semua pemenang lomba. Menjadi kebanggan juga, karena temen kita dari blogger Sumut berhasil menjadi juara 1 menulis blog. Kalo menurut pendapat pribadiku, sebagai seorang pelanggan di Mie Ayam Mahmud ini, kenapa sih bisa begitu lama bertahan tetap eksis di dunia kuliner Medan, itu karena sejak pertama aku merasakan Mie Ayam di sana, hingga sekarang pun rasa tetap sama. Cita rasa yang tak pernah berubah ini yang terus menerus membuat pembeli datang lagi dan lagi. Lalu, Mie Ayam Mahmud pun terus menerus membuat menu baru yang kekinian. Hal ini bisa dilihat di daftar menu yang akan kamu temui bila ke sana. Mulai dari main menu, hot plate hingga ketemu new menu yang disajikan. Mengenai tempat, khususnya yang di jalan Abdullah Lubis, tempat makan di gerai yang satu ini cukup nyaman, apalagi saat tiba waktu shalat. Ruang mushalla yang disediakan juga terbilang nyaman untuk beribadah. Selamat sekali lagi untuk Mie Ayam Mahmud yang telah berusia 30 tahun. Semoga ke depannya semakin baik lagi dan tetap menjadi pelopor Mie Ayam nomer 1 di Medan.

Komentar

Mata Dunia mengatakan…
Biasanya kalau udah lama berdiri makanannya enak2 ya kak. Selain di Abdullah Lubis. Dimana lagi kak?
Vivi Sylvia NST mengatakan…
dari judulnya tak kirain ikutan yang kemaren itu lho heheheh
Anggara Prasetya mengatakan…
kapan lagi kak ada acara kayak gini?
Icha Marina Elliza mengatakan…
Carrefour plaza Medan fair. Carrefour padang bulan juga ada.
Di Thamrin plaza juga.. 😊
Icha Marina Elliza mengatakan…
😂😂😂
Icha Marina Elliza mengatakan…
Awak juga nunggu, nanti awak tanya ah sama markomnya 😂
Desy Zulfiani mengatakan…
Good,, kak spacing paragraph nya aga jauh buat kk,, hehe
tanwirul manar mengatakan…
Ulang tahunnya setahun sekali kan ya? 😂😂😂 berarti tahun depan di tanggal yang sama kayanya 😂😂😂
Lance Rosa mengatakan…
Nice share kak.
Icha Marina Elliza mengatakan…
Mungkin karena nulis di hape ya kak Desy..
Jadinya berantakan.. 😅
Icha Marina Elliza mengatakan…
Thank you 😊😊😊
Icha Marina Elliza mengatakan…
Harapannya diundang lagi yaks.. 😂😂
Sri rizki hardianti mengatakan…
Jadi pingin mampir😆
Astri Siregar mengatakan…
bahasannya menarik, kak....
Diayu Refina Sembiring mengatakan…
langganan dari zaman sekolah dulu kak, memang rasanya gak berubah dari dulu sampai sekarang
Nieza Farahdina mengatakan…
Tiap tahun ada ya,, ? Baru tau .. hehehe
A_Zikria Budiman mengatakan…
keren mak satu ini. hihi.. nulis dibarengi kesibukan mengurus anak2 ..semangat mak..semangat..potonya jangan goyang2 mak hihi..
Roemah AuRa mengatakan…
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Roemah AuRa mengatakan…
xixixi.. lebih tua dari usiaku. 😅 Bisa bertahan selama itu emang patut diacungi jempol ya
atikah siregar mengatakan…
Wew. Udah tua juga ya umurnya. Wkwkw.
Hm, sayang banget deh kemarin gaikutan. Acaranya pasti seru banget yak :D. Dilihat dari tulisan dan futu-futu nya :D.

Oh, iya. Saran dari aku paragrafnya di atur lagi kak,Biar tulisannya gapenuh 1 paragraf.

Oh iya, boleh lah main-main ke blog aku (https://atksiregar.wordpress.com). Hihi. Terimakasih :D
fuji astuty mengatakan…
mienya benar-benar enak banget mbak.... membayanginya jadi pengen makan :)
Oem Dilla mengatakan…
Mudah2an tiap tahun di adain lombanya :p
shisca elliza mengatakan…
Gak dibontotin ih

Postingan populer dari blog ini

dua garis biru di mata emak-emak

Kali ini bukan mau review film ya mak..

Kali ini cuma mau membahas kontroversi film yang akan beredar tanggal 11 juli 2019 mendatang.
Pas banget pas liburan.

Dilihat dari berbagai trailer film Dua Garis Biru di Internet,  tau lah kita bahwa dua pemeran utama film ini adalah Dara dan Bima.

Biasalah, dua anak muda yang saling jatuh cinta ini digambarkan layaknya orang yang lagi kasmaran.
Namun, keduanya kemudian menyesali karena kehilangan kontrol gaya berpacaran hingga hamil.

Emak, serasa cerita ini begitu familiar di kehidupan kita.
di kehidupan sehari-hari, kita dapati bukan satu dua lagi anak gadis yang tiba-tiba menikah lalu beberapa bulan kemudian sudah menggendong bayi mungil.

Jangankan di kota mak, di pinggiran kabupaten seperti saya saja sudah banyak.
Kadang saya sampe malu melihat anak-anak gadis tersebut yang santai saja keluar rumah dengan perut membesar.
Duhai,  betapa MALU sudah hilang dari masyarakat kita. Yang katanya kita budaya timur, mungkin sudah tak membekas lagi d…

piknik seru di danau siombak

Akhir pekan adalah saat nya bersama keluarga. Menghabiskan waktu yang berkualitas agar suasana dalam keluarga semakin hangat.  Nah, untuk Medan sendiri, Danau Siombak adalah tempat wisata Medan yang sebenarnya bukan "barang baru".

Terletak di Jalan Paya Pasir, Medan Marelan tempat wisata Medan ini sebenarnya sangat mudah dijangkau.  Ikuti saja jalan besar Marelan,  nantinya saat berbelok ke kanan, di sisi kiri akan didapati jalan Paya Pasir lengkap dengan spanduk Danau Siombak. Bila masih belum ketemu, boleh juga klik di Google maps,  Danau Siombak. 

Seperti yang saya katakan, tempat wisata Medan ini sebenarnya bukan barang baru. Danau Siombak sudah terbuka untuk umum sejak bertahun lalu, namun sekarang tampilannya sudah jauh berubah. Yap! Semakin banyak perbaikan di sana-sini yang membuat Danau Siombak layak dikunjungi bersama keluarga. 

Tempat wisata Medan ini, buka setiap hari loh, dari pagi hingga jam 6 sore (Menjelang Maghrib). Menurut Bang Reza,  salah satu petugas pe…

manfaat menulis bagi emak

Hai Mak..
Buat emak yang stay at home, ayo ngaku.. Udah berapa lama kah tidak menulis?
Hihi, palingan emak-emak memegang pulpen saat menandatangani buku anak, atau mengisi form pendaftaran anak masuk sekolah.  Selebihnya,  ahhh hampir tidak pernah ya Mak!
Taukah Mak,  buat emak-emak seperti kita menulis itu memiliki banyak sekali manfaat. Bermanfaat untuk kesehatan Jiwa dan raga loh.. ah lebay.. Swear deh!
Gak percaya?  Yuk kita kupas satu-satu manfaat menulis untuk emak.
1. Menulis agar terorganized
Hidup jadi semakin terorganisir kalo emak menulis. Cobalah emak buat jurnal pengeluaran dan pemasukan bulanan. Bukan hanya menjadi terorganisir, kita pun jadi lebih bijak dalam menentukan pengeluaran yang benar-benar urgent. Mudah-mudahan sih itu bermanfaat untuk memacu kita mendapatkan pemasukan yang lebih besar ya, heheheh.
Selain itu, emak juga bisa membuat daftar belanja bulanan dan juga daftar menu makanan bulanan. Ini penting biar setiap pagi membuka mata, emak gak selalu bertanya-ta…